Usul Pengedar Narkoba DItembak Mati, Dokter Tirta Dikritik Aktivis HAM

Rena Pangesti

Jum'at, 17 September 2021 | 17:05 WIB
Usul Pengedar Narkoba DItembak Mati, Dokter Tirta Dikritik Aktivis HAM
Dokter Tirta Mandira Hudhi. [Instagram/@dr.tirta]

Suara.com - Dokter Tirta memberikan usulan agar pengedar narkoba diberikan hukuman mati, bukan bui. Malah, sang dokter sudah menemukan metode untuk mengeksesusi hal tersebut.

Dokter Tirta menyampaikan usulan itu kepada jajaran kepolisian Indonesia. Tidak ada ampun untuk pengedar narkoba.

"Saya usul untuk pak kapolri, kalau boleh usul, semua pengedar ditembak mati di tempat," kata Dokter Tirta dikutip dari kanal YouTube Cegah Narkoba, Jumat (17/9/2021).

Bicara soal Hak Asasi Manusia (HAM), Dokter Tirta mengatakan, untuk apa memberikan hak tersebut kepada orang-orang yang tak peduli terhadap sesama.

Dokter Tirta di akun Youtube Karni Ilyas Club
Dokter Tirta di akun Youtube Karni Ilyas Club

"Tidak ada HAM untuk pengedar. Mereka juga tidak memikirikan hak anak-anak kita," terang dokter yang pernah kuliah di UGM ini.

Dokter Tirta memberikan contoh kasus. Di mana hukuman untuk pemilik 802 kg sabu disamakan dengan 20 kg barang haram tersebut.

"Menangkap 20 kg sabu saja, itu hukumannya bisa 20 tahun sampais seumur hidup. Ini 802 kg, masa hukumannya 20 tahun. Ya mati lah," terang Dokter Tirta.

Dokter Tirta memberikan gambaran, bagaimana jika ratusan kilogram sabu itu tersebar. Berapa banyak orang yang akan menjadi pengguna narkoba.

Dokter Tirta [Instagram]
Dokter Tirta [Instagram]

"Satu kg bisa dihisap ramai-ramai sampai 40 orang. Bayangkan, 800 kg, berapa ribu orang yang menghisap barang laknat itu dan memenuhi bui atau rehab," tuturnya.

baca juga

Saran Dokter Tirta rupanya dikritisi aktivis HAM, Erasmus Napitupulu. Ia mengatakan, sebagai dokter yang disumpah untuk menyelamatkan nyawa seseorang, tak seharusnya mengatakan hal seperti itu.

"Tapi kalau beliau hadir sebagau selebgram plus pengusaha, ya boleh saja. Tidak ada larangan untuk terlihat tak paham isu dan norak secara bersamaan," kata Erasmus Napitupulu di Twitter.

Ia menambahkan, sebagai dokter seharusnya ada solusi lebih baik ketimbang menghilangkan nyawa seseorang.

Unggahan Erasmus Naipupulu kritik usulan Dokter Tirta soal hukuman mati pengedar narkoba [Twitter/@erasmus70]
Unggahan Erasmus Naipupulu kritik usulan Dokter Tirta soal hukuman mati pengedar narkoba [Twitter/@erasmus70]

"Apakah membunuh sebanyak-banyaknya orang akan berhasil? Itu bukan kapasitas dokter, selebgram sotoy mungkin," terangnya.

Tapi Erasmus Napitupulu menganulir pernyataan soal kata sok tahu alias sotoy. Ia bahkan membuka ruang untuk berdiskusi dengan Dokter Tirta terkait masalah ini.

"Mungkin saya salah, beliau mungkin tidak sotoy. Persoalan terjebak narasi dan gemerlap kamera mungkin, kebetulan acara BNN pulak," kata Erasmus.

"Kalau mau diskusi terbuka boleh juga, siapa tau kita salah paham, atau paham yang salah," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Heart Rate Normal Saat Lari? Ini Penjelasan Dokter Tirta

Berapa Heart Rate Normal Saat Lari? Ini Penjelasan Dokter Tirta

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:25 WIB

Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik

Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 13:50 WIB

5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta Harga Jutaan, Ngaku Ada yang Beli Second

5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta Harga Jutaan, Ngaku Ada yang Beli Second

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Rekomendasi dr Tirta, Ada Full Cushion hingga Carbon Plate

5 Sepatu Lari Lokal Rekomendasi dr Tirta, Ada Full Cushion hingga Carbon Plate

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:15 WIB

2 Sepatu Lari Full Cushion dari Brand Luar Pilihan Dokter Tirta untuk Pelari Overweight

2 Sepatu Lari Full Cushion dari Brand Luar Pilihan Dokter Tirta untuk Pelari Overweight

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 15:05 WIB

Apa Itu Sepatu Lari Full Cushion? Ini 3 Rekomendasi Merek Lokal Pilihan Dokter Tirta

Apa Itu Sepatu Lari Full Cushion? Ini 3 Rekomendasi Merek Lokal Pilihan Dokter Tirta

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 11:48 WIB

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

Bensin Pertamax Mendadak Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Dokter Tirta: Ini Baru Langkah Awal

Bensin Pertamax Mendadak Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Dokter Tirta: Ini Baru Langkah Awal

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:30 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×