Viral Mobil Pejabat Pelat RI 36 Lewati Macet dengan Pengawalan, Tompi Membela: Pantas Lah!

Jum'at, 10 Januari 2025 | 16:29 WIB
Viral Mobil Pejabat Pelat RI 36 Lewati Macet dengan Pengawalan, Tompi Membela: Pantas Lah!
Penyanyi Tompi ketika ditemui saat acara perilisan single dan film pendek terbaru Andien Aisyah 'Selamat Jalan Kekasihku' di Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (28/5/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Dokter spesialis operasi plastik Teuku Adifitrian, atau yang akrab disapa Tompi, turut menanggapi kasus mobil dinas menteri berpelat RI 36 yang menerobos kemacetan dengan pengawal arogan.

Ketika banyak pihak yang kontra, dokter Tompi justru membela pejabat tersebut. Menurutnya, pengawalan terhadap menteri yang sedang dalam perjalanan dinas merupakan hal penting.

Penampakan mobil pelat nomor RI 36. [X]
Penampakan mobil pelat nomor RI 36. [X]

"Gue kurang paham ama orang-orang yang komplain dengan pejabat (menteri, presiden, wapres, atau gub dll) yang kalo di jalan pake pengawal yang ngebuka jalan," tuturnya dalam cuitan, Kamis (9/1/2025).

Laki-laki yang juga berprofesi sebagai penyanyi itu ingin publik melihatnya dari dua sisi supaya berimbang.

"Menurut gue, kalo itu dilakukan dalam melaksanakan tugas rasanya pantas lah. Agenda sebegitu banyak, tanpa pengawalan begitu waktu habis di jalan," sambungnya.

Pelantun lagu Sedari Dulu itu menambahkan, "Kecuali agenda pribadi mau leyeh-leyeh karaokean."

Tompi menegaskan bahwa pengawalan terhadap pejabat bertujuan supaya pejabat tidak telat. Pasalnya, mereka memiliki agenda yang sangat padat setiap hari,

"Terus kalo mereka telat sampe lokasi, naik lagi tweet 'kalo pejabat suka telat!" sindirnya kepada warganet.

"Saya beberapa kali meeting ada acara yang berhubungan sama beliau-beliau itu, gila sih agendanya. Badan rontok. Terlepas dari berhasil enggaknya yang dikerjain, mereka beneran berusaha kerja," tegas Tompi.

Baca Juga: Sentuh 3 Digit, Intip Beda Biaya Transplantasi Rambut Kevin Aprilio dan Desta

Laki-laki 46 tahun itu mengakui bahwa dulunya ia juga kesal jika diminta untuk minggir oleh pengawal pejabat, tetapi kini ia memahami alasannya.

"Dulu gue juga kalo di jalan, mereka lewat. Setelah dipikir-pikir, harusnya malah gue melipir kasih jalan biar mereka lekas nyampe kerja bener. Kalo uda begitu nggak bener, baru kita serang wkwkwk," tandasnya.

Rupanya, kolom komentar cuitan Tompi banyak yang tetap tidka setuju dengan cara pengawalan tersebut.

"Gue termasuk yang nggak setuju pejabat buka jalan saat macet. Argumennya sederhana dok, kalau managemen waktunya bagus, mestinya mereka bisa tertib tepat waktu," kata seorang warganet.

"Sebetulnya kalo nggak mau kena macet bisa pake ojol atau naik LRT, MRT atau Transjakarta. Banyak pilihan sih asal gengsi mau diturunin," saran warganet lain.

"Kalo pas jam sibuk ok lah, bisa dimengerti. Tapi kalo sore ke malam dan kelihatan arah pulang, itu gw gak bisa terima sih mereka minta didahulukan," kata warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI