alexametrics

Bobo Bareng Jerinx SID Lagi, Nora Alexandra : Puyeng Aku

Ferry Noviandi | Evi Ariska
Bobo Bareng Jerinx SID Lagi, Nora Alexandra : Puyeng Aku
Jerinx SID dan Nora Alexandra [Instagram]

Selama 10 bulan, Nora Alexandra membuktikan cinta dan kesetiaannya terhadap suami, Jerinx SID.

Suara.com - Jerinx SID akhirnya kembali ke pelukan sang istri, Nora Alexandra setelah sang musisi dipenjara selama 10 bulan. Bak pengantin baru, keduanya mengabadikan momen tidur malam bersama.

Di Instagram Stories, Nora Alexandra mengunggah video Jerinx SID sedang memijit kakinya sebelum tidur. Tampak kegiatan itu sudah menjadi rutinitas mereka.

"Akhirnya ketika malam tiba dipijit lagi. Kakinya dipijit lagi, tenang tidurnya pasti," tulis Nora Alexandra di Instagram Stories, Selasa (8/6/2021).

Jerinx SID dan Nora Alexandra [Insatgram]
Jerinx SID dan Nora Alexandra [Insatgram]

Keesokan harinya, mantan istri Aliff Alli itu mengungkap perasaannya bisa kembali tidur bersama Jerinx SID.

Baca Juga: Bebas dari Penjara, Ini 7 Potret Mesra Jerinx dan Nora Alexandra yang Kembali Bersama

"Akibat 10 bulan nggak ketemu suami, sekalinya ketemu dan bobo bareng lagi malah puyeng akunya, kaget badanku astaga," ujar Nora Alexandra di Instagram Stories, Rabu (9/6/2021).

Hal serupa diunggah Jerinx SID di Instagram. Lelaki 44 tahun ini membanjiri istri tercinta dengan kecupan.

"Kurang? Kurang tadi ya? Masih mau nambah lagi? Baru suami pulang penjara masih disiksa," kata Jerinx SID. 

Sebelumnya Nora Alexandra ramai diduga akan menggugat cerai lantaran Jerinx SID dipenjara. Tapi tuduhan itu tak terbukti. Hubungan mereka bahkan kini semakin erat.

Seperti diketahui, Jerinx SID akhirnya bebas dari penjara pada Rabu (8/6/2021). Sang musisi memang sempat divonis bersalah 14 bulan penjara terkait kasus hina Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Baca Juga: Jerinx SID Bebas, Nora Alexandra: Jangan Lagi Ditinggalin Yah

Kasus ini sendiri berawal saat ketua IDI Bali, I Gede Putra Suteja melaporkan Jerinx SID ke Polda Bali atas dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik pada 16 Juni 2020, dengan nomor laporan LP/263/VI/2020/Bali/SPKT.

Komentar