Nama Jakmania Garis Keras dan Bobotoh Terseret di Kasus Vina Cirebon, Kok Bisa?

Galih Prasetyo

Senin, 03 Juni 2024 | 10:12 WIB
Nama Jakmania Garis Keras dan Bobotoh Terseret di Kasus Vina Cirebon, Kok Bisa?
Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/5/2024). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]

Suara.com - Misteris kasus pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya Eky pada Agustus 2016 menimbulkan pertanyaan dan kecurigaan publik. Belakangan malah muncul pertanyaan kontroversial dari pengacara Razman Arif Nasution terkait latar belakang Pegi Setiawan.

Menurut Razman, Pegi Setiawan yang ditangkap Polda Jabar beberapa waktu lalu dan ditetapkan sebagai otak pembunuhan Vina Cirebon terhubung dengan salah satu kelompok suporter sepak bola.

Razman dalam pernyataannya jelas menyebut bahwa diduga Pegi bagian dari kelompok pendukung Persija garis keras. Menurut Razman bahkan Pegi kerap bentrok antar kelompok suporter di Cirebon.

"Jak garis keras ini merupakan kelompok suporter Persija di Cirebon yang sering terlibat beberapa kali bentrok antara suporter," kata Razman dalam konpers sepertin dilihat dari tayangan akun Kompas TV, Senin (3/6).

"Dari informasi yang kami terima, saudara PS ini diduga punya kelompok yang disebut Jak Garis Keras. Dalam kelompok ini PS menjadi aksi terdepan manakala terjadi aksi-aksi bentrok, PS ini yang di depan," lanjut Razman.

Lebih lanjut, kata Razman dari informasi yang ia dapat, bahkan Pegi kerap terlibat aksi sweeping terhadap kelompok suporter lain yakni bobotoh, pendukung Persib.

Razman menyebut bahwa Pegi kerap mengambil kaus bobotoh hingga atribut Persib saat melakukan sweeping itu.

Menurut Razman, dari informasi yang ia dapat itu justru berbanding terbalik dengan framming orang-orang terdekat soal sosok Pegi yang dianggap baik dan lugu.

"Kita mau gambarkan kontra produktif degan keterangan pihak keluarga dia, yang mengatakan polos," ujar Razman.

baca juga

Dari pernyataan Razman ini, baik kelompok Jakmania ataupun Bobotoh belum memberikan pernyataan resmi.

Pegi Disebut Otak Pembunuhan Vina

Buron selama 8 tahun, Pegi Setiawan alias Pegi alias Perong diduga mendapat bantuan dari sang ayah, A Saprudi. Sosok ayah Pegi ini memiliki peran krusial selama Pegi kabur dari kejaran pihak kepolisian.

Dari hasil penyelidikan awal pihak kepolisian, Saprudi yang berprofesi sebagai mandor proyek bangunan itu diyakini membantu Pegi untuk mengubah identitasnya.

Menurut keterangan dari Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham, Saprudi sempat memperkenalkan Pegi sebagai pria bernama Robi kepada TJ pemilik kontrakan di Bandung, Jawa Barat.

Saprudi juga mengatakan bahwa Pegi berstatus keponakannya bukan anak kandung. Menurut Kombes Jules, identitas Robi Irawan dipakai oleh Pegi dari September 2016 hingga 2019.

Identitas itu yang kemudian dipakai oleh Pegi untuk menyewa kontarakan di kawasan Katapang, Kabupaten Bandung bersama ayahnya.

"Sekitar bulan September 2016 sampai dengan tahun 2019 menyewa kamar kontrakan di Katapang, kabupaten bandung dan mengaku bernama Robi Irawan," jelas Kombes Jules.

"Di sana dia tinggal satu kos bersama ayah kandung dan ibu tirinya. Namun, PS tidak mengenalkan diri sebagai anak kandung dari ayahnya. Di sana dia mengaku sebagai keponakan. Namanya juga sudah diganti bukan lagi PS tetapi menggunakan nama Robi," tambahnya.

Terkait dengan keterlibatan sang ayah yang diduga membantu menyembunyikan Pegi, pihak kepolisian menurut Jules masih dalam proses pendalaman.

Hasil penyelidikan polisi juga mengungkap bahwa Pegi Setiawan memiliki dua akun Facebook, satu bernama Pegi Setiawan dan satunya lagi Robi Irawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Korban Salah Tangkap, Saka Tatal Ngaku di Bengkel Saat Vina Dibunuh Geng Motor

Klaim Korban Salah Tangkap, Saka Tatal Ngaku di Bengkel Saat Vina Dibunuh Geng Motor

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 06:45 WIB

Kabarnya Ada CCTV di TKP Vina Cirebon, Hotman Paris Sebut Penting untuk Ungkap Pelaku

Kabarnya Ada CCTV di TKP Vina Cirebon, Hotman Paris Sebut Penting untuk Ungkap Pelaku

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 06:30 WIB

Produser Janji Bakal Kasih Keluarga Vina Cirebon Royalti Film, Linda Dipastikan Tak Dapat

Produser Janji Bakal Kasih Keluarga Vina Cirebon Royalti Film, Linda Dipastikan Tak Dapat

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 07:00 WIB

Produser dan Sutradara Film Vina Sebelum 7 Hari Akhirnya Akui Belum Kantongi Izin Linda, Apa Alasannya?

Produser dan Sutradara Film Vina Sebelum 7 Hari Akhirnya Akui Belum Kantongi Izin Linda, Apa Alasannya?

Entertainment | Senin, 03 Juni 2024 | 06:00 WIB

Razman Arif Nasution Ikut-ikutan Bahas Kasus Vina, Hotman Paris: Tahu Diri Lah!

Razman Arif Nasution Ikut-ikutan Bahas Kasus Vina, Hotman Paris: Tahu Diri Lah!

Entertainment | Minggu, 02 Juni 2024 | 19:15 WIB

Terkini

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 17:47 WIB

×