alexametrics

Profil Teddy Syach, Suami Rina Gunawan yang Sudah 20 Tahun Mendampingi

Farah Nabilla
Profil Teddy Syach, Suami Rina Gunawan yang Sudah 20 Tahun Mendampingi
Profil Teddy Syach, suami Rina Gunawan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Berikut ini adalah profil Teddy Syah, aktor sekaligus suami almarhumah Rina Gunawan yang telah menikah selama 20 tahun.

Suara.com - Teddy Syach tengah menjadi sorotan setelah istri tercintanya, Rina Gunawan menghembuskan nafas terakhirnya pada selasa (2/3/2021). Berikut ini profil Teddy Syach.

Kepergian Rina untuk selama-lamanya menorekah luka mendalam pada diri Teddy. Namun, meski demikian, Teddy mengaku ikhlas dan tegas melepas kepergiannya.

Diketahui, Teddy dan Rina sudah menjalani pernikahan selama 20 tahun. Pasangan ini sering membagikan momen kebersamaan dan kata-kata romantis di sosial media mereka.

Meninggalnya Rina, warganet pun mengucapkan turut berdua cita kepada keluarga dan semoga keluarga yang ditingglkan diberi ketabahan. Terutama Teddy dan anak-anaknya. Berikut ini profil Teddy Syach

Baca Juga: Daftar Artis Meninggal Dunia karena Positif COVID-19

Profil Teddy Syach

Pria yang memiliki nama lengkap Teddy Syach Teodorio Schadt ini lahir pada 21 Juli 1974 di Surabaya. Teddy merupakan anak ke-2 dari 4 bersaudara. Adapun saudara Teddy tersebut yakni Atalarik Syah, Attar Syah, dan Atilla Syah.

Putera dari sutradara Fritz G Schadt ini dikenal sebagai aktor yang sudah membintangi banyak judul sinetron maupun film. Selain dikenal sebagai aktor, ia juga dikenal sebagai model dan presenter. Teddy memeluk agama islam.

Teddy Syah dan Rina Gunawan [Instagram]
Teddy Syah dan Rina Gunawan [Instagram]

Perjalanan Asmara dengan Rina Gunawan

Teddy dan Rina melangsungkan pernikahan pada 11 April 1999. Pernikahan yang sudah berjalan 20 tahun lebih ini selalu harmonis dan jauh dari gosip tak sedap.

Baca Juga: Saat Rumah Umi Pipik Terbakar, Rina Gunawan Sibuk Carikan Tempat Tinggal

Dari hasil pernikahannya tersebut, mereka dianugerahi dua orang anak bernama Karnisya Rahmasyach dan Aqshal Ilham Syafatullah.

Komentar