Suara.com - Farhat Abbas menyampaikan kegeramannya atas kepulangan Bunda Corla setelah membuat laporan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (30/1/2023).
Farhat Abbas sebenarnya ingin pihak kepolisian mencegah Bunda Corla pulang ke Jerman sebagai tindak lanjut atas laporannya.
"Awalnya kita minta pihak kepolisian untuk mencegah tanggal atau mencabut paspornya, karena ini kan nyata apa yang dilakukannya. Dicegah ke luar negeri," kata Farhat Abbas dilansir dari YouTube Cumicumi, Kamis (2/2/2023).
Farhat Abbas mengaku kalah karena Bunda Corla justru pulang ke Jerman secara diam-diam. Padahal, belum 24 jam mantan suami Nia Daniaty itu membuat laporan kepolisian.
"Tapi, ternyata dia buru-buru pulang. Bahkan, merahasiakan pesawatnya gitu lho. Kita kalah," ujarnya.

Farhat Abbas menegaskan langkahnya ini bukan untuk membuat seorang WNI tak nyaman di negara sendiri, tetapi menuding Bunda Corla justru yang membuat orang-orang Indonesia risih.
"Enggak sampai 24 jam laporan itu, mereka kabur gitu. Ya mungkin tidak kabur ya, memang pulang. Tapi yang jelas bukan kita membuat warga Indonesia tidak nyaman di negeri sendiri," imbuh pengacara 46 tahun ini.
Farhat Abbas mempersilakan Bunda Corla bertingkah sebebasnya di Jerman, asalkan tidak di Indonesia.
"Tapi, kamu ya Corla yang bikin kita enggak nyaman, kamu yang bikin kita itu risih dengan kalimat, kata-kata dan gaya berpakaian. Kalau kamu di Jerman ya silakan saja," ujarnya.
Hal lain yang membuat Farhat Abbas semakin heran adalah banyak tokoh dan artis papan atas Indonesia justru mendukung dan memanfaatkan keviralan Bunda Corla.
Menurutnya, tokoh papan atas itu hanya itu mendapatkan popularitas tanpa memikirkan tanggung jawab moral dan budaya.