Bukan Cuma Stres, Panji Petualang Sempat Takut Mati Usai Divonis Diabetes

Jum'at, 11 Agustus 2023 | 15:37 WIB
Bukan Cuma Stres, Panji Petualang Sempat Takut Mati Usai Divonis Diabetes
Panji Petualang di kawasan Kapten P. Tendean, Jakarta Selaran pada Jumat (11/8/2023). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Panji Petualang bukan cuma stres setelah tahu dirinya mengidap diabetes. Ia juga takut mati di usia yang masih relatif muda.

"Aku kan punya anxiety juga, kecemasan yang berlebih," ujar Panji Petualang di kawasan Kapten P.  Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2023).

Panji Petualang tak pernah punya riwayat penyakit berat. Pikiran takut mati pun langsung muncul karena sudah banyak kasus penderita diabetes yang nyawanya tidak terselamatkan.

"Aku tuh jarang sakit, paling tifus gitu kan. Sekalinya kena sakit, eh diagnosanya diabet," tutur Panji Petualang. 

Panji Petualang di kawasan Kapten P. Tendean, Jakarta Selaran pada Jumat (11/8/2023). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Panji Petualang di kawasan Kapten P. Tendean, Jakarta Selaran pada Jumat (11/8/2023). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Namun seiring waktu, ketakutan Panji Petualang berangsur sirna. Ia sadar sudah pernah mengalami peristiwa yang lebih menakutkan di masa lalu.

"Aku nggak punya empedu dari kecil. Tuh aku dari kecil sudah ada kayak operasi. Dari SMP kelas 1 diangkat kantong empedu gara-gara kecelakaan, pecah," terang Panji Petualang.

Panji Petualang juga menjalankan pola hidup tidak sehat seperti merokok sampai mengonsumsi alkohol meski tinggal punya satu empedu.

"Dari SMA kan aku juga udah ngerokok, pernah minum alkohol juga, jadi harusnya udah ngejengkang dari dulu kalau mau ngomongin ke situ (mati) mah," kata Panji Petualang.

Kenyataan itu lah yang kemudian membuat pikiran-pikiran buruk Panji Petualang sirna. Ia memilih tetap menjalankan pola makan seperti sebelum kena diabetes.

Baca Juga: Bukan Karena Gigitan Ular, Panji Petualang Ungkap Penyebab Terkena Diabetes

"Misalkan kalau makan nasi diabet gue naik ni, 'Wah, mati gue cepet'. Jadi mikirnya makan nasi mati, nggak makan nasi mati. Udah ah. Sama aja gitu, kayak ngerokok mati nggak ngerokok mati," terang Panji Petualang.

Selagi tidak melebihi batas wajar dan tetap mengonsumsi obat, Panji Petualang percaya akan baik-baik saja meski masih menyantap makanan yang jadi pantangan pengidap diabetes.

"Yang penting berusaha lebih sehat dan lebih ditata. Jadi tetep ngontrol," ucap Panji Petualang.

Jenis diabetes yang diidap Panji Petualang pun disebut dokter bukan termasuk kategori berbahaya.

"Diabet kering. Jadi kalau luka cepet kering, beda sama diabet basah," pungkas Panji Petualang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI