Belum Puas, Doktif Kini Korek Pajak Mobil Mewah Richard Lee

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:11 WIB
Belum Puas, Doktif Kini Korek Pajak Mobil Mewah Richard Lee
Dokter Detektif atau Doktif dalam sebuah wawancara di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Oktober 2025. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Baca 10 detik
  • Doktif menuduh Richard Lee menunggak pajak mobil mewah Rolls-Royce selama tiga tahun dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1 miliar.
  • Doktif mengungkap adanya ketidaksinkronan harga mobil antara klaim di media sosial (Rp20 miliar) dengan data pendaftaran pajak (Rp8 miliar).
  • Aksi pembongkaran ini dilakukan Doktif untuk menuntut keadilan bagi wajib pajak dan membuktikan bahwa status sosial tidak seharusnya membuat seseorang kebal hukum.

Suara.com - Perseteruan antara Dokter Detektif atau yang akrab disapa Doktif dengan Dokter Richard Lee (DRL) semakin memanas.

Setelah Richard ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya, Doktif kini mulai membongkar gaya hidup mewah sang dokter yang dinilai janggal.

Salah satunya, Doktif menuding Richard Lee tidak membayarkan pajak mobil mewahnya, Rolls-Royce.

"Doktif meminta dia agar dia membayar pajak yang sudah tidak dia bayarkan tiga tahun belakangan. Kerugian negara itu mungkin mencapai satu miliar," ujar Doktif ditemui di Mampang, Jakarta Selatan pada Jumat, 16 Januari 2026.

Selain menunggak bayar pajak, Doktif menduga ada upaya manipulasi harga mobil Rolls-Royce milik Richard. Richard kata dia melakukan itu, demi menghindari kewajiban pajak yang besar.

Kecurigaan ini muncul karena adanya perbedaan mencolok antara pengakuan Richard Lee di media sosial dengan data yang ditemukan.

Doktif menduga adanya ketidakjujuran terkait nilai aset yang dipamerkan oleh pemilik klinik kecantikan tersebut kepada publik.

"Jadi selama ini dia membuat konten pamer Rolls Royce Rp20 miliar. Pada saat dia membayar pajak mendaftarkan di tanggal 10 November 2025, harga yang dia tulis di situ adalah Rp 8 miliar ya," ungkapnya.

"Jadi di sini Doktif akan bongkar semua kebohongan DRL agar masyarakat tahu siapa dia sebenarnya," tambahnya.

Baca Juga: Hotman Paris Sebut Ada Podcaster Jago Selingkuh, Doktif: Inisial DRL

Aksi Doktif yang merembet ke urusan pajak kendaraan mewah ini sempat dipertanyakan oleh awak media.

Banyak yang penasaran mengapa masalah skincare kini justru meluas hingga ke urusan pribadi dan harta benda sang dokter.

Menanggapi hal tersebut, Doktif merasa memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan ketidakadilan sosial, terutama dalam hal ketaatan membayar pajak.

"Seperti ini, Doktif sebagai warga negara Indonesia yang membayar pajak mobil, membayar pajak motor. Apakah seorang DRL yang selebgram, yang dokter, yang kaya raya, yang merasa punya link di atas, bisa bebas tidak membayar pajak?" tutur Doktif.

Baginya, ini bukan sekadar urusan mencari kesalahan orang lain atau menyerang secara pribadi.

Doktif menekankan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menuntut keadilan bagi seluruh wajib pajak di Indonesia.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI