Sugeng Wengi dari Rahma Diva: Balada Patah Hati Balungan Kere yang Siap Bikin Ambyar

Ferry Noviandi

Sabtu, 28 Juni 2025 | 05:55 WIB
Sugeng Wengi dari Rahma Diva: Balada Patah Hati Balungan Kere yang Siap Bikin Ambyar
Rahma Diva. [Instagram]

Suara.com - Jagat musik campursari kembali bergetar dengan kehadiran sebuah karya yang menyentuh relung hati terdalam.

Penyanyi dengan vokal khas dan penuh penghayatan, Rahma Diva, secara resmi meluncurkan single terbarunya yang bertajuk "Sugeng Wengi".

Dirilis melalui label rekaman Sultan Music Indonesia, lagu ini tidak hanya menjadi sebuah persembahan musikal, tetapi juga potret pilu dari sebuah kisah cinta yang kompleks dan penuh pengorbanan.

Sejak perilisannya, "Sugeng Wengi" yang video musiknya dapat dinikmati di kanal YouTube Sultan Pro, langsung menarik perhatian audiens, terutama mereka yang familier dengan lirik berbahasa Jawa yang puitis.

Rahma Diva. [Instagram]
Rahma Diva. [Instagram]

Lagu ini bukan sekadar tembang perpisahan biasa; ia adalah sebuah monolog batin tentang keikhlasan level tertinggi, di mana cinta yang tulus harus rela dipadamkan oleh jurang perbedaan status sosial dan kondisi ekonomi.

Tema ini menjadi sangat relevan bagi audiens urban usia produktif yang seringkali dihadapkan pada realitas materialistis dalam menjalin hubungan.

Kekuatan utama "Sugeng Wengi" terletak pada narasi liriknya yang jujur dan menyakitkan.

Lagu ini mengisahkan perjuangan seseorang yang mencintai dengan segenap jiwa, namun terpaksa harus mengambil langkah mundur.

Alasan di baliknya terungkap dalam frasa kunci yang begitu menusuk: "balungan kere".

baca juga
Rahma Diva. [Instagram]
Rahma Diva. [Instagram]

Secara harfiah berarti "tulang orang miskin", frasa ini adalah metafora kuat untuk menggambarkan kondisi seseorang yang merasa tidak punya apa-apa, yang tak mampu memberikan jaminan masa depan yang layak bagi orang yang terkasih, meskipun hatinya dipenuhi cinta yang tak terhingga.

Puncak kegalauan ini tertuang dalam penggalan lirik yang paling menyayat, "Aku lungo dudu ra tresno, aku minggat dudu wis tobat..." yang jika diartikan secara bebas menjadi, "Aku memilih pergi bukan karena cinta ini telah mati, aku menjauh bukan pula karena aku telah berhenti mencinta..."

Kalimat ini menjadi sebuah penegasan yang dramatis. Ini bukan perpisahan yang lahir dari kebencian atau pengkhianatan, melainkan sebuah keputusan berat yang diambil demi kebahagiaan pasangan.

Inilah esensi cinta sejati menurut "Sugeng Wengi": terkadang, tindakan mencintai yang paling agung adalah melepaskan, bukan terus memaksakan untuk memiliki.

Di balik lirik yang kuat tersebut, ada sentuhan magis dari para kreatornya.

Ditulis oleh Sigit Priyono, lirik "Sugeng Wengi" mampu merangkum sebuah dilema universal dalam untaian kata yang begitu lokal.

Kejeniusan lirik ini kemudian dibalut dengan sempurna oleh aransemen musik yang digarap oleh Bintang Dwha.

Alunannya terdengar sederhana, tidak berlebihan, namun setiap notnya seolah dirancang untuk mengiris hati pendengarnya secara perlahan, memberikan ruang bagi vokal Rahma Diva untuk bersinar dan menyampaikan setiap emosi dengan presisi.

Lagu ini seolah menjadi anthem baru bagi generasi "ambyar", sebuah soundtrack bagi mereka yang tengah berada di persimpangan jalan antara cinta dan realita.

"Sugeng Wengi" adalah teman yang tepat untuk menemani malam-malam penuh kontemplasi, saat merenungkan perpisahan yang tak terelakkan, atau ketika harus berdamai dengan kenyataan pahit.

Lagu ini membuktikan bahwa karya musik yang bagus tidak hanya butuh melodi yang indah, tetapi juga cerita yang mampu beresonansi dengan pengalaman hidup banyak orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Juicy Luicy Rilis Malapetaka: Lagu untuk Mereka yang Terjebak di Persimpangan Bahagia dan Bencana

Juicy Luicy Rilis Malapetaka: Lagu untuk Mereka yang Terjebak di Persimpangan Bahagia dan Bencana

Entertainment | Jum'at, 27 Juni 2025 | 15:00 WIB

10 Lagu Indonesia yang Ampuh Usir Stres dan Jaga Keseimbangan Mental

10 Lagu Indonesia yang Ampuh Usir Stres dan Jaga Keseimbangan Mental

Entertainment | Kamis, 26 Juni 2025 | 16:31 WIB

Gaia Music Festival 2025: Jazz, Alam, dan Kehangatan yang Menyatu di Lembah Bandung

Gaia Music Festival 2025: Jazz, Alam, dan Kehangatan yang Menyatu di Lembah Bandung

Entertainment | Kamis, 26 Juni 2025 | 00:00 WIB

Digelar Bulan Depan, Svara Fest 2025 Bakal Hadirkan Tiara Andini Hingga Reuni Okin dan Onad

Digelar Bulan Depan, Svara Fest 2025 Bakal Hadirkan Tiara Andini Hingga Reuni Okin dan Onad

Entertainment | Selasa, 24 Juni 2025 | 14:42 WIB

JBL Festival 2025 Siap Digelar, Dimeriahkan Ari Lasso hingga Slank

JBL Festival 2025 Siap Digelar, Dimeriahkan Ari Lasso hingga Slank

Entertainment | Senin, 23 Juni 2025 | 19:25 WIB

Indonesian Bounce Menggema, Whisnu Santika Buktikan Musik Lokal Bisa Taklukkan Pasar Global

Indonesian Bounce Menggema, Whisnu Santika Buktikan Musik Lokal Bisa Taklukkan Pasar Global

Entertainment | Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:14 WIB

Terkini

Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026

Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026

Entertainment | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:32 WIB

Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang

Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang

Entertainment | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:00 WIB

Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional

Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional

Entertainment | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:56 WIB

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026

Entertainment | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:52 WIB

Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris

Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris

Entertainment | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:13 WIB

Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei

Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei

Entertainment | Senin, 29 Juni 2026 | 21:06 WIB

Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!

Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!

Entertainment | Senin, 29 Juni 2026 | 19:07 WIB

Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV

Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Senin, 29 Juni 2026 | 17:53 WIB

Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial

Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial

Entertainment | Senin, 29 Juni 2026 | 17:52 WIB

Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional

Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional

Entertainment | Senin, 29 Juni 2026 | 13:56 WIB

×