Suara.com - Penampilan Andika Mahesa vokalis Kangen Band di Synchronize Fest tengah jadi perbincangan.
Salah satunya dibagikan akun X @IndoPopBase pada Minggu, 5 Oktober 2025.
Penampilan yang dimaksud ialah Andika Mahesa mengenakan kaus wana hitam bertuliskan 'We Should All Be Feminists' (Kita Semua Harus Menjadi Feminis).
Kaus bertuliskan 'We Should All Be Feminists' ternyata produk dari jenama Dior.
Dicari tahu melalui laman resmi Dior, harga untuk kaus 'We Should All Be Feminists' yang berbahan katun putih dan Linen Jersey sekitar Rp18,3 juta.
Namun penampilan Andika Mahesa di panggung Synchronize Fest 2025 dengan kaus tersebut justru mengundang komentar nyinyir.
Pasalnya 'We Should All Be Feminists' merupakan seruan agar setiap orang menciptakan dunia yang lebih adil dengan mendukung kesetaraan gender.
Seruan 'We Should All Be Feminists' diharapkan membuat orang-orang tidak lagi memandang gender, serta menghormati perempuan.
Sementara jejak digital Andika Mahesa tidak memperlihatkan sikapnya sebagai seorang feminis.
Baca Juga: Andika Kangen Band Cuma 9 Hari Taaruf Langsung Nikah, Mertuanya Polisi
Sejak 2010, Andika Mahesa sudah bolak-balik masuk penjara atas sejumlah kasus, mulai dari penganiayaan hingga narkoba.
![Penyanyi Andika Mahesa ditemui saat acara rilis music video "Terhukum Rindu" di Epicentrum XXI, Jakarta, Rabu (1/6/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/06/01/11845-music-video-terhukum-rindu-andika-mahesa.jpg)
Yang paling disorot dan berhubungan dengan feminis adalah kasus Andika Mahesa pada 2012, yaitu penculikan anak di bawah umur.
Andika sempat mendekam di penjara selama tujuh bulan karena orangtua perempuan bernama Icha Chairunnisa melaporkannya sebagai penculik.
Andika kala itu terbebas dari UU Perlindungan Anak lantaran menikahi Icha Chairunnisa pada 2013.
Pernikahan tersebut ialah yang keempat untuk Andika setelah bercerai sebanyak tiga kali.
Pernikahan Andika dan Icha pada akhirnya kandas disebabkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Icha melaporkan Andika Mahesa pada 9 Februari 2017 dengan pengakuan dianiaya menggunakan tutup gagang pedang lalu disekap di sebuah hotel.
Dugaan Icha, Andika memiliki wanita idaman lain sehingga melakukan KDRT terhadapnya.
Jejak digital tersebut membuat Andika Mahesa yang mengenakan kaus bertuliskan 'We Should All Be Feminists' malah dinyinyiri.
"Kalau semua wanita feminis gak bakal ada yang mau ama elo bang," sindir akun @kucilp***.
"Apa artinya Dika? Feminis = penyuka perempuan = gonta ganti bini," sahut akun @Jun__***.
"Kalo iya kamu feminis kenapa kamu dulu suka pukul mantan istri kamu, dasar pembohong, jejaknya masih ada ya," komentar akun @endou***.
"Ini orang bukannya pernah punya istri underage?" tanya akun @SoundOfY***.
"Gue yakin dia sebenernya gak paham artinya apa," balas akun @bajajmun***.
Sebagai informasi, Andika Mahesa saat ini berstatus sebagai suami Ayu Kartika Agustina yang dinikahinya pada 31 Januari 2024.
Pernikahan ini ialah yang kelima untuk pria kelahiran Lampung, 21 Mei 1983 tersebut.
Kontributor : Neressa Prahastiwi