Dalam beberapa klarifikasinya, Roby menyebut bahwa mereka sempat menikah secara agama (siri) di Cibinong tanpa restu orangtua Aurelie.
Hubungan antara Robie dan Aurelie disebut berakhir sekitar 15 bulan kemudian, yakni pada Januari 2013.
Namun, Aurelie secara konsisten menegaskan bahwa hubungan tersebut dibangun atas paksaan, tekanan psikologis, dan manipulasi emosional.
Aurelie mengakui pengalaman tersebut meninggalkan luka emosional mendalam yang memengaruhi rasa percaya diri dan kesehatan mentalnya.
Dia menyebut sempat merasa kehilangan identitas dan sulit membedakan kehendak pribadi dengan kontrol dari orang lain.
Meski demikian, Aurelie menegaskan bahwa bukunya tidak ditujukan untuk menjatuhkan atau membunuh karakter individu tertentu.
Dia hanya berharap kisahnya dapat menjadi peringatan dini bagi keluarga, industri hiburan, dan generasi muda agar lebih waspada.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Baca Juga: Aurelie Moeremans Diancam dan Diteror Orang dari Masa Lalu Usai Rilis Buku Baru