Perankan Dono Warkop DKI, Sosok dan Watak Desta Dibandingkan dengan Sang Legenda

Kamis, 06 November 2025 | 17:03 WIB
Perankan Dono Warkop DKI, Sosok dan Watak Desta Dibandingkan dengan Sang Legenda
Desta perankan Dono dalam film Warkop DKI Reborn. (Instagram)
Baca 10 detik
  • Pemilihan Desta sebagai Dono picu perdebatan pro dan kontra.

  • Citra politik Desta dibanding-bandingkan dengan sosok kritis mendiang Dono.

  • Polemik ini campur adukkan seni peran dengan pandangan politik.

Suara.com - Kabar pemilihan Deddy Mahendra Desta untuk memerankan karakter legendaris Dono dalam film terbaru 'Warkop DKI Reborn' sontak memicu perdebatan panas di media sosial.

Berawal dari unggahan akun X (dulu Twitter) @IndoPopBase yang menampilkan wajah Desta dan Dono bersebalahan.

Pada unggahannya, akun X tersebut menjelaskan Desta akan memerankan Dono dalam Warkop DKI Reborn bersama Tora Sudiro dan Vino G Bastian.

Sebelumnya, karakter Dono ini diperankan oleh Abimana Aryasatya.

"Desta to star as Dono in the upcoming ‘Warkop DKI’ film alongside Tora Sudiro and Vino G. Bastian," tulis akun tersebut, disertai foto perbandingan Desta dan mendiang Dono pada Rabu 5 November 2025.

Tak butuh waktu lama, kolom komentar unggahan tersebut langsung dibanjiri reaksi pro kontra.

Sejumlah warganet menyoroti perbedaan tajam antara rekam jejak mendiang Dono yang dikenal sebagai aktivis dan pengkritik rezim Orde Baru.

Sedangkan, citra Desta dianggap dekat dengan pemerintah saat ini.

"Perasaan Dono yang gua tahu itu penantang rezim deh, kok malah diperanin sama penyepong rezim," tulis akun @koootoshi*** dengan tajam.

Baca Juga: Dibantah Teman Sabrina Alatas, Raisa Pernah Ngode soal Pinterest dan Memasak

"Di Indonesia kayaknya para sutradara gak melek sama citra dan sepak terjang aktor aktris yang dipilih dah. Pantesan film Indonesia tembus ajang penghargaan tinggi... masih jauh dari kata hebat," komentar akun @jktgh**.

"Bau-bau film kena boikot nih," kata @wisnu**.

"Males gue nonton ada Desta si penye**ng Jokowi," timpal @erwinrock**.

Namun, banyak pula yang menilai perdebatan ini tidak relevan dan menyeret urusan politik ke dalam dunia seni peran yang seharusnya terpisah.
Mereka berpendapat bahwa kemampuan akting adalah satu-satunya tolok ukur yang pantas digunakan.

Bahkan, ada pula yang beranggapan mendiang Dono sendiri mampu memisahkan antara aktivitas pribadinya sebagai seorang kritis dan profesionalismenya sebagai seorang seniman.

"Goblok lu, perkara film aja dibawa-bawa politik. Di tempat lu masih pilpres ya," balas akun @lisse**.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI