Suara.com - Pernyataan Halilintar Anofial Asmid, ayah Thariq Halilintar dan Atta Halilintar soal mertua bersentuhan dengan menantu tak membatalkan wudhu tengah menjadi perdebatan.
Hal ini bermula dari video Thariq Halilintar bersama Aaliyah Massaid berkunjung ke rumah kedua orangtuanya. Saat bertemu Halilintar Anofial Asmid, anak mendiang Adjie Massaid itu langsung menjabat dan mencium tangan ayah mertuanya.
Pada momen itu, ayah Thariq Halilintar lantas mengatakan dirinya sudah berwudhu tetapi tak batal meskipun telah bersentuhan dengan menantu perempuannya tersebut.
"Ini Abi sudah wudhu mau sholat dzuhur, tapi sama dia (Aaliyah) gak batal," ujar ayah Thariq Halilintar dilansir dari TikTok @genhalilintar, Minggu (2/3/2025).
Pernyataan itu lantas menjadi perdebatan, karena ada yang beranggapan wudhu ayah mertua Aaliyah Massaid seharusnya batal dan ada pula yang beranggapan wudhunya tak batal.

Faktanya, mertua bersentuhan dengan menantu atau sebaliknya tak akan membatalkan wudhu.
Karena berdasarkan mazhab Syafi'i, mertua adalah mahram yang berlaku selamanya. Mahram berarti haram untuk dinikahi sehingga diperbolehkan bersentuhan dengan menantu.
Kecuali, adik ipar atau kakak ipar. Mereka termasuk golongan mahram sementara sehingga bersentuhan dengan mereka bisa membatalkan wudhu.
Di samping itu, bersentuhan kulit dengan mertua tak membatalkan wudhu karena hubungan kekerabatan yang diakui oleh syariat (mu'tabar) dan juga permanen (muabbad).
Sedangkan, bersentuhan kulit secara langsung dengan orang yang memiliki kekerabatan dekat tidak membatalkan wudhu.