alexametrics

4 Bisnis Ayu Ting Ting yang Tutup, Tak Lagi Ngetren sampai Bangkrut

Farah Nabilla
4 Bisnis Ayu Ting Ting yang Tutup, Tak Lagi Ngetren sampai Bangkrut
Bisnis Ayu Ting Ting yang tutup [instagram]

Bisnis Ayu Ting Ting yang tutup ini kebanyakan dari sektor kuliner. Apa yang membuatnya tutup dan bangkrut? Simak ulasannya berikut ini.

Suara.com - Ayu Ting Ting jadi salah satu penya nyi dangdut Indonesia yang cukup moncer perjalanan karirnya, termasuk untuk urusan berbisnis. Namun, tak jarang Ayu juga harus menutup usahanya tersebut. Berikut deretan bisnis Ayu Ting Ting yang tutup.

Nama Ayu Ting Ting kini sedang gencar jadi perbincangan lantaran munculnya petisi blacklist Ayu Ting Ting dari TV. Ditambah lagi, kasus penggerebekan hater Ayu Ting Ting oleh Ayah Rozak dan Umi Kalsum pun berbuntut panjang. 

Ayu Ting Ting (1) [Foto: tangkapan layar Instagram]
Ayu Ting Ting (1) [Foto: tangkapan layar Instagram]

Selain dikenal jadi pedangdut, Ayu Ting Ting juga rajin mengelola bisnis. Sayangnya, ada beberapa bisnis yang harus ditutup Ayu karena beragam alasan.

Berikut deretan bisnis Ayu Ting Ting yang tutup.

Baca Juga: Disebut Ayah Rozak Duitnya Banyak, Begini Reaksi Ayu Ting Ting

1. Uduk Den Ayu

Bisnis Ayu Ting Ting yang tutup [Instagram]
Bisnis Ayu Ting Ting yang tutup [Instagram]

Ayu Ting Ting pernah membuka bisnis kuliner bertema masakan berat yakni nasi uduk yang diberi nama Uduk Den Ayu. Usaha kuliner ini dibuka pada tahu 2018 lalu.

Ayu membuka kedai ini di Bandung dan Semarang. Sayangnya, bisnis kuliner berisi ayam gepuk, ayam suwir, sambal dan nasi uduk ini harus tutup.

2. Kuenya Ayu

Bisnis Ayu Ting Ting yang tutup [Instagram]
Bisnis Ayu Ting Ting yang tutup [Instagram]

Saat bisnis kue artis sedang jadi tren beberapa tahun silam, Ayu Ting Ting tak ingi ketinggalan memanfaatkan peluang bisnis ini.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Sebut Ayahnya Sombong, Dewi Tanjung: Merasa Paling Kaya dan Lebay

Ayu membuka bisnis Kuenya Ayu yang tersebar di Jabodetabek. Produk makanan yang dijual dengan harga di bawah Rp 50 ribu ini sempat laris manis. Sayangnya, bisnis ini tak bertahan lama lantaran bangkrut.

Komentar