Niat Angkat Persatuan, Film Merah Putih One for All Malah Diprotes karena Sinopsis yang Timpang

Ferry Noviandi, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 09 Agustus 2025 | 14:15 WIB
Niat Angkat Persatuan, Film Merah Putih One for All Malah Diprotes karena Sinopsis yang Timpang
Film Animasi Merah Putih One For All. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Sebuah film animasi anak terbaru bertema nasionalisme, Merah Putih One for All yang dijadwalkan rilis menyambut Hari Kemerdekaan, mendadak jadi sorotan panas di media sosial.

Tak hanya soal trailer atau para pemainnya, sinopsis film Merah Putih One for All tak luput dari perhatian karena kualias animasi yang buruk, dianggap janggal, dan gagal merepresentasikan keutuhan Bhinneka Tunggal Ika.

Film ini mengisahkan petualangan delapan anak dari berbagai latar belakang budaya yang bersatu untuk menemukan bendera pusaka yang hilang.

"Di sebuah desa yang tenang dalam semangat menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, sekelompok anak terpilih menjadi 'Tim Merah Putih' untuk menjaga bendera pusaka yaitu bendera yang selalu dikibarkan pada setiap upacara 17 Agustus tiap tahunnya," bunyi sinopsis film animasi Merah Putih One for All yang tertera di bioskop CGV.

"Namun tiga hari sebelum upacara, bendera itu hilang, delapan anak dari berbagai latar belakang budaya, Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tionghoa bersatu dalam misi heroik: menyelamatkan bendera merah putih pusaka yang hilang secara misterius," lanjut isi sinopsis tersebut.

Tujuannya film animasi ini sebenarnya mulia yakni menanamkan nilai persatuan, persahabatan, dan cinta Tanah Air.

"Mereka harus mengatasi perbedaan, menembus sungai, hutan, dan badai, bahkan meredam ego masing-masing, demi satu tujuan mulia: mengibarkan bendera di Hari Kemerdekaan," isi sinopsi film animasi tersebut di CGV.

"Dengan keberanian, kerja sama, dan cinta Tanah Air, mereka menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah halangan, melainkan kekuatan," lanjutnya.

Namun, niat baik itu tersandung oleh detail yang dianggap krusial oleh warganet.

baca juga
Ryan Sutradara film Jumbo sindir keras film animasi Merah Putih: One For All. [instagram]
Ryan Sutradara film Jumbo sindir keras film animasi Merah Putih: One For All. [instagram]

Dalam sinopsis yang beredar, disebutkan bahwa delapan anak tersebut berasal dari latar belakang budaya Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tionghoa.

Deskripsi ini langsung memicu perdebatan sengit di antara warganet yang menyoroti sinopsis film tersebut.

Banyak yang mempertanyakan mengapa pulau-pulau besar dengan kekayaan budaya yang masif seperti Kalimantan, Bali, hingga Maluku tidak diikutsertakan.

Kritik ini salah satunya disuarakan oleh akun X (sebelumnya Twitter) @HabisNontonFilm yang menyoroti klaim keberagaman dalam film yang terasa timpang.

"Sinopsisnya berbagai latar belakang budaya, tapi Kalimantan enggak masuk," cuit akun tersebut.

Komentar ini sontak disambut oleh warganet lain yang merasakan kejanggalan serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Toto Soegriwo, Produser di Balik Film Animasi Merah Putih One For All yang Tuai Kontroversi

Profil Toto Soegriwo, Produser di Balik Film Animasi Merah Putih One For All yang Tuai Kontroversi

Lifestyle | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 19:25 WIB

Jejak Digital Ungkap Sosok 3 Produser Film Merah Putih One For All yang Lagi Ramai Dikritik

Jejak Digital Ungkap Sosok 3 Produser Film Merah Putih One For All yang Lagi Ramai Dikritik

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 18:29 WIB

Blunder Fatal! Gudang Senjata AK47 Muncul di Film Anak Merah Putih One For All, Publik Syok

Blunder Fatal! Gudang Senjata AK47 Muncul di Film Anak Merah Putih One For All, Publik Syok

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:55 WIB

Sinopsis Merah Putih One For All, Film Animasi Indonesia yang Dihajar Kritikan Tajam

Sinopsis Merah Putih One For All, Film Animasi Indonesia yang Dihajar Kritikan Tajam

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:54 WIB

5 Fakta Demon Slayer: Infinity Castle, Film Anime Paling Ditunggu Tahun Ini

5 Fakta Demon Slayer: Infinity Castle, Film Anime Paling Ditunggu Tahun Ini

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 20:45 WIB

Benarkah Film Merah Putih One for All Buru-buru Dirilis Demi Lawan Viral Bendera One Piece?

Benarkah Film Merah Putih One for All Buru-buru Dirilis Demi Lawan Viral Bendera One Piece?

Entertainment | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:17 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×