Warga Jember Geram, Jembatan Dirusak Paksa Demi Truk Sound Horeg Bisa Melintas

Yohanes Endra, Ismail

Rabu, 24 September 2025 | 06:30 WIB
Warga Jember Geram, Jembatan Dirusak Paksa Demi Truk Sound Horeg Bisa Melintas
Jembatan di kawasan Jember dirusak demi sound horeg lewat (Instagram)
baca 10 detik
  • Jembatan dirusak paksa demi truk sound horeg bisa melintas.
  • Fenomena sound horeg di Jember kembali resahkan warga.
  • Fasilitas umum di Jember dirusak demi sound horeg.  

Suara.com - Aksi arogansi yang meresahkan kembali terjadi dan viral di media sosial, kali ini datang dari Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Sebuah video yang beredar luas memperlihatkan sekelompok orang dengan tega merusak fasilitas umum berupa jembatan, untuk sebuah truk pengangkut sound system raksasa atau yang dikenal sebagai sound horeg bisa melintas.

Peristiwa yang memicu kemarahan publik ini dilaporkan terjadi di Desa Glundengan, Kecamatan Balung, Jember, pada hari Kamis, 18 September 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.

Dalam rekaman video yang disatukan dari berbagai sudut, terlihat jelas sebuah truk yang membawa tumpukan speaker berukuran masif terhenti di mulut jembatan.

Karena dimensi sound system yang terlalu tinggi dan lebar, truk tersebut tidak dapat melewatinya. Alih-alih mencari jalan lain, kru dan rombongan truk tersebut mengambil jalan pintas yang merugikan banyak pihak, menghancurkan pembatas jembatan.

Beberapa pria dalam video tampak secara brutal memukul dan membongkar bagian tembok pembatas jembatan.

Tanpa rasa bersalah, mereka menghancurkan fasilitas yang dibangun untuk kepentingan bersama itu di siang bolong.

Keresahan warga semakin memuncak setelah beredar tangkapan layar berisi laporan dari seorang warga lokal yang menjadi saksi mata.

Dalam laporannya, ia menjelaskan kronologi kejadian dengan penuh keprihatinan.

baca juga

"Kejadiannya, sebuah truk bawa sound system nggak bisa lewat jembatan, lalu jembatan malah dirusak & dibongkar paksa supaya truk bisa lewat," tulis warga tersebut dalam pesannya.

Jembatan di kawasan Jember dirusak demi sound horeg lewat (Instagram)
Jembatan di kawasan Jember dirusak demi sound horeg lewat (Instagram)

Laporan itu juga mengungkap detail yang lebih mengerikan. Terdengar teriakan provokatif dalam bahasa Madura dari salah satu orang di lokasi.

"Bahkan ada yg ngomong pakai bahasa Madura: 'yer-biyer pemareh lah' (artinya: pukul aja terus itu jembatan)," lanjutnya.

Saksi mata tersebut mengaku dirinya dan warga lain merasa sangat miris dan tidak terima melihat fasilitas publik dirusak seenaknya demi kepentingan sekelompok orang.

Ia berharap dengan diviralkannya video ini, ada perhatian serius dari pihak berwenang.

Fenomena sound horeg atau adu keras sound system dalam acara karnaval memang menjadi tren di beberapa daerah di Jawa Timur.

Namun, tren ini sering kali menimbulkan masalah, mulai dari polusi suara yang ekstrem hingga, seperti dalam kasus ini, perusakan infrastruktur.

Ukuran sound system yang sengaja dibuat melebihi kapasitas kendaraan sering kali menjadi biang keladi masalah di jalan.

Kini, warga Desa Glundengan dan warganet secara luas menuntut adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Mereka mendesak agar para pelaku perusakan fasilitas umum tersebut segera diidentifikasi dan diproses secara hukum untuk memberikan efek jera.

Insiden ini menjadi tamparan keras bahwa sebuah hobi atau tren tidak boleh melanggar hukum dan merugikan kepentingan masyarakat luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Anak TK Akting Pingsan Biar Digendong Satpam ke Kelas, Aksinya Bikin Ngakak: Bocil Drama!

Viral Anak TK Akting Pingsan Biar Digendong Satpam ke Kelas, Aksinya Bikin Ngakak: Bocil Drama!

News | Selasa, 23 September 2025 | 15:46 WIB

Viral Tepuk Sakinah di KUA, Cara Baru Bimbingan Pranikah yang Bikin Calon Pengantin Heboh

Viral Tepuk Sakinah di KUA, Cara Baru Bimbingan Pranikah yang Bikin Calon Pengantin Heboh

Entertainment | Selasa, 23 September 2025 | 15:30 WIB

Benarkah Mobil Hanya Boleh Isi Pertalite 7 Hari Sekali? Cek Fakta Aturan Terbaru Pertamina 2025

Benarkah Mobil Hanya Boleh Isi Pertalite 7 Hari Sekali? Cek Fakta Aturan Terbaru Pertamina 2025

News | Selasa, 23 September 2025 | 15:03 WIB

Ngamuk Suami Kepergok Lihat Cewek, Emak-emak Hijab Cegat Angkot di Tengah Jalan: Turun Gak Lo!

Ngamuk Suami Kepergok Lihat Cewek, Emak-emak Hijab Cegat Angkot di Tengah Jalan: Turun Gak Lo!

News | Selasa, 23 September 2025 | 14:21 WIB

Terungkap Kronologi Lengkap Video Viral Perpeloncoan Maba Unsri Dipaksa Berciuman

Terungkap Kronologi Lengkap Video Viral Perpeloncoan Maba Unsri Dipaksa Berciuman

News | Selasa, 23 September 2025 | 15:49 WIB

Kenapa Disebut Seblak? Begini Asal-usul Kuliner Sunda yang Lagi Viral di Thailand

Kenapa Disebut Seblak? Begini Asal-usul Kuliner Sunda yang Lagi Viral di Thailand

Lifestyle | Selasa, 23 September 2025 | 13:56 WIB

Terkini

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:50 WIB

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Bogor | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:43 WIB

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:31 WIB

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:16 WIB

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 20:48 WIB

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:45 WIB

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:37 WIB

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

×