Susi Pudjiastuti: Perusahaan Negara Boleh Rusak Laut Milik Negara?

Yohanes Endra, Adiyoga Priyambodo

Minggu, 08 Juni 2025 | 12:38 WIB
Susi Pudjiastuti: Perusahaan Negara Boleh Rusak Laut Milik Negara?
Susi Pudjiastuti meminta Bahlil Lahadalia untuk menyudahi pertambangan nikel di Raja Ampat. (Instagram/susipudjiastuti115)

Suara.com - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti ikut menaruh perhatian terhadap dampak kerusakan alam imbas penambangan nikel di Raja Ampat.

Apalagi setelah mengetahui peran PT Antam di balik proyek penambangan tersebut, Susi Pudjiastuti tak tahan untuk tidak melayangkan kritik.

"Terus karena perusahaan milik negara, boleh merusak laut milik negara?" tanya Susi di unggahan akun X pribadinya, Sabtu, 7 Juni 2025.

Susi Pudjiastuti, yang pernah berjuang sekuat tenaga menjaga ekosistem dan kedaulatan laut RI, tegas meminta Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, untuk menyudahi pertambangan nikel di Raja Ampat.

Bahlil Lahadalia, yang mengaku belum bergabung dengan pemerintahan saat izin penambangan terbit di 2017, dituntut Susi Pudjiastuti untuk berani mengambil tindakan tegas.

"Sekarang sudah (masuk kabinet), ayo segera hentikan!" seru Susi di unggahan X lain.

Raja Ampat adalah salah satu destinasi wisata Indonesia yang juga berpotensi mengangkat perekonomian negara.

Susi Pudjiastuti pun berharap, pemerintah kali ini mau mendengar suara rakyat yang mendukung pencabutan izin tambang nikel di Raja Ampat.

"Ternyata ada empat lagi perusahaan tambang swasta. Kalau perusahaan swasta dan perusahaan negara boleh merusak lingkungan Raja Ampat yang sudah diakui dunia keindahannya, kenapa rakyat tidak boleh menjaga keindahannya?" tanya Susi.

baca juga

Susi Pudjiastuti bahkan ikut memohon ke Presiden Prabowo Subianto untuk menyudahi kegiatan penambangan di Raja Ampat, yang kabarnya juga sudah mulai mencemari ekosistem laut di sekitar lokasi.

"Pak Presiden @prabowo, mohon dengan sangat hentikan semua penambangan di sekitar Raja Ampat," pinta Susi.

Cerita kerusakan alam Raja Ampat pertama dibagikan oleh organisasi pemerhati lingkungan Greenpeace, lewat sebuah unggahan di akun Instagram mereka baru-baru ini.

"The Last Paradise. Satu per satu keindahan alam Indonesia dirusak dan dihancurkan, hanya demi kepentingan sesaat dan golongan oligarki serakah," keluh Greenpeace dalam keterangan unggahannya.

Sebelum masuk ke Raja Ampat, pertambangan nikel yang jadi bagian program hilirisasi disebut Greenpeace sudah meninggalkan kerusakan di berbagai tempat.

"Hilirisasi nikel, yang digadang-gadang sebagai jalan menuju energi bersih, telah meninggalkan jejak kehancuran di berbagai tempat, dari Sulawesi hingga Maluku," papar Greenpeace.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kini Terancam Akibat Tambang Nikel, Cinta Laura Sempat Promosikan Raja Ampat di Cannes Film Festival

Kini Terancam Akibat Tambang Nikel, Cinta Laura Sempat Promosikan Raja Ampat di Cannes Film Festival

Entertainment | Minggu, 08 Juni 2025 | 11:27 WIB

Mamat Alkatiri Sudah Lama Peringatkan Soal Aktivitas Tambang di Raja Ampat: Dulu Saya Kena Maki

Mamat Alkatiri Sudah Lama Peringatkan Soal Aktivitas Tambang di Raja Ampat: Dulu Saya Kena Maki

Entertainment | Minggu, 08 Juni 2025 | 10:18 WIB

Selamatkan Ekosistem Bekas Tambang Nikel di Raja Ampat dengan Rehabilitasi Holistik

Selamatkan Ekosistem Bekas Tambang Nikel di Raja Ampat dengan Rehabilitasi Holistik

News | Minggu, 08 Juni 2025 | 08:31 WIB

Pulau Gag Bergejolak: Pemerintah Hentikan Sementara Tambang Nikel di Raja Ampat

Pulau Gag Bergejolak: Pemerintah Hentikan Sementara Tambang Nikel di Raja Ampat

Video | Minggu, 08 Juni 2025 | 07:27 WIB

Menteri ESDM "Kabur" Lewat Pintu Belakang saat Demo di Papua: Massa Teriak Bahlil Penipu!

Menteri ESDM "Kabur" Lewat Pintu Belakang saat Demo di Papua: Massa Teriak Bahlil Penipu!

Video | Minggu, 08 Juni 2025 | 11:12 WIB

Terkini

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:18 WIB

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Video | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Review Norm: The Tale of Norm Macdonald, Harga Sebuah Lelucon yang Dikenang

Review Norm: The Tale of Norm Macdonald, Harga Sebuah Lelucon yang Dikenang

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kamera 50MP dengan OIS, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Kebutuhan Kreator Konten

Kamera 50MP dengan OIS, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Kebutuhan Kreator Konten

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:50 WIB

9 Rekomendasi Sunscreen Lokal yang Tidak Bikin Sumuk saat Cuaca Panas Lembap

9 Rekomendasi Sunscreen Lokal yang Tidak Bikin Sumuk saat Cuaca Panas Lembap

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Opsi Air Purifier AZKO Mulai Rp 300 Ribuan: Solusi Udara Bersih dan Segar Tanpa Bikin Kantong Jebol

Opsi Air Purifier AZKO Mulai Rp 300 Ribuan: Solusi Udara Bersih dan Segar Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Menuju Honda Bikers Day 2026, Menikmati Alam Jateng di atas Honda ADV160

Menuju Honda Bikers Day 2026, Menikmati Alam Jateng di atas Honda ADV160

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Investor Pasar Modal NTT Tembus 292 Ribu, Anak Muda Mendominasi

Investor Pasar Modal NTT Tembus 292 Ribu, Anak Muda Mendominasi

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:25 WIB

×