Percaya Diri Ngaku-Ngaku Keturunan Brawijaya, Gus Miftah Di-Skakmat Ahli Sejarah: Itu Tokoh Fiktif

Selasa, 10 Desember 2024 | 11:33 WIB
Percaya Diri Ngaku-Ngaku Keturunan Brawijaya, Gus Miftah Di-Skakmat Ahli Sejarah: Itu Tokoh Fiktif
Miftah Maulana alias Gus Miftah. (Ema/Suara.com)

Suara.com - Asal usul dari Gus Miftah semakin dipenuhi tanda tanya. Usai mengaku keturunan ke-9 dari ulama besar, kini beredar pengakuan lainnya yang bikin geleng-geleng kepala.

Pria bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman tersebut pernah mengaku menjadi keturunan raja dari Kerajaan Wilwatikta alias Majapahit.

Melalui video yang beredas luar, sebagaimana ditilik oleh Suara.com, Gus Miftah mengaku sebagai keturunan dari Prabu Brawijaya.

"Kebetulan kiai saya keturunan kesembilan dari Bapak Muhammad Besari. Miftah kiai Murodi, Muhammad Boniran, Muhammad Usman, Jalal Iman, Karyonawi, Madaru, Muhammad Ilyas, Muhammad Besari. Nomor sembilan," ujar Gus Miftah dengan penuh percaya diri, dikutip Selasa (12/10/2024).

Masih dengan penuh kepercayaan diri, Gus Miftah menjabarkan ikatan yang disebut-sebut dimilikinya dengan Prabu Brawijaya hingga Raden Patah, penguasa Kerajan Demak.

"Jadi saya keturunan kedelapan belas dari Prabu Brawijaya, keturunan ketujuh belas dari Raden Patah Demak," sambung Gus Miftah.

Sayangnya, keberadaan dari Prabu Brawijaya sendiri masih menjadi teka-teki hingga hari ini. Kebenaran mengenai Prabu Brawijaya atau Brawijaya V sebagai Raja Majapahit pun masih dipertanyakan.

Seorang ahli sejarah sekaligus pekerja museum, Yosef Kelik melalui cuitannya, memberikan respons yang cukup menarik. Yosef seolah memahami maksud Gus Miftah yang ingin membanggakan dirinya sebagai keturunan ningrat Majapahit.

"Mengaku keturunan Brawijaya itu tentu maksud hati supaya dapat imej keturunan raja, terlebih lagi raja Majapahit," tulis Yosef di X.

Baca Juga: Membedah Garis Moyang 'Kiai' Miftah Maulana: Diakui Adik, Dibantah Yayasan Ki Ageng Muhammad Besari

Pengakuan Gus Miftah dikritisi seorang ahli sejarah (X/sefkelik)
Pengakuan Gus Miftah dikritisi seorang ahli sejarah (X/sefkelik)

Menurut Yosef, tidak ada raja Majapahit yang bernama Brawijaya. Nama Brawijaya tersebut diterangkan sebagai tokoh yang fiktif.

"Namun, nyatanya Brawijaya itu tokoh fiktif atau kalau ga ya campur baur beberapa tokoh sekaligus. Ga ada raja Majapahit bernama Brawijaya benernya," lanjutnya.

Melalui keterangan lanjutannya bersama pemilik akun X @Ganiawan, Yosef menjelaskan jika Brawijaya itu bukan lah nama ataupun gelar raja, melainkan istilah yang digunakan oleh pelancong Portugis ketika berkunjung ke Daha, pusat pemerintahan Majapahit pada masanya.

Berdasarkan cuitan-cuitan sejarah tersebut, warganet kemudian memberikan julukan baru kepada Gus Miftah, yaitu gus fiktif.

"Cocok, dia juga kan gus fiktif," kata seorang warganet.

"Gus tipu-tipu," julukan lain dari warganet.

"Berarti ketahuan ngibul (nipu)?" warganet lain menambahkan.

Sementara itu, Brawijaya sendiri masih banyak disalahpahami sebagai raja dari Kerajaan Majapahit/Wilwatikta hingga hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI