Wulan Guritno Sukses Bikin Gerakan Peduli Kanker, Sudah Berjalan 6 Tahun

Sabtu, 08 Mei 2021 | 03:45 WIB
Wulan Guritno Sukses Bikin Gerakan Peduli Kanker, Sudah Berjalan 6 Tahun
Pricillia Pullunggono dan Danar Guritno didampingi Ario Bayu saat tiba di Pengadilan untuk menjadi saksi sidang perceraian Wulan Guritno di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sekitar 6 tahun terakhir, Wulan Guritno fokus dengan gerakan peduli kanker. Bersama Amanda Soekasah dan Janna Soekasah, mereka menunjukkan kepedulian terhadap para pasien kanker dengan membangun Yayasan Dunia Kasih Harapan bernama Hope Foundation.

Diawali dengan kampanye bertajuk "Bracelet of Hope", Wulan dan Soekasah bersaudara menjual gelang yang dinamakan Gelang Harapan yang hasilnya seratus persen diberikan kepada para pengidap penyakit kanker, juga untuk fasilitas-fasilitas bagi mereka.

"Kita selalu berbagi bertiga, jadi gerakan Gelang Harapan dimulai 2014 waktu itu kita melihat di luar negeri lagi marak gelang untuk awareness cancer. Kita terpikir mau buat apa nih, akhirnya kita membuat campaign I Am Hope dan kita mulai dari menjual 25 gelang dan sekarang udah ratusan ribu gelang terjual," ujar Amanda Soekasah di jumpa pers virtual, Jumat, (7/5/2021).

Saudara kembar Amanda, Janna Soekasah membenarkan hal tersebut. Gelang sendiri dipilih karena bisa dipakai semua gender dan usia.

"Kenapa gelang, karena kita ingin bisa semua gender dan semua umur dan terus menerus kita ingin terus mengkampanyekan ini," katanya.

Kembar bersaudara itu juga menjelaskan awal mula Gelang Harapan dibuat dari kain jumputan sisa jahitan. Namun, jumputan memiliki makna yang sesuai dengan visi mereka membentuk Gelang Harapan.

"Kain yang kita angkat waktu itu kain jumputan yang artinya pelangi dan pelangi adalah simbol harapan jadi pas ya," kata Janna.

Wulan Guritno pun merangkum cerita keduanya. Sebagai salah satu pendiri Hope Foundation, Wulan berharap dengan adanya gelang harapan, para penyintas kanker tak pernah menyerah untuk terus berjuang.

"Merangkum cerita, pada dasarnya yang mau kita lakukan adalah menyebarkan harapan, karena harapan kunci utama dalam hidup kita. Apapun itu, mau sakit, susah, kalau harapan nggak ada, kelar udah," kata pemain film Janji Joni ini.

Baca Juga: Waspada Konsumsi Minuman Dimaniskan, Tingkatkan Risiko Kanker Kolorektal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI