Deretan Fakta Janggal tentang Film Animasi Merah Putih One for All Diungkap Netizen, Apa Saja?

Dinda Rachmawati

Minggu, 10 Agustus 2025 | 08:59 WIB
Deretan Fakta Janggal tentang Film Animasi Merah Putih One for All Diungkap Netizen, Apa Saja?
film animasi Merah Putih One for All (ig/totosoegriwo)

Suara.com - Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan, dunia perfilman Indonesia mendadak dihebohkan oleh hadirnya trailer film animasi Merah Putih: One For All. Alih-alih menuai pujian, justru gelombang komentar pedas membanjiri media sosial. 

Banyak yang terkejut—bukan hanya karena jadwal rilisnya yang sudah dekat, 14 Agustus 2025, tetapi juga karena sederet fakta tak terduga di balik proses produksinya. 

Mulai dari kualitas animasi yang disebut-sebut setara game konsol lawas, pengisi suara yang tidak sinkron, hingga misteri di balik bagaimana rumah produksi ini bisa memenangkan tender proyek. 

Dunia maya juga dihebohkan oleh serangkaian temuan mengejutkan yang membuat film ini jadi bahan perbincangan hangat. Berikut daftarnya.

Baca juga: Mantan Ibu Negara Minta Maaf di Tengah Badai Dugaan Korupsi

1. Dugaan Penggunaan Model 3D Stock dari Reallusion

Seorang desainer mengungkap bahwa sejumlah latar belakang dan karakter di Merah Putih: One For All memiliki kemiripan mencolok dengan model 3D stok yang dijual di platform Reallusion, seperti karakter "Ned", "Earl", "Francis", "Eddy", "Tommy", dan "Jayden".

Bahkan, beberapa di antaranya terlihat hanya mengalami modifikasi ringan.

Fenomena ini memunculkan komentar pedas dari warganet yang menyamakan nuansanya dengan "main GTA SA multiplayer tapi pakai mod skin" — campuran gaya desain yang terasa tidak seragam karena berasal dari kreator berbeda-beda.

baca juga

2. Waktu Produksi yang Sangat Singkat

Fakta lain yang bikin terkejut: menurut unggahan akun Instagram resmi @movreview (yang berkolaborasi dengan produser Toto Soegriwo), film ini mulai dikerjakan pada Juni 2025. 

Artinya, jarak antara awal produksi hingga penayangan di bioskop hanya sekitar 1 bulan! Sementara jika dibandingkan dengan film Jumbo, film ini dikerjakan oleh lebih dari 200 kreator Indonesia selama 5 tahun. 

Baca juga: Bakery Non-Halal di Canggu Banjir Pengunjung Berhijab

3. Memakan Biaya Fantastis

Durasi pengerjaan yang ekstrem singkat ini memunculkan pertanyaan besar: bagaimana sebuah film animasi layar lebar bisa selesai dalam waktu sesingkat itu, apalagi dengan klaim anggaran mencapai Rp 6,7 miliar?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Rp 6 Miliar? Ini 5 Blunder Fatal Film Merah Putih One For All yang Bikin Dihujat

Habis Rp 6 Miliar? Ini 5 Blunder Fatal Film Merah Putih One For All yang Bikin Dihujat

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 22:06 WIB

Budget Film Merah Putih One For All Capai Rp 6 Miliar, Hasilnya Kena Nyinyir: Movie of The Year?

Budget Film Merah Putih One For All Capai Rp 6 Miliar, Hasilnya Kena Nyinyir: Movie of The Year?

Tekno | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Biaya Film Kartun Merah Putih One For All Diduga Tembus Rp 6,7 Miliar, Hasilnya Dicibir Publik!

Biaya Film Kartun Merah Putih One For All Diduga Tembus Rp 6,7 Miliar, Hasilnya Dicibir Publik!

Entertainment | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 18:13 WIB

Terkini

Sopir Truk di Karangasem Meninggal usai Dibakar Bosnya Gara-gara Setoran

Sopir Truk di Karangasem Meninggal usai Dibakar Bosnya Gara-gara Setoran

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 09:29 WIB

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

News | Sabtu, 26 September 2026 | 09:06 WIB

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

×