Usai Bikin 2 Video Klarifikasi, Uya Kuya Minta Maaf soal Ikutan Joget: Tidak Maksud Meledek

Ferry Noviandi Suara.Com
Kamis, 28 Agustus 2025 | 21:10 WIB
Usai Bikin 2 Video Klarifikasi, Uya Kuya Minta Maaf soal Ikutan Joget: Tidak Maksud Meledek
Uya Kuya meminta maaf dan menjelaskan tentang dia dan rekan sesama anggota DRP joget-joget di ruang sidang. [Suara.com/Sumarni]
Kesimpulan
  • Uya Kuya ikutan joget karena untuk menghormati penampilan musik usai sidang di DPR.
  • Uya membantah aksi joget karena menantang rakyat, yang geram dengan kenaikan tunjangan.
  • Uya mengaku tidak anti kritik, tapi dia meminta tidak membuat narasi palsu atau hoax

Suara.com - Uya Kuya sebagai anggota DPR RI kembali buka suara mengenai video yang beredar dan mengatasnamakan dirinya.

Belakangan ini masyarakat Indonesia dibuat kesal dengan para wakil rakyat yang seolah menari di atas penderitaan mereka.

Ditambah lagi kabar tunjangan yang naik Rp100 juta per bulan atau Rp3 juta per hari serta video-video joget di ruang rapat dalam Gedung DPR RI.

Uya Kuya menjadi salah satu anggota DPR yang video maupun fotonya paling banyak disebarkan.

Karena ikut berjoget saat rapat di Gedung DPR, Uya Kuya disangka menantang rakyat.

Dua video klarifikasi telah dibagikan Uya Kuya melalui akun Instagram-nya, masing-masing pada 24 dan 27 Agustus 2025.

Dalam dua video klarifikasi tersebut, Uya Kuya menunjukkan bukti bahwa konten yang memperlihatkan ia menantang rakyat adalah hoax.

Video-video tersebut merupakan konten Uya Kuya di media sosial tahun 2021 hingga 2023 yang dibagikan ulang dan ditambah narasi menyesatkan.

Baca Juga: Uya Kuya Klarifikasi Video Joget 'Dikira Rp3 Juta per Hari itu Gede'

Selain bukti tanggal mengunggah, Uya Kuya juga meminta warganet jeli dengan penampilannya yang suka bergonta-ganti gaya rambut maupun model kacamata.

Dari penampilan saja, warganet bisa mengetahui apabila video-video Uya Kuya yang sedang viral saat ini bukan baru dibuat.

Kendati begitu, warganet tidak sepenuhnya menerima klarifikasi Uya Kuya karena ia terbukti ikut berjoget dengan beberapa anggota DPR saat rapat.

Uya Kuya saat ditemui di gedung DPR RI di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025). [Suara.com/Tiara Rosana]
Meurut Uya Kuya, aksinya joget-joget di gedung DPR tak bermaksud untuk menantang rakyat. [Suara.com/Tiara Rosana]

Uya Kuya tak menampik hal itu dalam klarifikasi ketiganya pada hari ini, Kamis, 28 Agustus 2025.

"Bukan pembelaan diri, bukan pembenaran, tapi bercerita sebenar-benarnya tanpa dikurangi, tanpa dilebih-lebihkan," ujar Uya Kuya.

Video yang menampilkan para anggota DPR berjoget di ruang rapat dijelaskan Uya Kuya usai acara ditutup.

"Pada saat itu, setelah pidato tahunan Presiden Republik Indonesia, Pak Prabowo Subianto, acara ditutup," katanya menerangkan.

Para anggota DPR mulai berjoget ketika hiburan musik disuguhkan dan acara sudah selesai.

"Pada saat mereka membawakan lagu 'Maumere', kita atau saya ini dan teman-teman bergoyang itu karena murni hanya untuk menghargai dan mengapresiasi para pemain musik yang sedang bermain musik," imbuhnya.

Maksud Uya Kuya dan anggota dewan lain berjoget ditegaskan semata untuk menikmati lagu yang dibawakan pengisi acara.

Sedangkan narasi yang beredar menyebut Uya Kuya dan para anggota DPR berjoget setelah mengetahui tunjangannya naik sampai Rp100 juta per bulan.

"Enggak ada maksud lain. Enggak ada maksud meledek atau agenda-agenda lain. Tidak ada sama sekali," ucap Uya Kuya.

Walau demikian, melalui unggahannya tersebut, Uya Kuya secara pribadi meminta maaf apabila jogetannya menyakiti masyarakat.

Uya Kuya mengaku sama sekali tidak ada maksud menyakiti siapa pun, melainkan hanya menikmati musik yang ditampilkan.

"Saya sendiri, atas nama pribadi, kalau memang goyang atau joget tersebut dianggap menyakiti, saya minta maaf," tutur Uya Kuya.

Terakhir, Uya Kuya mengucapkan terima kasih dan berharap klarifikasinya yang sampai tiga konten ini bisa menjawab pertanyaan warganet.

Sebagai anggota dewan, Uya Kuya mengaku tidak masalah dihujani kritik asalkan bukan pemberitaan yang mengada-ada.

"Kritik saya, saya tidak anti kritik. Hujat saya. Tapi tolong jangan buat narasi palsu atau hoax tentang lanjutan-lanjutan dari berita ini," kata Uya Kuya.

"Setiap manusia pasti akan melakukan kesalahan, tapi saya harap kita juga bisa saling menghargai satu sama lain," katanya menandaskan.

Barulah di klarifikasi ini, warganet menerima permintaan maaf Uya Kuya sekaligus memujinya yang mau mengakui kesalahan.

"Oh terima kasih klarifikasinya Mas Kuya, jadi paham kita," komentar akun @eris3***.

"Salut hebat respect, minta maaf sama rakyat. Jarang anggota DPR yang gini. Tetep semangat @king_uyakuya untuk Indonesia," sahut akun @marsyafitr***.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?