Suara.com - Aktor kawakan Dwi Sasono menghebohkan jagat maya setelah mengunggah kejadian aneh yang menimpa mobil pribadinya.
Lewat akun Instagram pribadinya, suami penyanyi Widi Mulia ini memperlihatkan kondisi tangki bensin mobilnya yang dipenuhi bubuk putih menyerupai garam halus.
Dalam unggahannya, Dwi mengaku terkejut dengan penemuan tersebut. Ia tak menyangka ada substansi tak lazim di bagian vital kendaraan bermotor itu.
“Bikin kaget, kok bisa ada garam bercokol di tangki mobil,” tulis Dwi dalam caption yang menyertai foto dan video bukti kejadian.
Yang mengejutkan, peristiwa itu bukan hanya terjadi pada satu kendaraan. Aktor film Mendadak Dangdut tersebut mengungkapkan bahwa dua mobilnya mengalami hal yang sama dalam waktu yang nyaris bersamaan.

“Ini terjadi pada dua mobil dalam selang hari berdekatan,” tambahnya.
Merasa ada yang tidak beres, Dwi pun langsung membawa kendaraannya ke bengkel untuk menjalani proses pengurasan tangki.
Ia mengaku tak ingin mengambil risiko lebih jauh, mengingat dampak dari kontaminasi semacam itu bisa merusak performa mesin bahkan menimbulkan kerusakan permanen.
“Sampai harus ke bengkel untuk kuras tangki,” jelasnya dalam unggahan itu.
Namun yang paling membuat Dwi resah adalah ketidakjelasan penyebab munculnya bubuk misterius tersebut. Ia bahkan menduga kemungkinan sabotase atau kualitas bahan bakar yang tercemar.
“Apa iya disabotase orang, atau memang ada bensin yang mengandung garam?” tulisnya sambil menyematkan rasa penasaran kepada para pengikutnya.
Tak berhenti di situ, Dwi juga mengajak warganet untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman serupa.
“Ada yang pernah ngalamin hal yang sama? Cerita di kolom komen ya. Semoga penasaran saya terjawab,” sambungnya.

Respons dari netizen pun tak kalah mengejutkan. Banyak dari mereka mengaku pernah mengalami hal serupa, bahkan sampai berdampak serius pada kendaraan mereka.
“Pernah! Motorku mogok, pas dibongkar tangki bensin isinya garam dan tangkinya sudah bolong-bolong dalemnya,” ungkap seorang warganet.
Ada pula komentar yang menyoroti kemungkinan bahwa insiden ini berkaitan dengan kualitas bahan bakar dari stasiun pengisian tertentu.
“Di Bali kemarin banyak kejadian yang sama, satu bengkel dalam sehari bisa kemasukan belasan mobil buat turun tangki. Ternyata bawa penyakit yang sama. Setelah dikroscek ternyata beberapa mobil itu dapat langganan beli bahan bakar di pom yang sama,” ungkap komentar lainnya.
Beberapa pengguna media sosial bahkan memberikan penjelasan secara ilmiah. Salah satu komentar menyebutkan bahwa fenomena itu mungkin terjadi karena proses kimia tertentu yang menyebabkan pengendapan partikel di dalam tangki.
![Dwi Sasono saat ditemui di Jakarta, Kamis (22/9). [Suara.com/Oke Atmaja]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/09/24/34891-dwi-sasono-di-cgv.jpg)
“Jawaban ilmiah, yang terjadi sebab proses kimia. Masuk akal juga, tapi yang lebih pentingnya, segera dikuras tangkinya agar tidak menggangu mobilitas karena BBM yang sudah terkontaminasi itu,” jelas pengguna lain.
Sampai berita ini diturunkan, Dwi Sasono belum memberikan update lebih lanjut terkait hasil pengecekan dari bengkel.
Publik pun masih menunggu apakah hal ini murni kesalahan teknis, sabotase, atau justru gejala dari kualitas bahan bakar yang tidak layak edar.
Yang jelas, insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pemilik kendaraan untuk lebih berhati-hati, baik dalam memilih tempat pengisian bahan bakar maupun dalam memperhatikan performa mesin sehari-hari.