Film 'Madina': Kemana Penyintas Kekerasan Seksual Berlari?

Sumarni | Yulia Rosdiana Putri | Suara.com

Selasa, 21 Januari 2025 | 09:13 WIB
Film 'Madina': Kemana Penyintas Kekerasan Seksual Berlari?
Film Madina (2023) yang ditayangkan di Alternativa Film Awards and Festival di Yogyakarta, 24 November 2024 (Instagram/madinamovie)

Suara.com - Yang telah direnggut tak bisa dikembalikan. Pemerkosa tetap Pemerkosa, yang diperkosa tetap Yang Diperkosa.

Kutipan dari cerita pendek Azul Maya karya Laksmi Pamuntjak ini selaras dengan pantulan realitas yang disampaikan oleh film MadinaRealitas yang tersirat untuk disangkal, bahwa 'rumah' adalah tempat pelarian paling aman bagi manusia.

Namun, baik Indonesia dengan ketidakmampuan memisahkan agama dan politik; serta Kazakhstan dengan kebanggaan atas sekularisme masih dibuat tidak berdaya dengan 'kekerasan seksual'. Para penyintas--para korban, masih meraba-raba ke mana mereka harus berlari.

Poster film Madina (2023) (Instagram/madinamovie)
Poster film Madina (2023) (Instagram/madinamovie)

Madina bisa dibilang tayangan yang spesial dalam Alternativa Film Awards and Festival (AFAF) 2024 di Yogyakarta, Indonesia. Film berdurasi satu jam 17 menit ini mewakili tanah kelahiran AFAF, Kazakhstan.

Datang dari Asia Tengah, Madina memvisualisasikan topik yang sejatinya tidak baru. Perempuan sebagai penyintas kekerasan seksual, kuasa laki-laki atas tubuh perempuan, batas emosi yang besar dengan anggota keluarga, hingga pekerjaan yang tidak menjanjikan.

Problema-problema tersebut dikemas dalam bengisnya musim dingin di Kazakhstan. Titik ini lah yang kemudian menempatkan Madina sebagai sebuah sinema yang menguras emosi secara perlahan, dengan cara yang dingin dan tidak tertahankan.

Penonton akan dibawa masuk ke dalam tubuh berkecamuk dari seorang perempuan bernama Madina. Seorang ibu dengan satu anak perempuan, seorang cucu yang mengabdi atas emosi tidak stabil neneknya, hingga seorang kakak bagi pria tidak banyak bicara yang hanya ingin menghasilkan uang.

Bagi Madina, pernikahan bukan lah jaminan. Kekerasan yang diterima dari ayah putrinya menyisakan trauma pada tubuhnya, tubuh yang tidak dibuat girang dan makmur oleh sentuhan laki-laki lain.

Saat seorang pria mapan beristri muncul, Madina mencoba menyerahkan tubuhnya demi meredakan sedikit penderitaan finansial keluarga. Namun kehangatan harta menolak menjadi rumah pelarian baginya, meski semu dan sementara.

Adegan dalam film Madina (Tokyo International Film Festival)
Adegan dalam film Madina (Tokyo International Film Festival)

Rutinitas Madina adalah rutinitas seorang pencari nafkah. Ia menari untuk mengobati tamu-tamu pria yang jenuh di malam hari. Kala pagi dan siang, ia hanya seorang guru yang berdansa bersama para perempuan yang mencari penghiburan dan pelarian.

Tetapi pelarian mereka bukan pelarian Madina. Tarian yang diajarkan, disalahpahami sebagai gerakan erotis yang berujung pada kekerasan baru yang diterima Madina.

Visualisasi yang menarik di sini adalah bagaimana timpangnya pandangan antara perempuan dan laki-laki. Kesenangan perempuan seringkali menjadi bakal bagi laki-laki untuk merendahkan, mengobjektifikasi, dan melakukan kekerasan.

Laki-laki menempatkan diri mereka sebagai makhluk yang memiliki kuasa atas perempuan, terutama tubuh perempuan. Sementara perempuan 'dipaksa' untuk menempatkan diri sebagai seorang 'penerima', dan begitu lah yang dilakukan oleh Madina kala itu.

Tanpa protes, Madina pulang ke rumah dan berlari ke pelukan buah hatinya. Namun putrinya yang baru berusia dua tahun bertanya soal luka yang ada di wajahnya dan Madina pun menangis.

Ia tidak menangis untuk dirinya sendiri, atau goresan yang merusak kesempurnaan wajahya. Ia menangis untuk putrinya, yang bahkan tidak memperoleh pengakuan secara hukum oleh ayahnya sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bird of A Different Feather: Mengoyak Tabir Pendidikan Inklusif dalam 95 Menit

Bird of A Different Feather: Mengoyak Tabir Pendidikan Inklusif dalam 95 Menit

Entertainment | Jum'at, 10 Januari 2025 | 16:13 WIB

Deretan Karya Sineas di Alternativa Film Awards and Festival 2024 yang Mencuri Perhatian Dunia

Deretan Karya Sineas di Alternativa Film Awards and Festival 2024 yang Mencuri Perhatian Dunia

Lifestyle | Jum'at, 06 Desember 2024 | 21:43 WIB

Kelahiran Alternativa untuk Komunitas dan Masa Depan Industri Film Indonesia

Kelahiran Alternativa untuk Komunitas dan Masa Depan Industri Film Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 06 Desember 2024 | 21:14 WIB

Alternativa Film Festival by Indrive Perdana Umumkan Pemenang Alternativa Film Awards 2024

Alternativa Film Festival by Indrive Perdana Umumkan Pemenang Alternativa Film Awards 2024

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 10:52 WIB

Perayaan Kreativitas: Alternativa Film Awards & Festival 2024 Dibuka Bersama Refleksi Hak-Hak Disabilitas

Perayaan Kreativitas: Alternativa Film Awards & Festival 2024 Dibuka Bersama Refleksi Hak-Hak Disabilitas

Entertainment | Senin, 25 November 2024 | 11:28 WIB

Alternativa Film Festival 2024 Gelar Pemutaran Gratis dan Industry Days

Alternativa Film Festival 2024 Gelar Pemutaran Gratis dan Industry Days

Entertainment | Selasa, 19 November 2024 | 13:18 WIB

Terkini

Siap-Siap, Bakal Hadir Film Spin-Off Kisah Cinderella

Siap-Siap, Bakal Hadir Film Spin-Off Kisah Cinderella

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Adik Aldi Taher Review Sang Kakak, Akui Sempat Malu hingga Ungkap Kerandoman sejak Kecil

Adik Aldi Taher Review Sang Kakak, Akui Sempat Malu hingga Ungkap Kerandoman sejak Kecil

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:40 WIB

Sinopsis They Will Kill You: Terjebak Ritual Sekte di Gedung Pencakar Langit

Sinopsis They Will Kill You: Terjebak Ritual Sekte di Gedung Pencakar Langit

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

Sinopsis Final Table: Drakor Baru Hong Hwa Yeon, Ahn Hyo Seop Bakal Jadi Chef

Sinopsis Final Table: Drakor Baru Hong Hwa Yeon, Ahn Hyo Seop Bakal Jadi Chef

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:00 WIB

Puluhan Mobil Pemudik Nyasar ke Tengah Sawah Usai Ikuti Arahan Google Maps

Puluhan Mobil Pemudik Nyasar ke Tengah Sawah Usai Ikuti Arahan Google Maps

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:42 WIB

Saling Sindir Soal Foto Lebaran di Konflik Anak, Ibunda Tasyi Athasyia Minta Maaf

Saling Sindir Soal Foto Lebaran di Konflik Anak, Ibunda Tasyi Athasyia Minta Maaf

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:35 WIB

Chef Juna Ikut Rayakan Lebaran, Pacar Tegaskan Agamanya

Chef Juna Ikut Rayakan Lebaran, Pacar Tegaskan Agamanya

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:06 WIB

Foto Richard Lee di Sel Bocor, Tim Kreatif Protes Keras dan Lapor Propam

Foto Richard Lee di Sel Bocor, Tim Kreatif Protes Keras dan Lapor Propam

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:59 WIB

Danur: The Last Chapter Raih 1 Juta Penonton, di Mana Nonton Film-Film Sebelumnya?

Danur: The Last Chapter Raih 1 Juta Penonton, di Mana Nonton Film-Film Sebelumnya?

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:30 WIB

Bangga Pamer Prestasi, Cindy Rizky Aprilia Dicemooh: Malu Sama Maissy

Bangga Pamer Prestasi, Cindy Rizky Aprilia Dicemooh: Malu Sama Maissy

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:18 WIB