Ngamuk Pesantren Dihina, Gus Yahya Diingatkan 'Dosa Lama' Undang Pro-Israel

Sumarni

Kamis, 16 Oktober 2025 | 07:46 WIB
Ngamuk Pesantren Dihina, Gus Yahya Diingatkan 'Dosa Lama' Undang Pro-Israel
Gus Yahya Diingatkan 'Dosa Lama' Undang Pro-Israel (X/twitter)

Suara.com - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya meluapkan kemarahan usai tayangan Expose Uncensored di Trans7 dianggap menghina dunia pesantren dan tokoh-tokoh NU.

Dia menilai program tersebut telah melecehkan nilai-nilai luhur yang selama ini dijaga para santri dan kiai di lingkungan pesantren.

Menurutnya, tayangan itu bukan hanya menyinggung martabat ulama, tetapi juga bisa memicu gangguan terhadap harmoni sosial masyarakat.

Kemarahan warga NU pun memuncak setelah muncul narasi dalam program itu yang menyebut kiai kaya seharusnya memberi amplop kepada santri.

Gus Yahya menyebut pernyataan seperti itu tidak pantas disiarkan karena mencederai kehormatan dunia pesantren.

Sebagai bentuk tanggung jawab, PBNU langsung mengambil langkah hukum terhadap pihak Trans7 dan produser program tersebut.

Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PBNU telah melaporkan kasus ini ke Mabes Polri dan Dewan Pers.

Gus Yahya juga menuntut Trans7 dan Trans Corporation meminta maaf serta bertanggung jawab atas keresahan sosial yang timbul.

Namun di tengah sikap kerasnya terhadap penghinaan pesantren, publik kembali menyoroti "dosa lama" Gus Yahya soal undangan kepada akademisi pro-Zionis, Peter Berkowitz.

baca juga

"Ini nilai pesantren bukan?" sindir akun @ardisatriawan menyertakan potret Gus Yahya berjabat tangan dengan Berkowitz.

"Kalau ini bukan hanya menghina nilai-nilai pesantren, tetapi juga menghina umat Islam dan Masjid al-Aqsa," tambah akun @erlanishere.

Kontroversi mencuat ketika Peter Berkowitz diundang menjadi pembicara dalam kegiatan Akademi Kepemimpinan Nasional NU dan acara di Universitas Indonesia.

Berkowitz dikenal memiliki pandangan pro-Israel dan sering membela tindakan militer Zionis terhadap warga Palestina.

Kehadirannya di forum resmi PBNU dan UI memicu gelombang kritik dari mahasiswa, aktivis, dan kalangan NU sendiri.

Banyak pihak menilai langkah itu sebagai bentuk kelalaian moral di tengah penderitaan rakyat Palestina.

Gus Yahya kemudian mengakui kekhilafan dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Dia mengatakan undangan itu terjadi karena kurang cermat menelusuri latar belakang Berkowitz yang ternyata memiliki pandangan pro-Zionis.

Menurutnya, dia hanya mempertimbangkan sisi akademis Berkowitz sebagai profesor hukum dari Stanford tanpa mengetahui pandangan politiknya.

Gus Yahya mengaku baru sadar setelah muncul protes dari berbagai pihak yang mengecam kehadiran Berkowitz di Indonesia.

Sebagian kiai bahkan sempat mendesaknya mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU karena dinilai telah menodai posisi organisasi.

Murka Gus Yahya terhadap penghinaan pesantren kini berdampingan dengan bayang-bayang kontroversi masa lalu yang kembali disorot publik.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Pakai Uang Haram Sekolahkan Anak di Ponpes, DJ Amoy Karamoy: Ya Udah Kamu yang Biayain

Disebut Pakai Uang Haram Sekolahkan Anak di Ponpes, DJ Amoy Karamoy: Ya Udah Kamu yang Biayain

Entertainment | Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:26 WIB

Kerja Bakti di Ponpes Disebut Nguli, Gus Miftah Murka: Mereka Gak Pernah Mondok

Kerja Bakti di Ponpes Disebut Nguli, Gus Miftah Murka: Mereka Gak Pernah Mondok

Entertainment | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:53 WIB

Komentari Rumor Kiai Hedon, Yenny Wahid Putri Gus Dur Ajak Pesantren Introspeksi

Komentari Rumor Kiai Hedon, Yenny Wahid Putri Gus Dur Ajak Pesantren Introspeksi

Entertainment | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:51 WIB

Biodata dan Kekayaan Atalia Praratya yang Rumahnya Digeruduk Santri

Biodata dan Kekayaan Atalia Praratya yang Rumahnya Digeruduk Santri

Lifestyle | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:50 WIB

UAS Umpamakan Hubungan Santri dengan Kiai lewat Mahzab Cinta: Susah Dilogikakan!

UAS Umpamakan Hubungan Santri dengan Kiai lewat Mahzab Cinta: Susah Dilogikakan!

Entertainment | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:28 WIB

Begini Sistem Pendidikan dan Pengajaran di Ponpes Lirboyo, Benarkah Cederai Ilmu Agama?

Begini Sistem Pendidikan dan Pengajaran di Ponpes Lirboyo, Benarkah Cederai Ilmu Agama?

Lifestyle | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:40 WIB

Terkini

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

×