Alasan Aurelie Moeremans Tulis Broken Strings, Berdamai dengan Masa Lalu yang Pahit

Yazir F, Tiara Rosana

Rabu, 14 Januari 2026 | 14:47 WIB
Alasan Aurelie Moeremans Tulis Broken Strings, Berdamai dengan Masa Lalu yang Pahit
Aurelie Moeremans (Instagram/aurelie)
baca 10 detik
  • Buku Broken Strings ditulis sebagai bentuk terapi diri dan upaya berdamai dengan masa lalu, bukan untuk menyerang pihak tertentu.
  • Aurelie merilis buku ini secara gratis dalam format e-book untuk membantu sesama penyintas trauma dan meningkatkan kesadaran orang tua tentang grooming.
  • Menulis menjadi cara Aurelie menghadapi luka lama dan melepaskan beban batin demi menyambut kehidupan baru sebagai seorang ibu.

Suara.com - Dalam beberapa pekan terakhir, publik Tanah Air diguncang oleh memoar digital berjudul "Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth" yang ditulis oleh aktris Aurelie Moeremans.

Buku ini menjadi viral bukan hanya karena gaya penuturannya yang menyentuh, melainkan keberaniannya membongkar trauma masa lalu terkait dugaan child grooming dan hubungan toksik yang dia alami saat masih remaja.

Publik kemudian mengaitkan sosok pria manipulatif dalam buku tersebut dengan mantan kekasih Aurelie, Roby Tremonti.

Situasi memanas ketika Roby muncul ke publik, membantah tuduhan kekerasan serta menantang Aurelie membuktikan klaimnya, sembari meminta sang aktris fokus pada kehamilannya saat ini.

Di tengah riuhnya polemik tersebut, istri dari Tyler Bigenho ini akhirnya angkat bicara dalam wawancara via pesan singkat pada Rabu, 15 Januari 2026.

Aurelie menegaskan bahwa buku ini lahir bukan dari kebencian, melainkan kebutuhan mendesak untuk berdamai dengan diri sendiri.

Bukan Ajang Balas Dendam

Menanggapi tudingan bahwa buku ini sengaja dirilis untuk menyudutkan pihak tertentu atau membuka luka lama, Aurelie memberikan jawaban tegas.

Perempuan yang tengah hamil ini menyebut bahwa "Broken Strings" adalah upaya memahami sejarah hidupnya, bukan serangan balik.

baca juga

"Menulis Broken Strings bukan tentang balas dendam atau membuka luka lama, tapi tentang memahami apa yang pernah terjadi dan menerima bahwa itu bagian dari hidupku. Lewat buku ini, aku belajar berdamai tanpa harus membenarkan apa yang salah," tulis Aurelie kepada awak media.

Aktris 32 tahun ini mengakui, awalnya naskah tersebut tidak ditujukan untuk konsumsi publik. Trauma masa lalu, di mana suaranya sering kali diabaikan atau direspons dengan menyakitkan saat dia masih kecil, sempat membuatnya ragu.

Namun, kesadaran bahwa banyak perempuan dan orangtua mengalami nasib serupa mengubah pandangannya.

"Aku sadar banyak perempuan dan orangtua mengalami hal serupa dan merasa sendirian. Dari situ aku merasa, mungkin ceritaku bisa jadi teman buat mereka," tambahnya.

Polemik dan Keraguan yang Sempat Muncul

Tak bisa dipungkiri, viralnya buku ini memicu dua kubu, yakni dukungan masif dari netizen yang bersimpati, serta pihak kontra yang merasa tersudut. Aurelie mengaku, sebagai manusia biasa, dia sempat merasa goyah melihat besarnya dampak yang ditimbulkan.

"Jujur aja, sempat kepikiran. Ada momen aku bertanya ke diri sendiri, 'apakah aku terlalu jauh?', 'apakah aku membuka sesuatu yang seharusnya diam saja?’" ungkap Aurelie.

Namun, keraguan itu sirna setiap kali dia menerima pesan dari pembaca, baik korban yang akhirnya berani bersuara maupun orang tua yang mulai memahami bahaya grooming.

"Di titik itu aku tahu, diam justru akan lebih menyakitkan. Jadi bukan berarti aku kebal, tapi aku sudah berdiri di tempat yang jelas, dan aku tahu kenapa aku melakukan ini," tegasnya.

Bagi Aurelie, polemik yang terjadi adalah bagian dari proses yang harus diterima.

Menolak "Menjual Trauma"

Salah satu hal yang unik dari perilisan "Broken Strings" adalah formatnya yang berupa e-book gratis. Padahal, dengan atensi sebesar ini, potensi komersialnya sangat tinggi.

Aurelie menekankan bahwa sejak awal, niatnya murni untuk berbagi, bukan mencari keuntungan materi dari kisah pilunya.

"Karena dari awal tujuanku bukan komersial. Bahkan ebook pun aku rilis gratis karena jujur aku tidak ingin ada kesan 'menjual trauma'," jelas perempuan yang tengah menanti kelahiran anak pertamanya tersebut.

Keputusan untuk akhirnya menaikkan naskah ini ke versi cetak baru diambil belakangan, setelah melihat permintaan pembaca yang ingin menjadikan buku tersebut pegangan fisik atau hadiah bagi orang terdekat.

"Di situ aku sadar, versi fisik itu bukan soal jualan, tapi soal keberlanjutan dan akses yang lebih luas," tambahnya.

Proses Pulih yang Belum Selesai

Banyak yang mengira Aurelie menulis buku ini karena sudah sepenuhnya sembuh dari trauma. Nyatanya, proses penulisan yang memakan waktu berbulan-bulan secara intens itu justru adalah terapinya.

Aurelie mengaku banyak memori yang selama bertahun-tahun dia simpan rapat dan anggap "selesai", ternyata masih bersarang di tubuhnya.

"Menulis membuat aku berhenti menyalahkan diri sendiri. Jadi buku ini bukan bukti bahwa aku sudah sembuh, tapi bukti bahwa aku berani menghadapi lukanya," tuturnya.

Kini, di tengah masa kehamilannya, Aurelie merasakan energi positif yang luar biasa. Bukan dari viralnya berita, melainkan dari rasa "lega" dan hilangnya beban yang selama ini dia pikul sendirian.

"Rasanya seperti beban yang selama ini aku pikul sendiri, sekarang dipegang ramai-ramai, dengan empati, bukan penghakiman," tutup Aurelie.

Bagi Aurelie, "Broken Strings" kini berdiri sendiri sebagai monumen keberaniannya. Meski dia mengaku produktif menulis selama hamil, dia memastikan karya selanjutnya, jika ada, mungkin akan tetap bertema perempuan dan proses pulih, namun bukan kelanjutan langsung dari kisah kelam ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aurelie Moeremans Cerita Adaptasi Jadi Ibu Baru, dari Begadang sampai Pilih Popok

Aurelie Moeremans Cerita Adaptasi Jadi Ibu Baru, dari Begadang sampai Pilih Popok

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:24 WIB

Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi

Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:54 WIB

Menelisik Broken Strings, Film Bermodalkan Sensasi dan Eksploitasi Doang?

Menelisik Broken Strings, Film Bermodalkan Sensasi dan Eksploitasi Doang?

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 11:35 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

Aurelie Moeremans Ungkap Kriteria Utama dalam Memilih Rumah Produksi Film Broken Strings

Aurelie Moeremans Ungkap Kriteria Utama dalam Memilih Rumah Produksi Film Broken Strings

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:00 WIB

Novel Broken Strings Karya Aurelie Moeremans Resmi Diadaptasi Jadi Film

Novel Broken Strings Karya Aurelie Moeremans Resmi Diadaptasi Jadi Film

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:56 WIB

Broken Strings Cerita Aurelie Moeremans Jadi Korban Child Grooming Diangkat ke Layar Lebar

Broken Strings Cerita Aurelie Moeremans Jadi Korban Child Grooming Diangkat ke Layar Lebar

Entertainment | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:00 WIB

Aurelie Moeremans dan Tyler Bigenho Dikaruniai Bayi Berjenis Kelamin Laki-Laki

Aurelie Moeremans dan Tyler Bigenho Dikaruniai Bayi Berjenis Kelamin Laki-Laki

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 20:30 WIB

Aurelie Moeremans Tak Pernah Lupa Perlakuan Dewi Sandra di Masa Lalu

Aurelie Moeremans Tak Pernah Lupa Perlakuan Dewi Sandra di Masa Lalu

Entertainment | Kamis, 19 Februari 2026 | 03:45 WIB

Pemeran Figuran ini Diduga Ceritakan Sikap Asli Nikita Willy di Lokasi Syuting: Belagu Banget!

Pemeran Figuran ini Diduga Ceritakan Sikap Asli Nikita Willy di Lokasi Syuting: Belagu Banget!

Entertainment | Minggu, 15 Februari 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:48 WIB

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:47 WIB

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:45 WIB

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:44 WIB

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala

Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:39 WIB

Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen

Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:36 WIB

Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!

Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:33 WIB

Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup

Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:30 WIB

×