Kenalan dengan Thomas Alva Edisound, Bapak Horeg dari Malang Bikin Sound System Berguncang

Andi Ahmad S

Senin, 28 Juli 2025 | 00:14 WIB
Kenalan dengan Thomas Alva Edisound, Bapak Horeg dari Malang Bikin Sound System Berguncang
Edi Sound Horeg (Facebook Karnaval Sound)

Suara.com - Jika Anda pernah berada di sebuah karnaval atau hajatan di Jawa Timur, Anda pasti pernah merasakannya dentuman bass yang bukan hanya terdengar di telinga, tapi juga menggetarkan dada dan membuat tanah seolah bergoncang.

Fenomena itu dikenal sebagai "sound horeg", sebuah kultur audio yang kini menjadi identitas dan kebanggaan. Namun, pernahkah Anda bertanya, siapa mastermind di balik guncangan dahsyat itu?

Jawabannya adalah seorang pria sederhana dari Malang, Jawa Timur, bernama Edi Susanto. Di kalangan komunitas audio, ia adalah seorang legenda hidup, seorang maestro yang dijuluki "Thomas Alva Edisound".

Dialah sang pencipta sound horeg, sebuah inovasi yang lahir dari garasi rumahnya dan kini menjadi standar bagi ribuan sound system di seluruh Indonesia.

Siapa Sebenarnya Edi Sound, Sang 'Thomas Alva Edisound'?

Istilah "horeg" sendiri berasal dari bahasa Jawa yang kurang lebih berarti "bergoyang tak karuan" atau "gempar".

Istilah ini sempurna menggambarkan efek audio ciptaan Edi sebuah suara menggelegar dengan frekuensi low-sub yang begitu kuat hingga mampu membuat penonton dan lingkungan sekitarnya bergetar hebat.

Edi Sound, sang "Thomas Alva Edison"-nya dunia audio, bukanlah produk sekolah teknik ternama. Ia adalah seorang jenius otodidak yang memulai perjalanannya pada tahun 1993.

Dengan rasa penasaran yang besar, ia membongkar dan memodifikasi berbagai perangkat elektronik, khususnya power amplifier, untuk mencari karakter suara yang belum pernah ada sebelumnya.

baca juga

Eksperimennya selama bertahun-tahun berhasil melahirkan sebuah karakter suara khas yang menjadi cikal bakal sound horeg dentuman bass yang dalam, nendang, dan mampu membuat jantung berdebar.

Karya Edi Sound bukan sekadar membuat sound system menjadi lebih keras. Ia menciptakan sebuah standar baru. Sebelum eranya, sound system hajatan mungkin hanya terdengar "cempreng". Edi mengubah semua itu dengan memperkenalkan frekuensi rendah yang solid dan bertenaga.

Fokus pada modifikasi power amplifier untuk menghasilkan tenaga super besar yang mampu mendorong speaker hingga batas maksimalnya.

Menciptakan frekuensi low-sub yang menjadi ciri khas utama sound horeg.

Karyanya dengan cepat menjadi kiblat bagi para pelaku usaha sound system di Jawa Timur dan menyebar ke seluruh Indonesia. Banyak yang mencoba meniru racikannya, menjadikannya standar de-facto untuk sebuah sound system yang "berkelas".

Lebih dari Sekadar Musik: 'Horeg' Sebagai Fenomena Budaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral 'Edi Sound Horeg' Dibongkar Netizen: Bukan Penemu Lampu tapi Pemecahnya

Viral 'Edi Sound Horeg' Dibongkar Netizen: Bukan Penemu Lampu tapi Pemecahnya

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 21:35 WIB

Siapa Sebenarnya 'Thomas Alva Edi Sound Horeg', Begadang Seminggu Demi Bass Menggelegar

Siapa Sebenarnya 'Thomas Alva Edi Sound Horeg', Begadang Seminggu Demi Bass Menggelegar

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 18:32 WIB

Klakson Kereta Tak Digubris: Pemuda di Karanganyar Tewas Tertabrak saat Bikin Konten

Klakson Kereta Tak Digubris: Pemuda di Karanganyar Tewas Tertabrak saat Bikin Konten

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 17:57 WIB

Beda Outfit di Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Kehadiran Jokowi Kena Nyinyir: Ini Alumni atau Tamu?

Beda Outfit di Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Kehadiran Jokowi Kena Nyinyir: Ini Alumni atau Tamu?

Tekno | Minggu, 27 Juli 2025 | 15:58 WIB

Difatwa Haram MUI, Ini Deretan 5 Raja dan Ratu Panggung Sound Horeg yang Bikin Geger

Difatwa Haram MUI, Ini Deretan 5 Raja dan Ratu Panggung Sound Horeg yang Bikin Geger

Entertainment | Minggu, 27 Juli 2025 | 14:37 WIB

Terkini

ASN Bakal Dapat Jatah WFA Selama Nataru, Ini Tanggal yang Diusulkan

ASN Bakal Dapat Jatah WFA Selama Nataru, Ini Tanggal yang Diusulkan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Laba BRI Capai Rp31,2 Triliun, Buyback Saham Berlanjut

Laba BRI Capai Rp31,2 Triliun, Buyback Saham Berlanjut

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG

Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG

Jabar | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026

Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Review The Rope Curse 4: Hadirkan Kisah Kutukan Tali Gantung dan Kuntilanak

Review The Rope Curse 4: Hadirkan Kisah Kutukan Tali Gantung dan Kuntilanak

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Kemenperin Usulkan Insentif Mobil Hybrid Tahun Ini

Kemenperin Usulkan Insentif Mobil Hybrid Tahun Ini

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:57 WIB

4 Cara Mengatasi Makeup Luntur Terkena Air Hujan agar Kembali Rapi dan On Point Lagi

4 Cara Mengatasi Makeup Luntur Terkena Air Hujan agar Kembali Rapi dan On Point Lagi

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Prabowo Panggil Kepala BRIN ke Istana, Minta Update Perkembangan Riset

Prabowo Panggil Kepala BRIN ke Istana, Minta Update Perkembangan Riset

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Krisis Validasi Emosi Gen Z: Slang Digital Jadi Penyelamat Dinamika Mental

Krisis Validasi Emosi Gen Z: Slang Digital Jadi Penyelamat Dinamika Mental

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat

Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat

Jabar | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:50 WIB

×