Film Merah Putih One For All 'Curi' Karakter dari Animator Luar Negeri Tanpa Bayar dan Izin?

Yohanes Endra

Rabu, 13 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Film Merah Putih One For All 'Curi' Karakter dari Animator Luar Negeri Tanpa Bayar dan Izin?
Animasi Merah Putih One For All 'Curi' Karakter dari Animator Luar Negeri. (X)

Suara.com - Polemik film animasi Merah Putih One For All yang rencana awalnya akan tayang di bioskop pada 14 Agustus 2025 belum selesai.

Terbaru, ada seorang animator yang mengklaim kalau karakter-karakter dalam animasi itu adalah karyanya yang dicuri tanpa izin, apalagi membayarnya.

Hal ini setelah beredar komentar seorang animator bernama Junaid Miran.

Dia mengklaim jika ada 6 karakter yang ada di film animasi Merah Putih One For All itu adalah karyanya.

Saat karakter yang dia ciptakan digunakan, namun tak ada satu pun orang produksi film animasi tersebut yang menghubunginya, sekadar untuk meminta izin.

"Terima kasih atas apresiasinya, semua dari Indonesia! Untuk menjawab pertanyaan yang paling sering diajukan: Tidak, tidak ada satu pun dari tim produksi yang menghubungi saya atau memberi saya kredit atas penggunaan karakter saya sebagai tokoh utama dalam film. Mereka telah menggunakan total 6 karakter," tulisnya.

Film 'Merah Putih One For All' Dibiayai Siapa? Ternyata Budgetnya Cuma Rp1 Juta?
Film 'Merah Putih One For All' Dibiayai Siapa? Ternyata Budgetnya Cuma Rp1 Juta?

Jika memang benar karakter dalam animasi Merah Putih One For All milik Junaid Miran, publik semakin dibuat kecewa.

Namun beberapa menanggap kalau orang-orang di negeri ini memang sudah terbiasa melakukan hal tesebut.

"Jangankan mikirin kredit ke animator. itu after effect, premiere, blender, dan tools lainnya kan download di bagas31," komentar netizen.

baca juga

"Wkwkwkw tidak original," celetuk netizen lain.

"Rakyatnya di kejar royalti tapi pemerintah sendiri melanggar hak cipta," komentar lainnya.

"Nah loh kena royati kan bukan asli kreator nya.. Hadeuh hadeuh indo indo. Berkarya donk, ayo berkarya kita semua. Jangan sampai kaya gini dong malu jadinya," tambah netizen yang lain.

Siapa Junaid Miran?

Dari biodata yang tertera pada akun media sosialnya, Junaid Miran adalah animator sekaligus desainer 3D profesional.

Dia sekarang berstatus sebagai Reallusion Certified Content Developer, sebuah sertifikasi resmi yang membuktikan kemampuannya dalam menggunakan perangkat lunak Reallusion untuk membuat animasi serta model 3D.

Dia kini tinggal di Uni Emirat Arab, meski ada yang menyebut dia berasal dari Pakistan.

Dari profil di LinkedIn miliknya, dia sudah bekerja sama dengan lebih dari 600 klien, mulai dari perusahaan rintisan hingga korporasi besar, di berbagai sektor seperti teknologi, hiburan, pendidikan, real estate, hingga perhotelan.

Dia kerap mengunggah hasil karyanya di channel YouTube pribadinya.

Dia juga menjual aset karakter 3D di platform Reallusion dengan harga sekitar USD 149 atau Rp2,4 juta per karakter.

Sementara itu, netizen sempat menemukan karakter-karakter di film Merah Putih One for All dari Reallusion Content Store dengan harga USD 43,5 atau sekitar Rp700.000 per item.

Ada beberapa karakter yang tampak mirip seperti Jayden karya Junaid Miran, Tommy karya Chihuahua Studios, serta Ned dan Francis yang dijual di Reallusion.

Padahal disebutkan biaya produksi untuk film animasi ini mencapai Rp6,7 miliar.

Meski kemudian muncul dugaan dari chat-chat yang beredar jika film animasi ini hanya mengelurkan bugdet Rp1 juta saja.

Film berdurasi 70 menit ini diproduksi oleh rumah produksi Perfiki.tv dengan sutradara Endiarto dan Bintang.

Perfiki pun dengan bangga mengenalkan film animasi ini. Bahkan menyebut jika film ini didukung penuh oleh Wapres Gibran, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Genesha.

Kemudian muncul bantahan dari Irene, dia menegaskan Kementerian Ekraf tak memberikan bantuan finansial atau fasilitas produksi terhadap film animasi terbaru Merah Putih One for All.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LSF Sebut Film Animasi Merah Putih One For All Dinyatakan Lulus Sensor, Ini Alasannya

LSF Sebut Film Animasi Merah Putih One For All Dinyatakan Lulus Sensor, Ini Alasannya

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:08 WIB

Skandal Baru Film Animasi Merah Putih One for All: Indra Aziz Duga OST Film Buatan AI!

Skandal Baru Film Animasi Merah Putih One for All: Indra Aziz Duga OST Film Buatan AI!

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:56 WIB

Kreator AI Poles Trailer Film Merah Putih One For All, Hasilnya Mencengangkan

Kreator AI Poles Trailer Film Merah Putih One For All, Hasilnya Mencengangkan

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:14 WIB

Kok Film Merah Putih: One For All Bisa Lolos Bioskop? Begini Penjelasan dari LSF

Kok Film Merah Putih: One For All Bisa Lolos Bioskop? Begini Penjelasan dari LSF

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:30 WIB

Penuh Kritikan, Apakah Film Merah Putih One for All Batal Tayang di Bioskop?

Penuh Kritikan, Apakah Film Merah Putih One for All Batal Tayang di Bioskop?

Entertainment | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:58 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×