Rilis Terpaut Sehari, Pilih Nonton Merah Putih One for All atau Kimetsu No Yaiba Infinity Castle?

Rifan Aditya

Sabtu, 09 Agustus 2025 | 17:11 WIB
Rilis Terpaut Sehari, Pilih Nonton Merah Putih One for All atau Kimetsu No Yaiba Infinity Castle?
Pilih Nonton Merah Putih One for All atau Demon Slayer Kimetsu No Yaiba Infinity Castle? (kolase)

Diniatkan sebagai tontonan keluarga untuk merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, film ini disambut dengan kekecewaan massal.

Netizen dan pengamat film ramai-ramai menyoroti kualitas animasi yang dianggap kaku, desain karakter yang kurang menarik, hingga dialog yang terasa canggung.

Kritikan tajam ini membanjiri media sosial, menciptakan sentimen negatif yang kuat bahkan sebelum filmnya utuh dipertontonkan.

Film Kartun Merah Putih One For All. [Youtube]
Film Kartun Merah Putih One For All. [Youtube]

Reputasi Ufotable vs Misteri Perfiki Kreasindo

Perbedaan paling fundamental antara kedua film ini terletak pada siapa yang berada di balik layar.

Kimetsu No Yaiba digarap oleh Ufotable, sebuah studio animasi Jepang yang reputasinya tak perlu diragukan.

Dikenal lewat karya-karya seperti seri Fate dan Demon Slayer itu sendiri, Ufotable adalah jaminan kualitas visual yang memanjakan mata, dengan ciri khas adegan pertarungan dinamis dan detail yang spektakuler.

Mereka adalah veteran dalam industri yang tahu betul cara menerjemahkan materi sumber menjadi sebuah mahakarya visual.

Visual utama film anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle First Movie (crunchyroll/Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle First Movie)
Visual utama film anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle First Movie (crunchyroll/Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle First Movie)

Sementara itu, Merah Putih One for All diproduksi oleh Perfiki Kreasindo. Namun, informasi mengenai rekam jejak rumah produksi ini sangat minim.

Bahkan, laman resmi mereka pun tidak dapat diakses saat trailer filmnya dirilis.

baca juga

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengalaman dan kapabilitas tim produksi.

Kurangnya transparansi ini memperkuat dugaan bahwa proyek ini mungkin tidak digarap oleh tim dengan pengalaman yang mumpuni di industri animasi.

Sebuah faktor krusial yang pada akhirnya terlihat pada hasil akhir produknya.

film animasi Merah Putih One for All (ig/totosoegriwo)
film animasi Merah Putih One for All (ig/totosoegriwo)

Kualitas Visual dan Narasi: Pertarungan yang Tak Seimbang

Secara teknis, perbandingan keduanya terasa timpang. Infinity Castle menjanjikan visual level tertinggi yang menjadi ciri khas Ufotable.

Penggambaran kastil tak terbatas yang sureal, koreografi pertarungan yang kompleks, dan permainan cahaya dramatis adalah elemen-elemen yang sudah dinantikan oleh penggemar.

Narasi film ini juga diuntungkan karena merupakan klimaks dari cerita yang sudah dibangun dengan solid selama bertahun-tahun.

Di lain pihak, kritik utama terhadap Merah Putih One for All adalah kualitas visualnya.

Gerakan animasi yang kaku, ekspresi karakter yang terbatas, dan rendering yang dianggap ketinggalan zaman menjadi bulan-bulanan netizen.

Meskipun film ini mengusung premis patriotik tentang sekelompok anak dari berbagai suku yang berpetualang menyelamatkan bendera pusaka, eksekusi visualnya gagal menyampaikan urgensi dan keseruan dari cerita tersebut.

Niat baik untuk mengangkat tema persatuan dan keberagaman sayangnya tidak diimbangi dengan kualitas produksi yang memadai.

Pelajaran Berharga bagi Industri Animasi Tanah Air

Kimetsu No Yaiba, meski berakar kuat pada budaya Jepang, berhasil menjadi fenomena global karena kualitas penceritaan dan keunggulan teknis yang universal.

Sementara itu, Merah Putih One for All menjadi pengingat pahit bagi industri kreatif Indonesia.

Semangat nasionalisme dan muatan lokal yang kuat tidak akan cukup jika tidak didukung oleh eksekusi yang profesional dan berkualitas tinggi.

Kritik yang datang dari publik sejatinya bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebuah cerminan harapan agar karya anak bangsa dapat bersaing dan memenuhi standar yang semakin tinggi.

Kegagalan trailer ini harus menjadi pelajaran berharga bahwa dalam menciptakan sebuah karya, terutama animasi, keahlian teknis dan visi artistik adalah fondasi yang tidak bisa ditawar.

Apakah kritik pedas terhadap Merah Putih One for All dapat menjadi pemicu kemajuan industri animasi Tanah Air, atau justru memadamkan semangat para kreator?

Bagaimana menurut Anda? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pengisi Suara Film Merah Putih One For All yang Viral

Daftar Pengisi Suara Film Merah Putih One For All yang Viral

Entertainment | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 16:48 WIB

Menohok! Produser Film Merah Putih One For All Balas Cibiran Publik: Postingan Kalian Viral Kan?

Menohok! Produser Film Merah Putih One For All Balas Cibiran Publik: Postingan Kalian Viral Kan?

Entertainment | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 15:56 WIB

Siapa Endiarto, Sutradara Film Merah Putih One For All yang Panen Kritik Publik

Siapa Endiarto, Sutradara Film Merah Putih One For All yang Panen Kritik Publik

Lifestyle | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 15:08 WIB

Warganet Bandingkan Kualitas Animasi Merah Putih One for All dan Panji Tengkorak, Jomplang?

Warganet Bandingkan Kualitas Animasi Merah Putih One for All dan Panji Tengkorak, Jomplang?

Entertainment | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 15:00 WIB

Niat Angkat Persatuan, Film Merah Putih One for All Malah Diprotes karena Sinopsis yang Timpang

Niat Angkat Persatuan, Film Merah Putih One for All Malah Diprotes karena Sinopsis yang Timpang

Entertainment | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 14:15 WIB

Terkini

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:37 WIB

×