Menjadi Mualaf, Dokter Tirta Menghindari Perdebatan Beda Agama

Wakos Reza Gautama

Senin, 03 Juni 2024 | 12:31 WIB
Menjadi Mualaf, Dokter Tirta Menghindari Perdebatan Beda Agama
Dokter Tirta adalah seorang mualaf. [Instagram/@dr.tirta]

Suara.com - Tirta Mandira Hudhi atau Dokter Tirta Cipeng adalah seorang mualaf. Ia dibesarkan dari keluarga beda agama

Ayah Dokter Tirta bersuku Jawa beragama Islam. Sedangkan ibunya adalah seorang keturunan Tionghoa beragama Katolik. 

"Mamaku China, bapakku Jawa, Boyolali. Iya betul 2013 mualaf karena ngikutin bapak. Ibu Katolik," kata Dokter Tirta di podcast PWK.

Menurut dia, sang ibu menikah secara Islam agar pernikahannya sah. Baru setelah menikah, ibunya meyakini agama Katolik.

Sedari kecil, Dokter Tirta memeluk agama Katolik mengikuti sang ibu. Baru ketika di usia 23 tahun, Tirta berpindah agama ke Islam mengikut keyakinan ayahnya.

Karena hidup dengan latar belakang agama dan budaya yang berbeda sejak kecil, Dokter Tirta mengaku memiliki tingkat toleransi tinggi.

"Aku sering nongkrong sama teman-temanku di dekat Masjid Al Fajru, minggunya Sekolah Minggu. Karena toleransinya tinggi, jadi kita memahami satu sama lain. Aku tetap hormat sama Katolik, Nasrani, Kristen," ujar dia.

Keputusannya menjadi mualaf diambil ketika Dokter Tirta mendapat pesan berantai di ponsel Blackberry miliknya. Dalam pesan itu tertulis bahwa seorang ayah beragama Islam sulit masuk surga jika anaknya berbeda agama. 

Isi pesan berantai itu membuat Dokter Tirta kepikiran. Ia merasa sang ayah sudah berkorban banyak untuk dirinya tapi bakal kesulitan masuk surga karena anak satu-satunya berbeda agama. 

baca juga

Tirta pun langsung berkonsultasi dengan sejumlah kiai. Sampai ia bertemu dengan seorang kiai yang akhirnya membuatnya mengucapkan dua kalimat syahadat. 

"Saat itu aku mikirnya biar bapak masuk surga. Ketika dapat artikel itu, defense mecanism aku logika. Waduh kok berarti kalau misalkan, saat itu aku diterangkan hadisnya. Kalau bapak Islam, anak Katolik, sulit loh dia untuk masuk surga. Kepikiran. Pada waktu itu aku bilangnya biar adil saja, separuh kehidupanku di Katolik, separuh kehidupanku di Islam," kenang Tirta.

Keputusannya memeluk Islam tidak membuat ibunya marah. Hanya saja kata Tirta, pihak keluarga sempat heboh karena dikira dirinya mengikuti aliran tertentu. 

"Jadi ketika ada perdebatan di Twitter dilarang mengucapkan selamat Natal, pohon Natal, ga relate di kehidupan keluargaku. Keluargaku lebih kompleks dari itu. Keluargaku di Boyolali itu muslim semua, taat. Ketika ada perbedatan agama di Twitter, Instagram, keluargaku ga relate dengan itu," paparnya.

Mengenai adanya perdebatan soal beda agama, Dokter Tirta menyarankan agar belajar ilmu jangan setengah-setengah. Ia meminta agara orang-orang belajar ilmu agama keseluruhan baru sharing.

"Orang yang belajar ilmu setengah-setengah dan langsung sharing itu akan menjadi lebih sok tahu. Jadi kalau mau belajar agama carilah guru yang tepat untuk dirimu. Aku selalu menghindari, perdebatan agama. karena keluargaku dari kecil kaya gitu," ucap Dokter Tirta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Tirta Singgung IPK Gibran: Ini Bukan Ngejek tapi Jadi Motivasi

Dokter Tirta Singgung IPK Gibran: Ini Bukan Ngejek tapi Jadi Motivasi

News | Senin, 03 Juni 2024 | 09:29 WIB

Padahal Mualaf, Sikap Mahalini Usai Dipuji Cantik Tuai Sorotan: Kayak Islam dari Lahir

Padahal Mualaf, Sikap Mahalini Usai Dipuji Cantik Tuai Sorotan: Kayak Islam dari Lahir

Lifestyle | Minggu, 02 Juni 2024 | 19:43 WIB

MUI Haramkan Salam Lintas Agama, Guru Besar UIN: Fatwa Tak Bersifat Absolut, Kecuali Kepada Mustafti

MUI Haramkan Salam Lintas Agama, Guru Besar UIN: Fatwa Tak Bersifat Absolut, Kecuali Kepada Mustafti

News | Sabtu, 01 Juni 2024 | 17:59 WIB

3 Kategori Bahan Pangan ini Dikecualikan dari Kewajiban Bersertifikat Halal Kementerian Agama, Apa Saja?

3 Kategori Bahan Pangan ini Dikecualikan dari Kewajiban Bersertifikat Halal Kementerian Agama, Apa Saja?

Bisnis | Sabtu, 01 Juni 2024 | 13:01 WIB

Ogah Protektif ke Anak, Iis Dahlia: Pokoknya Aku Selalu Kasih Pengertian, Koridornya Agama

Ogah Protektif ke Anak, Iis Dahlia: Pokoknya Aku Selalu Kasih Pengertian, Koridornya Agama

Video | Jum'at, 31 Mei 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:34 WIB

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon

Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?

Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:10 WIB

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital

Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat

Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun

Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:02 WIB

PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan

PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:56 WIB

×