Ada Dua Sertifikat, Tanah Warisan Ayah Uya Kuya Dikuasai Developer

Yohanes Endra, Rena Pangesti

Senin, 24 Februari 2025 | 14:55 WIB
Ada Dua Sertifikat, Tanah Warisan Ayah Uya Kuya Dikuasai Developer
Potret Uya Kuya (Instagram/king_uyakuya)

Suara.com - Uya Kuya menghadapi mafia tanah, serupa dengan Ashanty. Tanah warisan ayahnya, Nararya Sutrasno di kawasan Sawangan, Depok, tiba-tiba memiliki dua sertifikat.

Pertama, sertifikat tersebut tentu dipegang keluarga Uya Kuya. Satu lagi, berada di tangan orang lain yang tak diketahui suami Astrid Kuya tersebut.

Uya Kuya saat ditemui di gedung DPR RI di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025). [Suara.com/Tiara Rosana]
Uya Kuya saat ditemui di gedung DPR RI di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025). [Suara.com/Tiara Rosana]

"Saya bingung, kenapa negara ini? Kita punya sertifikat bisa dikuasai orang lain dan double, double," kata Uya Kuya ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan belum lama ini.

Uya Kuya menerangkan, tanah warisan ayahnya tersebut kini dikuasai pihak pengembang. Bahkan bisa sampai melayangkan tuntutan ke Badan Pertahanan Negara (BPN).

"Tanahnya sudah ada sertifikat hak milik, tiba-tiba dikuasai salah satu developer, gue lupa namanya," ucap Uya Kuya.

"Lucunya, mereka bisa menuntut BPN dan sebagainya," imbuh artis 49 tahun tersebut.

Maka dari itu, Uya Kuya yang juga merasa memiliki hak atas warisan ayahnya tersebut berupaya memperjuangkan.

"Janji saya adalah, saya akan mengurus kasus tanah bapak saya di Sawangan. Karena saya yakin, yang terlibat ada oknum-oknum," jelas Uya Kuya.

Perjuangan Uya Kuya ini bukan hanya untuk dirinya, tapi juga mereka yang bernasib sama.

baca juga

"Mafia, mafia apapun makin marak, jadi kita harus berantas dari negara tercinta ini," kata Uya Kuya.

Uya Kuya. [Instagram/king_uyakuya]
Uya Kuya. [Instagram/king_uyakuya]

Artis yang kini duduk sebagai wakil rakyat tersebut pun mengajak masyarakat untuk turut campur mewaspadai masalah ini.

"Kita harus berani bersuara. Kadang kita merasa bukan kita yang kena masalah, biarlah itu masalah orang lain," kata Uya Kuya.

"Tapi kalau suatu saat elu ada di permasalahan itu, siapa yang akan ada di belakang elu? Intinya sih gitu," imbuh Uya Kuya mengakhiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uya Kuya Diintimidasi Gara-Gara Bertemu dr Reza Gladys dan Shella Saukia di Gedung DPR

Uya Kuya Diintimidasi Gara-Gara Bertemu dr Reza Gladys dan Shella Saukia di Gedung DPR

Entertainment | Minggu, 23 Februari 2025 | 10:00 WIB

Usai Pagar Laut, Menteri Nusron Wahid Ditantang Usut Mafia Tanah di Daerah Diduga Libatkan Konglomerat

Usai Pagar Laut, Menteri Nusron Wahid Ditantang Usut Mafia Tanah di Daerah Diduga Libatkan Konglomerat

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 17:25 WIB

Pengusaha H Alim Diduga Mafia Tanah Proyek Tol, Fotokopi HGU hingga Dokumen Rapat Disita Jaksa

Pengusaha H Alim Diduga Mafia Tanah Proyek Tol, Fotokopi HGU hingga Dokumen Rapat Disita Jaksa

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 14:57 WIB

Uya Kuya Tak Terima Dituduh Bantu Shella Saukia Ngadu ke DPR RI: Haram Buat Gue

Uya Kuya Tak Terima Dituduh Bantu Shella Saukia Ngadu ke DPR RI: Haram Buat Gue

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 20:20 WIB

Nikita Mirzani cs Dituding Bawa-Bawa Nama DPR dan BPOM Saat Memeras Bos-Bos Skincare

Nikita Mirzani cs Dituding Bawa-Bawa Nama DPR dan BPOM Saat Memeras Bos-Bos Skincare

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 09:30 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×