Dua Dekade "Centralismo": Simfoni Kerinduan dan Kejayaan Sore di Teater Besar

Ferry Noviandi

Selasa, 23 Desember 2025 | 16:43 WIB
Dua Dekade "Centralismo": Simfoni Kerinduan dan Kejayaan Sore di Teater Besar
Band Sore baru saja merayakan 20 tahun album Centralismo. [Instagram]
baca 10 detik
  • Perayaan 20 tahun album Centralismo band Sore digelar pada Senin (22/12/2025) malam di Teater Besar Taman Ismail Marzuki.
  • Konser tersebut menjadi tribut emosional bagi mendiang Ade Paloh, salah satu pendiri dan penulis lagu utama band tersebut.
  • Album Centralismo dari Sore dianggap mengubah lanskap musik independen Indonesia dengan pengaruh jazz dan bosanova.

Suara.com - Senja mungkin telah berlalu, namun pendar cahayanya masih terasa hangat di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM).

Pada Senin (22/12/2025) malam, ruang sakral kesenian itu menjadi saksi bisu sebuah perayaan emosional: 20 tahun album Centralismo.

Album tersebut menjadi sebuah mahakarya yang tidak hanya melambungkan nama Sore, tetapi juga mengubah lanskap musik independen Indonesia selamanya.

Konser ini bukan sekadar pertunjukan musik biasa. Bagi para "Soreist" (sebutan penggemar Sore) yang memadati kursi teater, malam itu adalah perjalanan melintasi lorong waktu.

Sejak nada pertama "Bebas" dan "Somos Libres" dikumandangkan, suasana magis langsung menyergap.

Namun, penonton dikejutkan dengan "kehadiran" Ade Paloh di atas panggung. Bukan hologram, tapi sosok manusia nyata.

Ade Paloh malam itu spesial di-cosplay oleh pianis Adra Karim, yang wajahnya memang sangat mirip almarhum.

Lengkap dengan microphone khas Ade, Adra dan Ade menyuguhkan lagu "Mata Berdebu" yang terasa sangat spesial.

"Saya minta izin, hari ini saya ingin mengenang seolah dia masih berada di panggung bersama saya," kata Awan.

baca juga

Mengingat kembali medio 2000-an, Sore hadir sebagai anomali.

Di tengah gempuran musik pop melayu dan rock alternatif yang seragam, Ade Paloh, Awan Garnida, Bemby Gusti, Reza Dwiputera, dan Mondo Gascaro menawarkan sesuatu yang berbeda: musik yang sinematik, kaya akan pengaruh jazz, pop klasik, hingga bosanova.

Centralismo kemudian dinobatkan oleh majalah Rolling Stone Indonesia sebagai salah satu dari 150 Album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa.

Namun, perjalanan menuju 20 tahun ini tidaklah mudah. Kehilangan sang nakhoda sekaligus penulis lagu jenius, Ade Paloh, pada awal 2024 meninggalkan lubang besar.

Konser semalam pun menjadi tribut yang mengharukan bagi mendiang.

Sosok Ade seolah hadir melalui visualisasi di layar besar dan vokal yang dibiarkan menggema di beberapa bagian lagu, membuat suasana Teater Besar sempat diliputi keheningan yang syahdu sebelum pecah oleh tepuk tangan riuh.

Awan Garnida dan Bemby Gusti, sebagai pilar yang tersisa, tampil dengan performa prima.

Mereka dibantu oleh sejumlah musisi tamu dan mantan personel yang kembali naik panggung untuk memberikan penghormatan pada album ini.

Lagu-lagu seperti "No Fruits for Today", "Etalase", hingga "Funk the Preacherman" dibawakan dengan aransemen yang lebih megah, memanfaatkan akustik ruang Teater Besar yang mumpuni.

Dua puluh tahun setelah Centralismo dirilis, musik Sore terbukti melampaui zaman.

Di antara penonton, tampak wajah-wajah lama yang tumbuh bersama album ini, bersanding dengan generasi Z yang baru menemukan keajaiban musik mereka melalui platform digital.

Konser ini menegaskan bahwa Sore bukan sekadar band; mereka adalah institusi estetika dalam musik Indonesia.

Centralismo pada usia 20 tahun tetap terdengar segar, relevan, dan penuh teka-teki.

Malam itu di TIM, Sore membuktikan bahwa meski personel bisa pergi dan waktu terus bergulir, karya yang jujur akan selalu menemukan jalan untuk pulang ke hati pendengarnya.

Selamat ulang tahun, Centralismo. Terima kasih telah membuat dunia musik Indonesia menjadi jauh lebih berwarna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa The Great Flood Disebut Mirip Film Sore: Istri dari Masa Depan?

Kenapa The Great Flood Disebut Mirip Film Sore: Istri dari Masa Depan?

Entertainment | Minggu, 21 Desember 2025 | 22:00 WIB

'Sore: Istri dari Masa Depan' Gugur, Ini 7 Film Asia Tembus Seleksi Oscar 2026

'Sore: Istri dari Masa Depan' Gugur, Ini 7 Film Asia Tembus Seleksi Oscar 2026

Entertainment | Rabu, 17 Desember 2025 | 21:30 WIB

2 Film Indonesia Tayang di Netflix Januari 2026, Termasuk Sore: Istri dari Masa Depan

2 Film Indonesia Tayang di Netflix Januari 2026, Termasuk Sore: Istri dari Masa Depan

Entertainment | Kamis, 11 Desember 2025 | 21:45 WIB

Kemenangan Lagu Barasuara di FFI 2025 Tuai Kontroversi, Dinilai Bukan Original Soundtrack Film

Kemenangan Lagu Barasuara di FFI 2025 Tuai Kontroversi, Dinilai Bukan Original Soundtrack Film

Entertainment | Jum'at, 21 November 2025 | 13:07 WIB

Kembali Raih Piala Citra, Pidato Kemenangan Sheila Dara di FFI 2025 Bikin Vidi Aldiano Menangis

Kembali Raih Piala Citra, Pidato Kemenangan Sheila Dara di FFI 2025 Bikin Vidi Aldiano Menangis

Entertainment | Jum'at, 21 November 2025 | 12:14 WIB

Review Film Pendek Sore Ini Milik Aksa: Sebuah Sore Sunyi yang Menyalakan Api Kreativitas

Review Film Pendek Sore Ini Milik Aksa: Sebuah Sore Sunyi yang Menyalakan Api Kreativitas

Entertainment | Senin, 17 November 2025 | 11:01 WIB

Terkini

Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi

Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi

Jawa Tengah | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Nasib Berbeda Jay Idzes dan Elkan Baggott Jelang Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Nasib Berbeda Jay Idzes dan Elkan Baggott Jelang Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini

Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa

Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air

Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

×