Nikita Mirzani dan Doktif Dituding Peras Bos Skincare, Fitri Salhuteru: Tobat!

Ferry Noviandi, Adiyoga Priyambodo

Senin, 10 Februari 2025 | 21:00 WIB
Nikita Mirzani dan Doktif Dituding Peras Bos Skincare, Fitri Salhuteru: Tobat!
Fitri Salhuteru. [Suara.com/Rena Pangesti]

Suara.com - Laporan dugaan pemerasan terhadap beberapa pemilik skincare lokal sudah diproses penyidik Polda Metro Jaya. Nama-nama sekelas Dokter Detektif atau Doktif, Dokter Oky Pratama hingga Nikita Mirzani dan asistennya Mail Syahputra ikut dimintai keterangan buntut adanya laporan dari Dokter Reza Gladys.

Diduga, pemerasan dilakukan lewat ulasan buruk terhadap sebuah produk kecantikan dari para influencer. Pemilik skincare yang keberatan akan dimintai sejumlah uang saat mereka meminta influencer terkait menghapus ulasan negatifnya.

Kini, dugaan pemerasan berkedok ulasan negatif skincare itu ikut dikomentari Fitri Salhuteru. Sebagai sesama pelaku industri kecantikan, Fitri meminta Doktif dan kawan-kawan untuk bertaubat.

Nikita Mirzani dan Dokter Detektif alias Doktif bersama pengacar Fahmi Bachmid di Polda Metro Jaya pada Kamis (6/2/2025). [Suara.com/Tiara Rosana]
Nikita Mirzani dan Dokter Detektif alias Doktif bersama pengacar Fahmi Bachmid di Polda Metro Jaya pada Kamis (6/2/2025). [Suara.com/Tiara Rosana]

"Ya taubat aja lah," ujar Fitri Salhuteru, ditemui di kawasan BSD, Tangerang, Senin (10/2/2025).

Meski para influencer berlindung di balik Undang-Undang Konsumen, Fitri Salhuteru melihat tidak ada manfaat nyata dari konten-konten ulasan negatif terhadap produk skincare tertentu. Ditambah lagi, kini sudah tercium dugaan pemerasan di balik motif pembuatan konten semacam itu.

"Saya boleh ya, sebagai konsumen juga. Kalau mereka menggunakan Undang-Undang Konsumen, katanya boleh konsumen me-review, saya juga konsumen dan saya tidak merasa tertolong juga sama mereka. Apalagi, sekarang sudah ada laporan-laporan yang diduga review ini memeras," imbuh Fitri Salhuteru.

Mematikan lawan bisnis dengan cara seperti itu, dirasa Fitri Salhuteru juga tidak akan berdampak positif ke para pelakunya sendiri. Andai terbukti ada unsur pemerasan, konten ulasan skincare tentu bakal menimbulkan kemarahan besar di kalangan masyarakat.

"Kalau ini terbukti memang ada unsur pemerasan di dalamnya, berapa juta orang yang sudah dibohongin? Yang katanya untuk kepentingan masyarakat, ternyata untuk kepentingan kantongnya sendiri. Kan zalim itu," ucap Fitri Salhuteru.

Daripada berbuat curang, ada baiknya menurut Fitri Salhuteru untuk para pelaku industri skincare kembali bersaing sehat seperti sebelumnya. "Rezeki itu kan sudah Allah atur. Jadi, jangan zalim," kata Fitri Salhuteru mengimbau.

baca juga

Selebgram sekaligus pemilik skincare SS Skin, Shella Saukia jadi orang pertama yang mengungkap dugaan pemerasan terhadap beberapa pemilik skincare lewat konten ulasan produk bernada negatif. Lewat beberapa unggahan di Instagram, Shella menyebut nama Nikita Mirzani hingga dr Oky Pratama sebagai sosok yang bertanggung jawab di balik dugaan pemerasan itu.

Nikita Mirzani dan Mail Syahputra. (Instagram/mailsyahputra)
Nikita Mirzani dan Mail Syahputra. (Instagram/mailsyahputra)

Setelah Shella Saukia, dr Reza Gladys selaku pemilik produk skincare Glafidsya, muncul dengan diwakili pengacaranya, Julianus Paulus Sembiring. Ia membeberkan adanya laporan dugaan pemerasan terhadap Nikita Mirzani dan kawan-kawan sejak 3 Desember 2024 lalu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengungkap asisten Nikita Mirzani, Mail Syahputra melakukan pemerasan terhadap dr Reza Gladys sebesar Rp5 miliar.

Pada 13 November 2024, dr Reza Gladys menghubungi Mail dengan tujuan bersilaturahmi dengan Nikita Mirzani. Namun bukannya silahturahmi, dr Reza malah mendapat pengancaman.

Karena merasa takut, dr Reza Gladys mentransfer Rp2 miliar pada 14 November 2024. Pemberian uang tak berhenti sampai di situ. Pada 15 November, dr Reza kembali memberikan uang tunai sebesar Rp2 miliar, sehingga totalnya Rp4 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mail Asisten Nikita Mirzani Peras dr Reza Gladys hingga Rp5 Miliar

Mail Asisten Nikita Mirzani Peras dr Reza Gladys hingga Rp5 Miliar

Entertainment | Senin, 10 Februari 2025 | 20:00 WIB

Nikita Mirzani Sindir Fitri Salhuteru Tantrum Gara-Gara Kurang Kasih Sayang Suami

Nikita Mirzani Sindir Fitri Salhuteru Tantrum Gara-Gara Kurang Kasih Sayang Suami

Entertainment | Senin, 10 Februari 2025 | 19:30 WIB

Beredar Rekaman Suara Lolly Ngaku Nyesal Pacaran dengan Vadel Badjideh, Netizen: Itu Mah Buatan AI

Beredar Rekaman Suara Lolly Ngaku Nyesal Pacaran dengan Vadel Badjideh, Netizen: Itu Mah Buatan AI

Entertainment | Senin, 10 Februari 2025 | 18:45 WIB

Pesan Fitri Salhuteru untuk Lolly Usai Damai dengan Nikita Mirzani: Ini Jadi Ujian Hidup yang Berat

Pesan Fitri Salhuteru untuk Lolly Usai Damai dengan Nikita Mirzani: Ini Jadi Ujian Hidup yang Berat

Entertainment | Senin, 10 Februari 2025 | 17:45 WIB

Mulai Baikan, Nikita Mirzani Pamer Foto Saat Video Call Lolly

Mulai Baikan, Nikita Mirzani Pamer Foto Saat Video Call Lolly

Entertainment | Senin, 10 Februari 2025 | 18:15 WIB

Nikita Mirzani Damai dengan Lolly, Fitri Salhuteru: Tak Ada yang Istimewa, Memang Seharusnya Begitu

Nikita Mirzani Damai dengan Lolly, Fitri Salhuteru: Tak Ada yang Istimewa, Memang Seharusnya Begitu

Entertainment | Senin, 10 Februari 2025 | 17:30 WIB

Terkini

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

×