Susul Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, Eko Patrio dan Uya Kuya Juga Dinonaktifkan dari DPR RI

Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:04 WIB
Susul Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, Eko Patrio dan Uya Kuya Juga Dinonaktifkan dari DPR RI
Kolase Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach, Uya Kuya. [Suara.com]
Baca 10 detik
  • DPP PAN menonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari jabatan anggota DPR efektif 1 September 2025.
  • Keputusan ini diambil menyikapi dinamika situasi terkini dan untuk menjaga komitmen partai memperjuangkan aspirasi masyarakat.
  • PAN mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penyelesaian masalah kepada pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mengumumkan penonaktifan dua kadernya, Eko Hendro Purnomo atau yang lebih dikenal sebagai Eko Patrio, dan Surya Utama atau Uya Kuya dari jabatan mereka sebagai Anggota DPR RI.

Langkah tegas ini diumumkan melalui siaran pers resmi yang dikeluarkan di Jakarta pada hari Minggu, 31 Agustus 2025.

Penonaktifan kedua anggota Fraksi PAN tersebut akan mulai berlaku efektif pada hari Senin, 1 September 2025.

Keputusan ini diambil oleh DPP PAN setelah mencermati dengan saksama dinamika dan perkembangan situasi yang terjadi belakangan ini.

"Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo dan Saudaraku Surya Utama sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025," bunyi pernyataan dalam siaran pers.

Eko Patrio saat liburan bareng keluarga di luar negeri (Instagram)
Eko Patrio  (Instagram)

Lebih lanjut, partai berlambang matahari terbit ini menegaskan kembali komitmennya untuk senantiasa memperjuangkan aspirasi masyarakat.

"PAN berkomitmen untuk terus mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat untuk menjadi kebijakan dan program-program pemerintah agar sesuai dengan aspirasi masyarakat dan dapat bermanfaat buat masyarakat secara langsung," tegas mereka dalam siaran pers yang sama.

Partai besutan Zulkifli Hasan ini juga menekankan bahwa perjuangan mereka di lembaga legislatif akan terus menjaga fungsi-fungsi konstitusional demi kemajuan bangsa.

"Perjuangan PAN di lembaga legislatif tetap menjaga komitmen dan tugas-tugas konstitusional untuk fungsi legislasi, penganggaran, dan kontrol serta pengawasan, agar pemerintahan dan tata kelola Negara dapat berjalan secara efektif, efisien, dan berdampak pada kemajuan dan kemakmuran bangsa," imbuh bunyi pernyataan dalam siaran pers.

Baca Juga: Rusak Parah, 5 Potret Mengenaskan Rumah Uya Kuya Usai Dijarah

Menyikapi situasi terkini, PAN juga mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Potret Uya Kuya (Instagram)
Potret Uya Kuya (Instagram)

Partai meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penyelesaian persoalan kepada pemerintah yang sah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"PAN menghimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang, sabar dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat serta untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan," tutup pernyataan resmi mereka.

Siaran pers yang ditandatangani oleh Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua Umum Viva Yoga Mauladi ini ditutup dengan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?