Saka Tatal Ditangkap Saat Antar Motor Terpidana Lain ke Tongkrongan

Yohanes Endra, Adiyoga Priyambodo

Senin, 03 Juni 2024 | 11:03 WIB
Saka Tatal Ditangkap Saat Antar Motor Terpidana Lain ke Tongkrongan
Saka Tatal [Youtube/Kang Dedi Mulyadi Channel]

Suara.com - Terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016, Saka Tatal menceritakan ulang detik-detik penangkapan dirinya oleh penyidik Polres Cirebon Kota. Saka ditangkap beberapa hari setelah kejadian.

“Hari Selasa atau Rabu gitu,” ungkap Saka Tatal di kanal YouTube politisi Dedi Mulyadi, Minggu (2/6/2024).

Di hari itu, Saka Tatal masih beraktivitas seperti biasa. Ia mengunjungi rumah sang nenek di sore hari.

“Sore itu saya ke rumah nenek saya,” kata Saka Tatal.

Sesampainya di rumah sang nenek, Saka Tatal berpapasan dengan adik dari terpidana lainnya, Eka Sandi yang bernama Aldi. Saat itu, Aldi meminta ditemani untuk mengisikan bensin motor sang kakak.

“Pas sampai di sana, saya ketemu adiknya Eka Sandi, Aldi. Dia minta ke saya buat anterin isi bensin di pom,” jelas Saka Tatal.

“Motornya punya Eka Sandi. Dia nyuruh Aldi isiin bensin, Aldi minta saya buat nemenin,” imbuhnya.

Saka Tatal awalnya menolak ajakan Aldi karena baru sampai di rumah sang nenek. Namun pada akhirnya, Saka mengiyakan ajakan Aldi karena sekalian ingin bertolak ke tempat bermain sepak bola.

“Awalnya saya nggak mau. Tapi saya pikir, ya udah, karena saya juga mau main bola kan,” tutur Saka Tatal.

baca juga

Selepas mengisi bensin, Saka Tatal ikut menemani Aldi mengantar motor Eka Sandi ke tempat nongkrongnya di SMP 11. Namun setibanya di sana, Saka melihat Eka dan teman-temannya sudah ditangkap polisi.

“Saya ikut ke SMP 11, nganterin motornya. Ternyata pas sampai SMP 11, golongannya Eka Sandi itu udah ditangkep,” kisah Saka Tatal.

Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/5/2024). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]
Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/5/2024). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]

Saka Tatal, yang mengaku hanya datang ke lokasi hanya untuk mengantar motor Eka Sandi, akhirnya ikut ditangkap.

“Nah, saya nggak tahu apa-apa. Saya kan ke situ cuma mau ngasih motor, akhirnya kebawa,” ucap Saka Tatal.

Saka Tatal sendiri sebelumnya menyangkal bahwa dirinya ikut dalam gerombolan geng motor yang menyerang Vina dan Eky. Di malam itu, Saka sedang bersama temannya yang bernama Sadikun untuk memperbaiki motor di bengkel.

Saka Tatal bahkan mengaku sengaja menghindari area sekitar TKP yang ramai petugas kepolisian karena berpikir sedang ada razia kendaraan bermotor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nama Jakmania Garis Keras dan Bobotoh Terseret di Kasus Vina Cirebon, Kok Bisa?

Nama Jakmania Garis Keras dan Bobotoh Terseret di Kasus Vina Cirebon, Kok Bisa?

News | Senin, 03 Juni 2024 | 10:12 WIB

Klaim Korban Salah Tangkap, Saka Tatal Ngaku di Bengkel Saat Vina Dibunuh Geng Motor

Klaim Korban Salah Tangkap, Saka Tatal Ngaku di Bengkel Saat Vina Dibunuh Geng Motor

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 06:45 WIB

Kabarnya Ada CCTV di TKP Vina Cirebon, Hotman Paris Sebut Penting untuk Ungkap Pelaku

Kabarnya Ada CCTV di TKP Vina Cirebon, Hotman Paris Sebut Penting untuk Ungkap Pelaku

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 06:30 WIB

Produser Janji Bakal Kasih Keluarga Vina Cirebon Royalti Film, Linda Dipastikan Tak Dapat

Produser Janji Bakal Kasih Keluarga Vina Cirebon Royalti Film, Linda Dipastikan Tak Dapat

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 07:00 WIB

Produser dan Sutradara Film Vina Sebelum 7 Hari Akhirnya Akui Belum Kantongi Izin Linda, Apa Alasannya?

Produser dan Sutradara Film Vina Sebelum 7 Hari Akhirnya Akui Belum Kantongi Izin Linda, Apa Alasannya?

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 06:00 WIB

Razman Arif Nasution Ikut-ikutan Bahas Kasus Vina, Hotman Paris: Tahu Diri Lah!

Razman Arif Nasution Ikut-ikutan Bahas Kasus Vina, Hotman Paris: Tahu Diri Lah!

Entertainment | Minggu, 02 Juni 2024 | 19:15 WIB

Terkini

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

×