Pernyataan "berjuang dari dalam" yang sempat diucapkan Kiky pada 22 Agustus 2024 saat gelombang protes RUU Pilkada kembali viral dan dijadikan senjata netizen untuk menyerangnya.
Kala itu Kiky menulis, "Setiap orang punya cara tersendiri untuk mengembalikan marwah Indonesia, doakan kami yang berjuang lewat jalur dalam."
Hal tersebut memicu kontroversi karena dia tak ikut aksi turun ke jalan bersama rekan komika lain.
Sejumlah publik menilai ucapan tersebut hanya alasan untuk tidak ikut serta, sementara hasil nyata dari perjuangan yang disebut "jalur dalam" itu sampai sekarang tidak pernah jelas.
Kini, tragedi Affan Kurniawan membuka kembali luka lama dan mengingatkan publik akan janji yang belum terpenuhi, sehingga Kiky dianggap hanya aktif bersuara ketika isu sudah terlalu besar.
Kata "si paling berjuang dari dalam" pun kembali ramai digunakan warganet sebagai bentuk kritik terhadap gaya Kiky dalam menanggapi isu politik maupun tragedi kemanusiaan.
Beberapa warganet bahkan menegaskan bahwa artis seharusnya tidak sekadar berbicara dengan bahasa diplomatis, tetapi menekan pemerintah dengan suara yang lebih lantang.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah meminta maaf atas insiden tragis ini dan menyatakan akan bertanggung jawab.
Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim juga mengonfirmasi bahwa tujuh anggota Brimob yang berada di dalam mobil rantis tersebut telah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan.
Baca Juga: Massa Lempari Mako Brimob Kwitang Pakai Molotov, 'Polisi Pembunuh!'
Identitas ketujuh anggota tersebut adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D.
Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan gabungan dilakukan oleh Divisi Propam Mabes Polri dan Brimob Polda Metro Jaya.
Kontributor : Chusnul Chotimah