"Jam tiga malam diketok kamar gue, anjing siapa ngetok kamar gue jam tiga lagi ngantuk kena gituan kan. Begitu gue ngintip jendela wuaduuhh keyboardis gue sudah nunduk sama orang rame," terangnya.
"Dengan santainya gue bawa cewek di dalem, takut disangkain party seks gue," imbuhnya lagi.
Detik itu pula kamar pelantun lagu Yolanda ini langsung diperiksa pihak polisi. Seketika ia sadar bahwa kepolisian mengetahui dirinya menggunakan barang haram.
"Begitu gue buka, sopan (polisinya) diperiksa kamar gue. Langsung tuh gue benar-benar kaki di bumi kepala di langit, lagi tinggi kan," ujarnya.
"Langsung ‘Ya Tuhan selamatkan gue’ apa yang bisa gue sebut, gue sebut semua ‘ya Allah ampun’. Akhirnya dibawa, barang bukti ada banyak, satu, kru gue bawa satu kilo," sambungnya.
Mengejutkannya lagi, polisi menemukan tanaman ganja di dalam rumahnya. Andika Mahesa rupanya tak tahu menahu soal tanaman ganja tersebut.
"Gele kan ada bijinya, bijinya kita buang ternyata sama kru gue ditanam, hidup bro di pot udah gede. Udah nggak karuan pikiran gue. Ditanya ini rumah siapa, ‘Nggak mungkin kamu nggak tau pohon ganja itu’," kisah Andika Mahesa.
"Gue bilang ‘mohon maaf, mohon izin saya cuma pemakai pak’ demi Allah saya cuma pemakai," lanjutnya.
Dia dan temannya langsung diangkut ke kantor polisi. Di dalam mobil dia memukul temannya karena membocorkan namanya pada polisi.
Baca Juga: Andika Kangen Band: Zaman Gue Sekolah Pakai Narkoba Itu Biasa
"Di bawa gue di dalam mobil berdua sama keyboardis gue, ribut bro, gue tarik gue hajar ‘lo ngapain dempet gue bangsat, lo kan player’ dia berpikirnya cuma satu, kalau dia masuk penjara masa sendirian sih, minimal Kangen band nggak akan berjalan kalau berduanya nyangkut, itu kan pikirannya, anji** gue bilang," pungkasnya.