Grace Tahir Ragukan Pengakuan Anak Amy dan Aden Wong: Ada 3 Hal

Rabu, 13 Maret 2024 | 13:55 WIB
Grace Tahir Ragukan Pengakuan Anak Amy dan Aden Wong: Ada 3 Hal
Aden Wong, pengusaha asal Singapura diduga berselingkuh dengan Tisya Erni (Linkedln)

Suara.com - Perseteruan Amy BMJ dan suaminya, Aden Wong, masih terus bergulir. Aden disebut selingkuh dengan Tisya Erni dan merebut anak-anak dari Amy.

Tidak terima atas tudingan tersebut, anak Aden dan Amy, ZW hadir di YouTube milik Dokter Richard Lee memberi pernyataannya. Sepanjang podcast, ZW tampak memihak Aden Wong dan justru menyerang ibu kandungnya.

ZW menyebut Amy kerap mabuk dan bertindak kasar. Ia juga membantah tuduhan bahwa ayahnya dan Tisya Erni selingkuh. Menurutnya, Tisya Erni adalah asisten yang baik yang bersikap baik ke anak-anak.

Menyoroti pernyataan anak Aden Wong tersebut, Grace Tahir meragukan. Memakai kacamata psikologi dan hukum, menurutnya anak di bawah umur masih bisa mengubah kesaksiannya.

"Nah ini menurut psikologi dan juga hukum kenapa kesaksian daripada anak-anak itu harus lebih 'quote unquote' hati-hati, ada tiga hal ini," kata Grace Tahir di akun TikToknya, Rabu (13/3/2024).

Menurut Grace Tahir, anak-anak mudah terbawa suasana. Oleh karena itu, lawan bicaranya harus bisa membawa suasana netral.

"Pertama bahwa anak-anak itu lebih sugesti kepada pertanyaannya. Cara menanyanya juga sangat penting, karena bisa menyimpang dari fakta sebenarnya," ujarnya.

Kemudian, yang kedua menurut Grace Tahir, anak-anak pada dasarnya sosok yang jujur. Namun, karena masih polos, mereka mudah dimanipulasi.

WNA asal Korea bernama Amy yang anaknya direbut oleh suami dan Tisya Erni [Youtube/Curhat Bang Denny Sumargo]
WNA asal Korea bernama Amy yang anaknya direbut oleh suami dan Tisya Erni [Youtube/Curhat Bang Denny Sumargo]

"Kedua anak-anak itu sebetulnya tidak mau bohong tetapi kadang-kadang, mereka takut kepada seseorang jika mengatakan kebenarannya, atau diancam," imbuhnya.

Baca Juga: Aden Wong Kini Tuding Amy Selingkuh, Warganet: Mulai Putar Balik Fakta

Kemudian yang terakhir, daya ingat anak masih belum sempurna. Oleh karena itu, mereka bisa salah mengingat dan menyimpulkan.

"Ketiga, karena memori anak belum sempurna dan fully developed, maka bisa rentan salah dan keliru," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI