Bukan Sinetron Biasa, Dunia Tanpa Tuhan Angkat Komedi Gelap dan Ironi Iman di Pinggiran Jakarta

Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:32 WIB
Bukan Sinetron Biasa, Dunia Tanpa Tuhan Angkat Komedi Gelap dan Ironi Iman di Pinggiran Jakarta
Konferensi pers series Dunia Tanpa Tuhan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Baca 10 detik
  • MD Entertainment meluncurkan serial komedi satir "Dunia Tanpa Tuhan" berkolaborasi dengan Netflix, tayang perdana 18 Februari 2026.
  • Serial ini berformat hibrida, tayang simultan di MDTV dan Netflix, mengusung fokus kualitas per musim, bukan episode tak terbatas.
  • Cerita berlatar pinggiran Jakarta menyoroti konflik sosial akibat seorang kaya baru yang mengaku wali sakti setelah hidup kembali.

Suara.com - MD Entertainment melalui kanal MDTV kembali memperkuat kolaborasinya dengan raksasa streaming Netflix lewat peluncuran serial drama terbaru bertajuk Dunia Tanpa Tuhan

Serial yang mengusung genre komedi satir ini dijadwalkan tayang perdana pada Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan hari pertama bulan suci Ramadan.

Produser sekaligus CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis untuk mengukuhkan posisi MDTV sebagai "TV Paling Drama". 

Berbeda dengan pola sinetron konvensional, serial ini mengusung format hybrid yang tayang di televisi dan platform OTT secara bersamaan.

"Kemitraan MDTV dengan Netflix adalah langkah inovatif agar konten inspiratif bisa dinikmati secara fleksibel," kata Manoj Punjabi dalam acara jumpa pers yang digelar di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Februari 2026, 

"Kami ingin mengubah pola bahwa tidak harus ratusan episode tanpa henti, tapi kita fokus pada kualitas per musim. Harapan saya, Dunia Tanpa Tuhan bisa menjadi ikon baru seperti serial Friends di luar pinggir" sambungnya.

Konferensi pers series Dunia Tanpa Tuhan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Konferensi pers series Dunia Tanpa Tuhan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Sinopsis: Ironi Iman di Pinggiran Jakarta

Berlatar di sebuah kampung pinggiran Jakarta, Dunia Tanpa Tuhan menyoroti kehidupan Oki (Oki Rengga) dan Lolox (Lolox), dua perantau asal Medan yang terjebak dalam carut-marut sosial. Pusaran kekacauan dipicu oleh Jahal (Opi Kumis), seorang orang kaya baru yang sombong.

Konflik memuncak saat Jahal mengalami "kematian" absurd karena tersedak biji durian, didiagnosis mati hingga hendak dikafani, namun mendadak hidup kembali. 

Baca Juga: Sinopsis Film Mandarin The Lost Bladesman, Kisah Epik Jenderal Pemberani Guan Yu

Bukannya bertobat, Jahal justru memanfaatkan momen tersebut dengan mengaku sebagai wali sakti untuk menipu warga yang haus akan harapan instan. 

Di tengah kegilaan itu, hadir pula tokoh ahli agama (Ali Syakieb) dan sisi romansa yang melibatkan karakter yang diperankan Amanda Rawles.

Tantangan Aktor Film Masuk ke Layar Kaca

Oki Rengga dalam nferensi pers series Dunia Tanpa Tuhan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Oki Rengga dalam nferensi pers series Dunia Tanpa Tuhan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Bagi Oki Rengga, serial ini menjadi debutnya di dunia sinetron setelah lama berkecimpung di layar lebar.

Komedian berkepala plontos ini mengaku sempat mengalami demam karena kesulitan menyesuaikan teknik akting film yang minimalis ke gaya sinetron yang ekspresif.

"Secara teknis aku kaget. Di film sehari maksimal enam scene, di sini bisa 20 scene. Tantangan terbesarnya adalah ekspresi. Di film kita main natural, tapi di sinetron sutradara minta ekspresi lebih besar. Aku sempat tiga hari demam mikirin cara kaget yang pas buat format TV," ungkap Oki sambil tertawa.

Senada dengan Oki, Lolox yang menjadi rekan duetnya sejak merantau dari Medan, merasa bersyukur bisa satu bingkai dalam proyek panjang ini. 

"Kami sudah tinggal bareng dari belum punya apa-apa. Bisa main bareng di serial MD ini mimpi yang jadi kenyataan. Meskipun syutingnya intens, tim produksi sangat memperhatikan kesehatan kami dengan batas waktu syuting maksimal jam 12 malam," tambah Lolox.

Satire yang Berani Mempertanyakan Keberadaan Tuhan

Konferensi pers series Dunia Tanpa Tuhan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Konferensi pers series Dunia Tanpa Tuhan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Lebih dari sekadar tontonan komedi, serial ini memiliki kedalaman narasi yang cukup berani dalam menyentil isu akidah. Oki Rengga menceritakan adanya pergolakan batin saat harus melontarkan dialog-dialog yang mempertanyakan keberadaan Tuhan.

"Karakterku di sini adalah manusia yang tidak kenal Tuhan. Ada dialog seperti, 'Mana Tuhan? Kalau memang ada kenapa aku enggak ditolong?'. Itu berat banget di hati, sempat kepikiran, tapi pesannya adalah menunjukkan bahwa meski manusia merasa Tuhan absen, pada akhirnya Tuhanlah yang menolong," jelas Oki.

Kekuatan cerita juga didukung oleh kehadiran aktor senior Eza Yayang yang keluar dari zona nyaman karakter protagonisnya yang ikonik. Di sini, dia memerankan Abdul, sosok yang menghasut orang lain untuk meninggalkan agama.

"Saya pengin banget dapet peran yang 'hancur' banget, enggak punya hati. Di sini saya bisa bilang ke lawan main, 'Ngapain salat?' Itu tantangan baru setelah sembilan tahun di karakter sebelumnya," tutur Eza.

Sementara itu, komedian kawakan Opie Kumis yang memerankan tokoh antagonis Jahal, menyebut skenario serial ini sangat kuat hingga ia rela melegalkan proyek lain demi fokus di sini. 

"Ini film pertama yang saya rasa bini saya bakal nimpuk TV pas nonton. Karakter Jahal ini brengseknya bukan main. Lucunya dapet, tapi ngerinya juga ada," seloroh Opie dengan gaya pantun khasnya.

Dunia Tanpa Tuhan akan hadir menemani waktu berbuka puasa setiap hari pukul 18.00 WIB di MDTV dan dapat diakses secara global melalui Netflix. 

Dengan sentuhan sutradara yang peka terhadap isu sosial, serial ini diharapkan tidak hanya menghibur namun menjadi refleksi bagi masyarakat tentang bahaya pragmatisme yang menggerus nilai-nilai kemanusiaan dan iman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI