Suara.com - Yoriko Angeline kembali menyapa para penggemarnya dengan film terbaru bergenre horor. Dalam film terbarunya dia akan beradu akting dengan Aliff Alli.
Yang menarik, Kutukan Peti Mati merupakan film perdana produksi Balai Pustaka. Seperti diketahui, Balai Pustaka adalah perusahaan di bidang penerbitan yang telah berdiri sejak 1917.
Penasaran seperti apa film Kutukan Peti Mati? Sambil menunggu perilisannya, yuk simak sinopsis Kutukan Peti Mati berikut ini.
1. Sinopsis Kutukan Peti Mati

Kisah dalam film Kutukan Peti Mati berpusat pada Bramanto Putra, mahasiswa jurusan arkeologi yang menelusuri Pulau Onrust. Dalam penelusuran tersebut, Bramanto menemukan sebuah catatan kuno.
Bramanto lantas meminta bantuan Susan Sriwati untuk meneliti catatan kuno yang ditemukannya di Pulau Onrust. Sayangnya penelitian tersebut justru membuat Susan mendapat teror dari arwah-arwah penasaran.
Dapatkah Bramanto menyelamatkan Susan?
2. Cast Kutukan Peti Mati

Karakter Bramanto Putra dalam film Kutukan Peti Mati akan diperankan Aliff Alli. Sedangkan Yoriko Angeline akan berperan sebagai Susan Sriwati.
Selain Aliff Alli dan Yoriko Angeline, film Kutukan Peti Mati juga akan dibintangi sederet aktor kenamaan Tanah Air seperti Donny Damara, Eryck Amaral, Christina Danilla, Egi Fedly, Ray Sahetapy, Dewi Rezer, Mathias Muchus, Erwin Cortez, Shirley Margaretha.
3. Alasan Balai Pustaka Produksi Film

Film Kutukan Peti Mati merupakan karya pertama Balai Pustaka yang disutradarai Irham Acho Bahtiar. Kutukan Peti Mati yang merupakan film adaptasi dari novel "Sarcophagus Onrust" karya Astryd Diana Savitri berdurasi 85 menit.
Didirikan pada 22 September 1917, Balai Pustaka yang dikenal sebagai perusahaan penerbitan bertransformasi mengembangkan produk multimedia. Industri perfilman dipilih Balai Pustaka dalam rangka melaksanakan tugas dari Menteri BUMN Erick Thohir agar seluruh perusahaan bertransformasi.
Kendati begitu, Balai Pustaka tak beralih haluan terlalu banyak. Film-film yang diproduksi Balai Pustaka rupanya diambil dari buku-buku Intellectual Property (IP) milik Balai Pustaka sendiri.
Selain Kutukan Peti Mati, film Siti Nurbayya juga akan diadaptasi sebagai film produksi Balai Pustaka. Siap menantikannya?