Ivan Gunawan Tak Nyaman Dipanggil Haji, Habib Jafar Singgung Soal Tanggung Jawab

Rabu, 17 September 2025 | 12:32 WIB
Ivan Gunawan Tak Nyaman Dipanggil Haji, Habib Jafar Singgung Soal Tanggung Jawab
Ivan Gunawan (Instagram)
Baca 10 detik
  • Ivan Gunawan mengaku tidak nyaman dipanggil "Haji" karena merasa gelar itu menciptakan jarak sosial.
  • Habib Jafar menjelaskan asal-usul gelar "Haji" dari masa kolonial sebagai bentuk pengawasan terhadap tokoh perubahan.
  • Gelar "Haji" seharusnya dimaknai sebagai tanggung jawab spiritual, bukan sekadar status atau kehormatan.

Suara.com - Desainer kondang sekaligus presenter Ivan Gunawan membuat pengakuan mengejutkan terkait panggilan 'Haji' yang kini melekat pada namanya.

Lelaki yang akrab disapa Igun itu secara terbuka mengaku tidak nyaman dengan panggilan tersebut.

Hal ini diungkapkannya dalam episode terbaru program YouTube 'Butik Haji Igun' yang tayang Selasa, 16 September 2025.

Dalam perbincangan santai bersama pendakwah Habib Husein Jafar Al Hadar, Ivan Gunawan awalnya membahas nama acaranya yang menggunakan gelar tersebut.

"Sebenarnya ini, aku tuh kan nggak kepengin dipanggil haji ya," ungkap Ivan Gunawan.

Artis 43 tahun ini kemudian menjelaskan bahwa gelar tersebut seolah menciptakan jarak antara dirinya dengan teman-temannya.

"Di sekitaran aku, ini juga banyak banget, lumayan banyak deh, teman-teman aku tuh sekarang jadi pada nggak ada yang ngajakin aku pergi," curhatnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Habib Jafar memberikan penjelasan dari sudut pandang sejarah yang menarik.

Menurutnya, penyematan gelar 'Haji' di Indonesia memiliki akar dari zaman kolonialisme Belanda.

Baca Juga: Beda Agama, Habib Jafar Azani Anak Kedua Onadio Leonardo yang Baru Lahir

"Ada beberapa teori sih. Ada yang bilang gelar haji itu diberikan salah satunya oleh kolonialisme Belanda untuk nandain orang yang pulang haji," jelas Habib Jafar.

Habib Jafar dan Ivan Gunawan (YouTube/Comic 8 Revolution)
Habib Jafar dan Ivan Gunawan (YouTube/Comic 8 Revolution)

Habib Jafar menambahkan bahwa tujuan Belanda saat itu adalah untuk mengawasi orang-orang yang baru pulang dari ibadah haji, karena mereka dianggap membawa semangat perubahan yang bisa mengancam kekuasaan kolonial.

"Karena orang yang pulang haji itu positif, takut dia membawa pesan perubahan, aksi perubahan, akhirnya Belanda bisa diusir dari Indonesia. Makanya ditandain," lanjutnya.

Meski begitu, Habib Jafar juga memberikan pandangan spiritual bahwa gelar tersebut kini bisa dimaknai sebagai sebuah tanggung jawab untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Sehingga wajar menurut Habib Jafar, kalau tidak semua orang yang selesai menunaikan ibadah haji berkenan dipanggil dengan gelar baru yang mereka dapat.

Mengingat tanggung jawab untuk berperilaku baik selepas menyandang status haji memang bukan hal mudah untuk diterapkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI