Suara.com - Film Sahabat Anak: Story of Kak Seto tengah menjadi perbincangan luas di ruang publik sejak awal 2026 karena kontroversi yang menyertainya.
Sorotan tajam datang bersamaan dengan viralnya buku memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans yang mengungkap pengalaman traumatis masa kecilnya.
Nama Seto Mulyadi atau Kak Seto kembali dikaitkan dengan laporan keluarga Aurelie ke Komnas Perlindungan Anak pada 2010 silam.
Publik menilai penanganan kasus tersebut tidak berjalan maksimal, sehingga menimbulkan kekecewaan mendalam terhadap figur yang dikenal sebagai Sahabat Anak.
Di tengah kritik dan ancaman boikot, film biografi musikal ini justru siap menyapa penonton dengan pesan idealisme perlindungan anak.
Berikut sinopsis film Sahabat Anak: Story of Kak Seto serta beberapa informasi yang penting untuk diketahui.
Kisah Awal Kak Seto dalam Film Sahabat Anak

Film Sahabat Anak berlatar Jakarta tahun 1970-an, menampilkan perjalanan Kak Seto muda yang merantau dengan idealisme pendidikan anak.
Cerita dimulai dari perjuangan Kak Seto menghadapi kerasnya ibu kota sebelum menemukan panggilan hidupnya di dunia anak-anak.
Pertemuan Kak Seto muda dengan tokoh pendidikan legendaris Pak Kasur menjadi titik balik penting dalam alur cerita film.
Baca Juga: Kasih Kode Bakal Bela Roby Tremonti, Pengacara Ini Langsung Diserang Netizen
Dari sosok inilah, nilai empati, kreativitas, dan keberpihakan pada anak-anak marjinal mulai terbentuk kuat dalam diri Kak Seto.
Film kemudian menggambarkan kiprah Kak Seto mendampingi anak-anak pemulung di kawasan Blok M hingga dijuluki Kakak Berbaju Batik.
Produksi dan Deretan Pemeran Film Sahabat Anak

Sahabat Anak: Story of Kak Seto digarap sebagai drama musikal keluarga dengan sentuhan emosional dan pesan edukatif yang kuat.
Irham Acho Bahtiar dipercaya sebagai sutradara dengan dukungan rumah produksi Heart Pictures dan mitra perfilman nasional lainnya.
Film ini menampilkan lebih dari sepuluh lagu, termasuk aransemen baru karya Pak Kasur dan komposisi orisinal khusus film.
Ajil Ditto memerankan Kak Seto muda, sementara Seto Mulyadi tampil sebagai dirinya sendiri di fase kehidupan masa kini.
Selain itu ada juga Lutesha sebagai Kak Dela serta lebih dari seratus aktor cilik dari berbagai daerah seperti Jabez Immanuel, Revan Hadi, hingga Afsheena Zerina.
Kontroversi Kasus Aurelie dan Ancaman Boikot Film

Kontroversi muncul karena pernyataan lama Kak Seto yang menilai relasi Aurelie sebagai cinta remaja biasa menuai kecaman warganet.
Publik menilai pernyataan tersebut mengabaikan ketimpangan relasi kuasa dan indikasi child grooming yang dialami korban.
Klarifikasi Kak Seto yang mengakui keterbatasan pemahaman di masa lalu belum sepenuhnya meredam kekecewaan masyarakat.
Sejumlah pihak menyerukan boikot film sebagai bentuk kritik moral terhadap figur publik dalam isu perlindungan anak.
Meski demikian, ada pula yang menilai film ini sebagai refleksi sejarah panjang perjuangan, bukan pembenaran atas kontroversi personal.
Film Sahabat Anak: Story of Kak Seto awalnya dijadwalkan rilis pada November 2025, namun kini diperkirakan tayang sepanjang 2026.
Kontributor : Chusnul Chotimah