Suara.com - Denise Chariesta kembali menjadi sorotan tajam setelah luapan emosinya pecah di media sosial.
Kali ini, kemarahan Denise bukan tanpa alasan. Ia tak kuasa menahan kegeraman saat mengetahui putra semata wayangnya, Jaden, mendapatkan hinaan fisik dan mental dari netizen yang menyebutnya "idiot".
"Anak lu idiot jir, anak spesial ajarin etika g*bl*k," komentar netizen mengirim DM ke akun Denise.
Sebagai seorang ibu, Denise langsung pasang badan dan memberikan jawaban menohok bagi para pembenci.
Dalam unggahan terbarunya, Denise mempertanyakan empati para pelaku perundungan tersebut.
Dia merasa heran bagaimana mungkin orang dewasa tega melontarkan kata-kata keji kepada balita yang baru menginjak usia dua tahun.
Denise bahkan menyindir balik pola pikir netizen yang menghina anaknya tersebut dengan kalimat yang cukup pedas.
"Macam otak lu ada kurang pertumbuhan apa, apa ada nanas dalam otak lu jadi kurang bisa berpikir dengan baik ya guys ya. anak gue itu masih 2 tahun cuy masih 2 tahun ya guys ya belum bisa membedakan mana yang benar mana yang salah," ucapnya.
Denise menjelaskan perilaku anaknya yang dianggap nakal oleh netizen sebenarnya adalah bagian dari fase eksplorasi anak-anak.
Baca Juga: Cari Panggung? Denise Chariesta Diduga Sengaja Pamer Kenakalan Putra demi Viral
Dia menceritakan bagaimana Jaden sangat aktif hingga sering tidak sengaja memecahkan barang-barang mahal.
Mulai dari kejadian di hotel mewah hingga merusak barang pribadi miliknya sendiri.
"Dari anak gua tuh makan di restoran tuh hampir setiap hari baru tuh mecahin barang tuh berapa kali empat kali di hotel, ya mehong sih gua ganti ya guys ya terus mecain gelas kemarin terus sama mecahin piring sama mecin handphone iPhone gua, empat biji," tegasnya.
Meskipun anaknya aktif dan sering merusak barang, Denise menegaskan bahwa dia tidak pernah menggunakan kekerasan dalam mendidik.
Dia justru memperkenalkan sebuah konsep yang dia sebut sebagai "parenting orang kaya".
Pola asuh ini mengedepankan kelembutan dan kesabaran dibandingkan amarah yang meledak-ledak.