- Ayah Farel Prayoga, Joko Suyoto, melaporkan manajer anaknya, Rais, ke Mabes Polri terkait polemik uang senilai Rp 10 miliar.
- Pengaduan resmi secara elektronik diajukan pada Rabu, 14 Januari 2026, karena keluarga merasa difitnah menghabiskan uang Farel.
- Laporan tersebut telah diterima kepolisian sebagai aduan masyarakat, dipicu oleh penggiringan opini negatif oleh pihak manajer.
Suara.com - Ayah Farel Prayoga, Joko Suyoto akhirnya mengadukan manajer sang anak, Rais ke Mabes Polri. Ini sebagai imbas atas polemik uang Rp 10 miliar.
Charisma Adilaga Sugiyanto selaku kuasa hukum Joko Suyoto menjelaskan, proses hukum ini sudah mulai berjalan. Ia menyebutkan bahwa aduan tersebut sudah masuk ke sistem kepolisian.
"Sudah kita memasukkan aduan secara e-kepolisian," kata Charisma Adilaga Sugiyanto di Bareskrim Polri pada Rabu, 14 Januari 2026.
Pihak keluarga merasa gerah karena dituduh sebagai penyebab habisnya uang hasil kerja keras Farel Prayoga. Narasi yang beredar seolah-olah memperlihatkan keluarga hanya tahu cara menghabiskan uang yang diprediksi Rp 10 miliar.
Charisma menjelaskan bahwa kliennya merasa ada penggiringan opini yang tidak benar. Hal inilah yang memicu pihak keluarga untuk bertindak tegas.
![Farel Prayoga. [Instagram/farelprayoga.real]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/30/55671-farel-prayoga.jpg)
"Dari pihak keluarga merasa dirugikan. Jadi, banyak masyarakat bahwa seolah-olah yang menghabiskan uang Farel Prayoga ini adalah keluarga, padahal kan tidak sepenuhnya benar," tutur Charisma.
Hingga saat ini, laporan yang masuk masih berstatus sebagai aduan masyarakat.
Meski begitu, pihak kepolisian disebut sudah menerima berkas yang diajukan oleh ayah Farel Prayoga.
"Sudah masuk aduan. Aduannya sudah masuk. Sudah diterima," sambung Charisma memberikan kepastian soal status laporannya.
Baca Juga: Mualaf, Farel Prayoga Ungkap Alasan Sampai Ucap Syahadat 2 Kali
Joko Suyoto mengaku sangat terbebani dengan isu yang menyebut dirinya memanfaatkan sang anak.
Sebagai orangtua, ia merasa sangat terhina dengan tuduhan-tuduhan yang tidak mendasar itu.
"Malu, kan?" ucap Joko Suyoto singkat saat ditanya mengenai perasaannya menghadapi masalah ini.
Joko Suyoto menceritakan sebenarnya ia sudah mencoba untuk diam dan tidak menanggapi omongan miring.
Namun, ia melihat sang manajer justru semakin sering muncul di berbagai media untuk berbicara.
"Sebetulnya banyak, tentang omongan dia lewat podcast, lewat wawancara. Bahkan saya kan kemarin sempat diam. Setelah Farel itu turun bicara, saya diam. Eh, kok malah si manajernya itu yang nyerocos, bahkan 1 hari bisa 2 kali, 3 kali, kan?" keluh Joko.