alexametrics

6 Kabar Terbaru Tukul Arwana Usai Pendarahan Otak, Membaik hingga Tak Bisa Sesibuk Dulu

Fitri Asta Pramesti
6 Kabar Terbaru Tukul Arwana Usai Pendarahan Otak, Membaik hingga Tak Bisa Sesibuk Dulu
Tukul Arwana (Ismail/Suara.com)

Sudah bisa berkomunikasi lewat gerakan, inilah deretan kabar terbaru Tukul Arwana usai pendarahan otak

Suara.com - Tukul Arwana masih menjalani perawatan intensif setelah mengalami pendarahan otak. Kondisinya berangsur membaik setelah menjalani operasi. Berikut rangkuman kabar terbaru Tukul Arwana.

Sebelumnya, komedian 57 tahun itu dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (26/9/2021), setelah mengeluh sakit kepala. Tukul Arwana dalam keadaan tak sadarkan diri dibawa ke rumah sakit.

Tukul Arwana [Herwanto/Suara.com]
Tukul Arwana [Herwanto/Suara.com]

Beberapa hari setelah operasi, kondisi Tukul Arwana mulai membaik. Disebutkan pihak keluarga, pria asal Semarang itu sudah bisa diajak berkomunikasi meski menggunakan isyarat gerak.

Meski begitu, kondisi Tukul Arwana selepas alami pendarahan otak memaksanya tak bisa sesibuk dulu lagi. Untuk lebih jelasnya, simak deretan kabar terbaru Tukul Arwana.

Baca Juga: Kondisi Tukul Arwana Membaik, Anak Kembali Bertugas Sebagai Polisi

1. Alami pembengkakan kepala pascaoperasi

Potret rumah Tukul Arwana di Bali. (YouTube/ Tukul Arwana TV)
Tukul Arwana. (YouTube/ Tukul Arwana TV)

Putra Tukul Arwana, Ega Prayudi, menyebutkan ayahnya mengalami pembengkakan di kepala setelah menjalani operasi di di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu (22/9/2021).

"Jadi informasi terakhir, setelah penindakan yaitu menunggu pembengkakan di kepala setelah dilakukan operasi mereda," kata Ega, Jumat (24/9).

Ega menyebut berdasarkan keterangan dari dokter tempat Tukul Arwana dirawat, setelah pembengkakan mereda, ayahnya akan melalui tahap pemulihan.

"Habis itu baru pemulihan, kalau untuk keterangan dari dokter itu saja," imbuhnya.

Baca Juga: Alami Pendarahan Otak, Tukul Arwana Kini Tak Bisa Sesibuk Dulu Lagi

2. Bakal Jalani Fisioterapi

Komentar