Tak Semua Orang Peduli Lingkungan, Cinta Laura Pilih Pendekatan Sosial Soal Tambang Nikel Raja Ampat

Yazir F, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 12 Juni 2025 | 22:16 WIB
Tak Semua Orang Peduli Lingkungan, Cinta Laura Pilih Pendekatan Sosial Soal Tambang Nikel Raja Ampat
Cinta Laura [Instagram/claurakiehl]

Suara.com - Cinta Laura membuat kampanye yang menarik dalam menyuarakan penolakannya terhadap praktek pertambangan di Raja Ampat.

Bukan mengangkat dari sisi kerusakan lingkungan, Cinta Laura justru mengangkat cerita tentang keluhan seorang anak Raja Ampat yang hidupnya berubah setelah proyek tambang dibuka di sana.

"Kami melihat sendiri bagaimana pohon ditebang, air berubah hitam, langit berubah berdebu," keluh seorang anak dalam video yang Cinta unggah ulang di Instagram baru-baru ini.

Sang anak juga mempertanyakan bagaimana lahan tambang bisa dibuka di tanah yang sudah sejak lama punya makna sakral bagi mereka.

"Kami tak mengerti, mengapa tambang boleh masuk ke tanah adat, ke tempat yang disucikan oleh leluhur kami?" keluhnya.

Cinta Laura pun memberi penjelasan kenapa pendekatan dari sisi kemanusiaan ia pilih dalam mengkampanyekan penolakan proyek tambang di Raja Ampat.

Hadir sebagai narasumber dalam podcast Daniel Mananta, Cinta Laura mengatakan bahwa bisa saja dia menyajikan fakta tentang pentingnya menjaga ekosistem laut Raja Ampat.

"Aku bisa aja menggunakan fakta-fakta sains dan mengatakan 75 persen spesies perairan itu ada di Raja Ampat," kata Cinta dalam video yang tayang di YouTube hari ini, Kamis, 12 Juni 2025.

Namun, Cinta Laura pesimis pendekatan dari sisi kerusakan lingkungan Raja Ampat bisa menggerakan nurani publik untuk membantu menyuarakan penolakan.

baca juga

Seingat Cinta Laura, sudah banyak pegiat lingkungan di Indonesia yang kampanyenya tidak berbuah hasil positif.

"Itu tidak akan kena ke masyarakat, karena tidak semua orang peduli lingkungan. Tidak semua orang juga bisa mengerti isu ini dari segi teknis," jelas Cinta.

Cinta Laura Geram Raja Ampat Dieksploitasi (Instagram)
Cinta Laura Geram Raja Ampat Dieksploitasi (Instagram)

Sedang melalui isu-isu kemanusiaan, sudah banyak contoh kasus di Indonesia yang akhirnya viral dan membuat mereka yang berwenang tergerak untuk mengambil tindakan.

"Sesuatu harus viral agar ditanggapi oleh orang-orang yang memiliki kekuasaan untuk bisa mengubah sistem yang ada," terang Cinta.

Diharapkan Cinta Laura, empati masyarakat Indonesia tergerak lewat isu-isu kemanusiaan yang timbul dari pembukaan lahan tambang di Raja Ampat.

"Kita bisa membuka mata masyarakat dengan mempenetrasi rasa kemanusiaan mereka," kata Cinta.

Cinta Laura sendiri sejak awal ikut bersuara menyuarakan penolakan lahan tambang di Raja Ampat karena iba dengan situasi penduduk asli Papua.

Kunjungan terakhir Cinta Laura ke Wamena, Papua tahun lalu membuka matanya tentang kebaikan masyarakat Papua yang justru dibalas dengan bentuk eksploitasi kekayaan alam mereka.

"Aku melihat bagaimana warga Papua itu sangat tulus, sangat baik, hatinya penuh cinta, dan sangat meng-embrace tamu-tamu yang datang ke tanah mereka," kenang Cinta.

"Aku udah pengin nangis tiap hari. Kenapa orang-orang semurni itu dieksploitasi oleh penduduk mereka sendiri?," imbuh sang aktris.

Masyarakat Papua sudah sejak lama menanggung konsekuensi atas tindakan yang dianggap sebagai upaya memajukan perekonomian bangsa.

"Kita sudah hidup di masa, di mana banyak sekali orang, yang saking serakahnya, tidak tahu kapan harus berhenti, kapan harus merasa cukup," keluh Cinta.

Masih lewat gerakan yang sama, Cinta Laura berharap bisa mempengaruhi para pengampu kebijakan untuk lebih memahami apa yang sebenarnya masyarakat Papua butuhkan.

"Kita harus mikirin, apa yang membuat mereka bahagia. Apa yang bisa menggaransi budaya mereka bisa terus berlangsung," tegas Cinta.

Orang-orang harus tahu, masyarakat Papua punya caranya sendiri dalam menjalankan hidup dan Cinta Laura ingin hal itu lebih dihargai.

"Aku ketemu orang-orang adatnya langsung. Aku melihat cara mereka hidup, cara mereka melanjutkan tradisi dari nenek moyang mereka," kisah Cinta, mengenang kunjungan terakhirnya ke Wamena.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cinta Laura Menikahi Keluarga Musuh demi Balas Dendam di Serial Sleeping with the Enemy

Cinta Laura Menikahi Keluarga Musuh demi Balas Dendam di Serial Sleeping with the Enemy

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Series Dendam: Perjalanan Cinta Laura Memburu Dalang Kematian Keluarga

Series Dendam: Perjalanan Cinta Laura Memburu Dalang Kematian Keluarga

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:00 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 18:54 WIB

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu

Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:26 WIB

Terkini

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×