"Meskipun pahit dan resiko diserang netizen, kebenaran harus diungkap," imbuh Andre Rosiade.
Andre bahkan mempersilakan siapapun untuk lapor polisi agar barang bukti dan saksi dapat dihadirkan di pengadilan.
Andre Rosiade ingin membuktikan bahwa dirinya tidak berbohong, apalagi menyebar hoaks.
"Yang tidak puas silakan cek aja ke rumah sakit atau minta PSSI ungkap hasil MRI-nya. Tidak boleh ada pemain yang merasa lebih besar dari pada Timnas," ujar Andre.
Akibat tuduhan Andre kepada salah satu pemain Timnas Indonesia, nama Pratama Arhan ikut tercoreng.
Andre Roside mendapat tudingan balik apabila tidak terima karena Pratama Arhan tak lagi dipilih untuk bermain bersama Timnas Indonesia.
Padahal melihat reaksi Arhan, ia sangat mendukung rekan-rekannya berjuang membawa nama Tanah Air.
"Punya masalah apa sih mertuamu?" tanya akun @yofan***.
"Mantunya aja nerima eh mertuanya tantrum Arhan gak masuk DSP," sahut akun @karebet***.
"Kasihan keren gini jadi mantunya Andre," sindir akun @orgilbeh***.
Namun tidak sedikit pula yang memberikan dukungannya untuk Pratama Arhan agar tak terpengaruh kritik terhadap sang mertua.
"Arhan jangan baca komenan yang menuntut kamu untuk menegur mertua kamu dan istrimu tidak tau apapun tentang postingan itu," komentar akun @nurhay***.
"Tetap semangat @pratamaarhan8 @azizahsalsha_," ujar akun @92devilis***.
Di sisi lain, Andre Rosiade kuat diduga menyindir Mees Hilgers yang pulang ke Belanda sebelum Timnas Indonesia melawan Australia karena cidera.
Sejumlah tokoh publik pun membela Mees Hilgers, sebut saja dr Tirta dan Mamat Alkatiri.
Menurut dr Tirta, Mees Hilgers rentan mengalami dehidrasi dan kram akibat kelembapan tinggi di Indonesia.
Perjalanan Mees Hilgers dari Belanda ke Australia yang berbeda iklim juga akan memengaruhi kondisi fisiknya.
Sedangkan Mamat Alkatiri meminta Andre Rosiade yang disebutnya "Bapak Anggota DPR terhormat" untuk fokus pada pekerjaannya.
Komika asal Fakfak, Papua Barat tersebut berharap Andre Rosiade tidak memecah belah dan mem-framing pemain.
Bahkan Mamat berharap Andre tidak menonton pertandingan sepakbola lagi apabila tetap bersikap demikian.
Kontributor : Neressa Prahastiwi