Fedi Nuril Tuding Rano Karno Ancam Rakyat yang Tidak Memilihnya, sampai Bawa-bawa Sumpah Gubernur

Rabu, 11 September 2024 | 18:00 WIB
Fedi Nuril Tuding Rano Karno Ancam Rakyat yang Tidak Memilihnya, sampai Bawa-bawa Sumpah Gubernur
Fedi Nuril dan Rano Karno (Instagram)

Suara.com - Fedi Nuril geram ketika bakal calon Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengisyaratkan seolah dirinya hanya mau melayani warga yang memilihnya saja di Pilkada 2024.

Melalui cuitan di X pada Selasa (10/9/2024), Fedi Nuril mengunggah potongan video wawancara Rano Karno dengan sejumlah awak media yang dilakukan belum lama ini.

Bakal calon wakil gubernur Rano Karno berswafoto dengan warga saat CFD di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Bakal calon wakil gubernur Rano Karno berswafoto dengan warga saat CFD di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam video tersebut, Rano Karno sedang menekankan pentingnya memakai hak coblos dalam ajang pemilihan wakil rakyat. Ia berharap gerakan tusuk 3 paslon tidak terjadi.

"Pilih ya harus, jangan dibuang suaranya. Entar nyesel belakangan, kemarin gua nggak nyoblos. Begini nih, lu nggak bantuin gua, lu jangan minta apa-apa dari gua dong," ucap pemeran Si Doel itu.

Pernyataan terakhir Rano Karno tersebut yang membuat Fedi Nuril geram. Menurutnya, hal itu mengandung ancaman.

Namun, Fedi Nuril tidak hanya menyindir Rano Karno saja, tetapi juga partai pengusung pria yang sempat gagal maju Pileg 2024 itu.

"'Lo nggak bantuin gue, lo jangan minta apa-apa, dong'. Ngancem, nih? @PDI_Perjuangan," kicau sang aktor.

Fedi Nuril sampai mengunggah surat sumpah yang dibaca ketika pelantikan Gubernur.

"Gubernur disumpah untuk 'berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa'. Bukan 'berbakti hanya kepada masyarakat yang memilih dia'," pungkasnya.

Baca Juga: Diminta Akting Sedih, Gilga Sahid Kenang Perjuangan Kejar Cinta Happy Asmara Biar Nangis

Cuitan Fedi Nuril ini tentu memicu berbagai komentar dari warganet. Tetapi sebagian besar menghina Rano Karno.

"Norak emang. Lu yang pengin bertugas, ya lu kudu siap mental, dong. Baru begini aja udah ngambek ngancem-ngancem," sindir seorang warganet.

"Mereka bukan dipekerjakan untuk kepentingan rakyat, melainkan untuk kepentingan partai karena mereka para petugas partai, bukan petugas rakyat bang," cibir warganet lain.

"Kalo belum jadi pejabat sudah ngitung untung rugi sama rakyat, mending jadi makelar aja. Harusnya bacotnya Rano Karno nggak seperti itu kalau ingin warga simpati," tegur warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI