Baca 10 detik
- Doktif menuduh Richard Lee menunggak pajak mobil mewah Rolls-Royce selama tiga tahun dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1 miliar.
- Doktif mengungkap adanya ketidaksinkronan harga mobil antara klaim di media sosial (Rp20 miliar) dengan data pendaftaran pajak (Rp8 miliar).
- Aksi pembongkaran ini dilakukan Doktif untuk menuntut keadilan bagi wajib pajak dan membuktikan bahwa status sosial tidak seharusnya membuat seseorang kebal hukum.
"Doktif minta keadilannya. Ya kalau misalnya dia tidak membayar pajak mobil mewah, apalagi kita yang mobil biasa. Ya kalau gitu sama-sama nggak usah bayar pajak dong," ucapnya.