Gagal Diet 25 Tahun Hingga Obesitas Tingkat 3, Ibu Tasya Kamila Jalani Operasi Bariatrik

Selasa, 30 September 2025 | 14:19 WIB
Gagal Diet 25 Tahun Hingga Obesitas Tingkat 3, Ibu Tasya Kamila Jalani Operasi Bariatrik
Tasya Kamila bersama ibu. (Instagram)
Baca 10 detik
  • Ibu Tasya Kamila alami obesitas tingkat tiga setelah 25 tahun gagal diet.

  • Ia menjalani operasi bariatrik, lambungnya kini hanya tersisa 15 persen.

  • Operasi bertujuan menurunkan berat badan 30-35 kg dengan minim rasa lapar.

Suara.com - Penyanyi sekaligus aktris Tasya Kamila membagikan kabar mengejutkan soal kondisi kesehatan ibundanya, Isverina Andriany.

Setelah 25 tahun gagal diet, sang ibu akhirnya menjalani operasi bariatrik potong lambung.

Kabar tersebut disampaikan Tasya lewat unggahan Instagram pribadinya pada Selasa, 30 September 2025. 

Dia menyebut ibunya sudah mencoba berbagai metode diet sejak tahun 2000, namun hasilnya selalu gagal.

"Gagal diet selama 25 tahun berujung obesitas tingkat tiga, akhirnya Mamaku jalani Operasi Bariatrik potong lambung," tulis Tasya Kamila dalam unggahannya. 

Tasya menceritakan, ibunya sempat turun belasan kilogram di awal diet. Namun, berat badan kembali naik drastis hingga tembus 105-110 kilogram dalam kurun 2020-2025. Kondisi tersebut membuat Isverina masuk kategori obesitas tingkat tiga.

"Mamaku sudah obesitas tingkat tiga dan dampaknya mamaku menderita: diabetes melitus dan komplikasinya fatty liver, kolesterol, darah tinggi, sleep apnea (mendengkur parah)," beber Tasya.

"Mobilitas terganggu, lutut bermasalah, susah gerak, makin nggak suka olahraga, selalu nggak PD dengan penampilan, takut difoto, low self esteem," tambahnya.

Keputusan besar pun diambil. Isverina menjalani operasi bariatrik bersama Dr. dr. Peter Ian Limas, Sp.B-KBD dan tim di Jakarta. Operasi ini menggunakan metode sleeve gastrectomy dengan teknik laparoskopi.

Baca Juga: Jabatan Mentereng Randi Bachtiar di AS, Suami Tasya Kamila Pilih Resign demi Kerja di Indonesia

"Team bedah bariatrik dr. Peter, dr. Jeffrey, dan dr. Sugi mengerjakan operasi sleeve gastrectomy dengan metode laparoskopi. Jadi luka operasinya Mama tuh cuma 1-2 cm ajaa! Operasinya juga kurang dari 2 jam," ungkap Tasya.

Operasi tersebut bertujuan mengurangi kapasitas lambung hingga hanya tersisa sekitar 15 persen. 

"Sebesar iniii lambung Mama yang dibuang. Sekarang lambung Mama tersisa 15% aja, segede sedotan boba," tulis Tasya sembari memperlihatkan foto lambung ibunya yang telah dipotong.

Dengan prosedur ini, diharapkan ibunda Tasya bisa menurunkan berat badan 30-35 kilogram. 

"Dengan potong lambung, otomatis volume kemampuan makannya berkurang. Selain itu, di lambung juga ada pusat selera makan yang mana itu juga akan dibuang. Sehingga, goalnya Mama bisa turunin BB 30-35 kg dengan minim rasa lapar dan lebih cepat kenyang," lanjut Tasya.

Tasya pun menutup unggahannya dengan janji akan membagikan perkembangan kesehatan sang ibu. 

"Mau tahu health update Mama pasca operasi? Stay tuned untuk part berikutnya yaaa," tulis mantan penyanyi cilik tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI