Suara.com - Anak bungsu almarhum Ray Sahetapy, Raya Sahetapy mengungkap kenangannya bersama sang ayah semasa hidup.
Menurut anak keempat Ray Sahetapy dan Dewi Yull tersebut, karakter asli sang ayah berbeda dengan imejnya sebagai seorang aktor.
Bila di film Ray tampak selalu tegas dan bengis, ternyata almarhum cukup hangat dan dekat dengan anak-anaknya.
Raya pribadi menyukai sisi ayahnya yang berwawasan luas dan senang berdiskusi.
Hal ini disampaikan Raya Sahetapy saat ditemui di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat tempat jenazah Ray Sahetapy disemayamkan pada Kamis (3/4/2025) malam.
"Kalau di televisi kan terlihatnya tegas, tapi kalau sebagai orangtua sangat diplomasi juga sama anaknya, sangat terbuka lewat diskusi, pasti berdiskusi dari apa itu politik, seni, segala macam diskusi. Beliau orangnya membebaskan tapi diarahkan," kata Raya Sahetapy kepada wartawan.
Lelaki 24 tahun tersebut juga mengatakan hubungannya cukup dekat dengan sang ayah.
Meskipun sudah tinggal terpisah sejak kecil karena Ray Sahetapy dan Dewi Yull bercerai, namun sang aktor masih tetap menemani anaknya di setiap momen.
"Sama anak-anak, mungkin teman-teman tahu, ayah dan ibu berpisah, tapi hubungan dengan kami selalu baik. Banyak momen juga sama ayah," ungkap Raya Sahetapy.
"Sering liburan bareng, beberapa kali liburan, kayak ke Bali. Setiap saya ada pertandingan boxing beliau pasti datang," ucapnya menyambung.
Selain itu, yang menarik adalah Ray Sahetapy bahkan gemar bermain playstation alias PS bersama anak laki-laki-lakinya.
Raya Sahetapy bahkan menganggap ayahnya bak teman baiknya.
"Banyak. Sama ayah kayak teman baik. Main PS bareng, diskusi, kan beliau juga wawasannya luas, jadi setiap kali saya nanya apapun beliau bisa jawab. Walaupun secara frekuensi ya tidak terlalu sering ketemu, tetapi kualitasnya bagus," kata dia.
Lebih lanjut, Raya Sahetapy mengaku bangga memiliki Ray Sahetapy sebagai ayah. Selain almarhum merupakan aktor legenda, namun sifat baik Ray menjadi panutan bagi anak-anaknya.
"Kalau sebagai aktor, tentu saya bangga. Tapi saya lebih bangga dia bisa bersosialisasi di kehidupan sehari-hari sih sebenarnya," ucapnya.
![Anak almarhum Ray Sahetapy, Surya Sahetapy tiba di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat tempat sang ayah disemayamkan pada Kamis (3/4/2025). [Suara.com/Tiara Rosana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/04/04/62633-anak-ray-sahetapy-surya-sahetapy.jpg)
"Beliau enggak pernah memandang kelas sosial, semua orang harus setara. Saya lebih melihat gimana ayah di kehidupan sehari-hari hal-hal positifnya sih," imbuh Raya.
Sebagaimana diketahui, Ray Sahetapy meninggal dunia di usia 68 tahun pada Selasa (1/4/2025) sekira pukul 21.04 WIB. Sang aktor berpulang saat tengah dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Bintang film The Raid tersebut meninggal dunia usai berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya.
Sejak 2017 lalu dia terkena diabetes. Lalu pada 2023 Ray mengalami serangan stroke. Sebelum meninggal, Ray Sahetapy sempat dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama satu bulan.
Ray Sahetapy disemayamkan di rumah duka sejak Selasa. Hari ini, Jumat (4/4/2025) jenazah sang aktor telah disalatkan di Masjid Istiqlal dan tengah menuju TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan untuk dimakamkan.
Ray Sahetapy merupakan aktor legendaris Indonesia yang selalu memerankan karakter kuat di film.
Ia sampai beberapa kali masuk nominasi Festival Film Indonesia (FFI) atau Piala Citra. Lewat film The Raid, dia menang untuk katetori Pemeran Pendukung Pria Terbaik di ajang Indonesian Movie Actor Award.
Kepiawaiannya dalam berakting bahkan sampai dilirik industri Hollywood.